Besok, Google akan mengumumkan Android 4.0 (bila tak ada hal besar lagi yang menunda, seperti kematian Steve Jobs, hehehe). Sistem operasi tandingan utama iOS dari Google ini seakan tak mau terlalu lama ketinggalan oleh Apple. Awal bulan ini, Apple memperkenalkan iOS 5 dan Siri yang menggemparkan. Sedangkan Android siap meluncurkan Ice Cream Sandwich besok, yang bakal menjembatani Froyo/Gingerbread dan Honeycomb. Antara ponsel dan tablet, menggunakan sistem operasi yang sama, dan kompatibel terutama untuk urusan resolusi layar. Nah, berikut ini adalah beberapa fitur yang muncul di Honeycomb, yang setidaknya diharapkan untuk ada di Ice Cream Sandwich.
1. Proses uninstall aplikasi yang mudah
Mirip seperti yang ada di iOS, dimana kita cukup menekan tanda silang untuk menghapus sebuah aplikasi yang ada di perangkat kita. Dimana saat ini, kita masih diminta untuk memilih dari list yang panjang, dan melakukan uninstall manual di menu setting. Terutama bila Anda memiliki puluhan aplikasi (apalagi ratusan), pasti akan menyebalkan.
2. Lockscreen message dan informasi owner
Ini memang bukan fitur yang urgent untuk selalu ada. Tapi biasanya ketika handset dalam keadaan non aktif, layar lockscreen sebaiknya tidak hanya dipajang penunjuk waktu dan wallpaper besar, tapi informasi pemilik atau bahkan nomer ponsel yang digunakan, tentunya cukup membantu. Dan ini bukan fitur yang susah untuk dibuat.
3. Preview aplikasi yang berjalan dalam multitasking
Ini adalah fitur paling saya sukai dari Honeycomb. Mirip seperti Windows 7, kita bisa mengklik tombol kiri bawah, untuk memunculkan daftar aplikasi yang sedang berjalan plus kondisinya saat ini dalam preview thumbnail layar. Dari sana kita bisa mematikan atau berpindah aplikasi. Lebih mudah dilakukan dan lebih informatif, apalagi dibanding milik iOS yang sangat merepotkan karena keharusan double klik tombol Home.
4. Quick control pada browser internet
Saat menggenggam tablet, apalagi ponsel, meski sudah berlayar di atas 4″, saya lebih suka kalau layarnya dipenuhi tampilan browser. Tak terpotong oleh bar menu dan tool button. Lalu bagaimana bila kita ingin memberikan perintah pada browser? Salah satu fitur menarik di Honeycomb adalah memunculkan quick control berupa deretan tombol semi transparan yang tak mengganggu. Bila tak dibutuhkan, bisa disembunyikan kembali.
5. Sync browser dengan account Google
Fitur ini sebenarnya sudah diterapkan di browser Chrome dan ChromeOS. Honeycomb pun sempat mencicipinya. Bahkan banyak pula aplikasi pihak ketiga yang bisa melakukannya. Namun sebaiknya, Ice Cream Sandwich juga sudah datang built-in dengan fitur ini, sehingga kita bisa meneruskan pekerjaan dengan data browser kita yang tersimpan di account Google.
6. Widget yang bisa diatur besar-kecil dan bentuknya
Fitur ini sangat menarik di tablet, karena kita merubah-rubah ukuran tampilan widget, bahkan bentuknya (sepanjang masih dalam aturan persegi). Ini sebuah fitur yang sangat menarik, entah bila diterapkan di layar ponsel di bawah 4″ bakal membuat makin ribet atau tidak. Tapi setidaknya, semua orang lebih suka diberi lebih banyak pilihan bukan?
7. Shortcut setting dan status
Menggunakan iOS sangat ribet bila ingin merubah setting yang sering kita lakukan, seperti misalnya menghidup-matikan WiFi. Untuk itu, orang biasa men-jailbreak dan menginstalasi aplikasi pihak ketiga. Di Android 2.x sebenarnya sudah terbantu dengan layar dropdown. Tapi tak ada yang mengungguli kepraktisan Honeycomb. Harapannya, Ice Cream Sandwich bisa mempertahankan fitur Honeycomb ini, atau bahkan memperbaikinya.
8. Shortcut untuk setting semua volume
Shortcut untuk volume penting dan menyenangkan sebagai fitur tambahan. Saya tidak merujuk pada bagaimana mengatur volume utama, karena pasti ada tombol fisik untuk itu. Melainkan untuk berbagai macam jenis volume yang kadang dibedakan pada sebuah perangkat. Seperti misalnya nada dering, message, suara speaker bertelepon, dan lain-lain.
9. Enkripsi data gadget Anda
Meskipun tidak berhubungan dengan tampilan, fungsi ini cukup berguna, terutama untuk menjaga data di memori Anda. Meski jarang terjadi, tapi menghindari kasus mengenai hacking dan pemanfaatan data pribadi Anda, apalagi ketika Anda kehilangan handset Anda.
10. GPU-accelerated untuk semua aplikasi dan sistem operasi
Sama dengan tren perkembangan teknologi di PC, kecanggihan GPU melampaui CPU. Dan buktinya, penggunaan GPU jauh lebih jarang dibandingkan CPU. Karena orang toh takkan bermain game setiap saat bukan? Alangkah baiknya bila sistem operasi bisa menggunakan kekuatan GPU untuk membantu meringangkan komputasi yang dilakukan oleh CPU. Alhasil, perangkat Anda akan bekerja lebih cepat, cerdas, dan efisien.
Well, apapun yang besok akan dipamerkan oleh Google, semoga bisa mengakomodasi harapan-harapan ini. Bahkan lebih baik lagi. Sehingga selanjutnya tinggal bertanya-tanya (terutama saya pribadi), akankah Samsung merilis update bagi semua gadget-nya bila benar akhirnya Ice Cream Sandwich hadir besok…