40+ Aplikasi Android Wajib Versi KusukaGadget (Bagian 1)

7 months ago by in Avante Talks Tagged: , , , , , , , ,

Android ada di level yang sama dengan iOS. Sama-sama bertaburan aplikasi. Terlebih karena sifatnya yang lebih open source, Google Play pun perlahan tapi pasti kian saingi keragaman aplikasi Apple Apps Store. Tentunya, aplikasi apa yang bagus dan berguna di-download mengikuti kebutuhan dan gaya pengguna Android-nya. Namun berikut ini, saya coba berikan rekomendasi aplikasi-aplikasi gratis yang paling umum dan berguna untuk kebanyakan orang. Hmm, rasanya judul artikel ini lebih tepat disebut “40+ Aplikasi Android Wajib Versi Erwind”…

1. IMDB (Internet Movie Database)

Saya suka menonton. Itu salah satu hobi saya, sekaligus pekerjaan di salah satu web saudara, www.kusukasuka.com. Bila kita membutuhkan informasi terkini tentang film-film bioskop (bahkan juga yang dirilis dalam format media DVD atau Blu-ray), tentunya Anda kenal website ww.imdb.com. Nah, aplikasi adalah program native untuk Android yang langsung bisa digunakan mengakses semua informasi di website tersebut. Dan bukan sekedar sebuah web launcher. Anda akan temukan semua informasi lengkap tentang dunia film di sini.

2. Avast! Free Mobile Security

Dengan makin populernya sistem Android, ditambah lagi sifatnya yang open source, lubang-lubang keamanan bisa bocor dari berbagai sudut. Meski Anda tak perlu membayangkan virus-virus biasa mengancam komputer Windows, namun sudah banyak kasus malware yang mengganggu kinerja Android Anda. Umumnya memang hanya berupa penurunan performa, infeksi dan aksi memenuhi cache memory, yang biasanya bisa terselesaikan dengan me-reset handset. Namun tak ada salahnya menggunakan aplikasi yang mencegah atau meminimalisir resiko ini. Yang terbaik di pasar menurut berbagai sumber adalah Avast! Free Mobile Security ini. Tak ada salahnya untuk menjalankannya selalu, apalagi bila Anda termasuk aktif browsing internet dan men-download berbagai macam aplikasi/game (terlebih yang bukan didapatkan dari Google Play).

3. Foursquare

Social Network memang ngetren dimana-mana, dan salah satu pelopor untuk SCN yang bersifat location-based adalah Foursquare (bahkan mendului Facebook). Bagi Anda yang belum pernah memakai Foursquare, ini adalah aplikasi pertemanan (jejaring sosial) yang terpusat pada fasilitas check in pemakainya, di lokasi manapun, yang terdeteksi dengan GPS. Anda akan bisa berbagi lokasi Anda yang terkini dengan teman-teman, memberikan tips atau rekomendasi tentang sebuah tempat menarik, bahkan memberikan petunjuk lokasi dan informasi detil tentang lokasi favorit. Foursquare sudah cukup populer dan bahkan bisa terhubung dengan account Facebook.

4. Instagram

Aplikasi yang sempat untuk beberapa bulan membuat para pengguna Android merasa iri pada pemakai iOS. Instagram, pelopor jejaring sosial yang mengutamakan pada fasilitas berbagi (dan pamer) foto-foto instan plus hasil kreasi efek-efek fotografi yang sederhana yang sudah tersedia built-in. Dengan aplikasi ini, Anda bisa dengan mudah, setiap saat, menjepret apapun di sekeliling Anda atau situasi yang berkesan. Untuk beberapa detik kemudian dipercantik dengan sekian pilihan frame dan efek fotografi, hingga kemudian di-share ke teman-teman Anda.

5. GO Launcher EX

Salah satu keunggulan Android dibanding Mobile OS lain adalah kustomisasi, terutama pada launcher (atau tampilan desktop-nya). Sehingga seakan bisa jadi semua Android sama-sama memakai versi Jelly Bean, namun punya tampilan yang berbeda semua. Di Google Play, ada banyak sekali launcher, gratis maupun berbayar. Namun yang wajib dimiliki dan yang sudah cukup senior adalah GO Launcher EX ini. Dari segi efek, mungkin tidak seheboh kebanyakan launcher baru yang mengandalkan efek visual 3D, namun GO Launcher EX terbukti paling ringan, paling stabil, dan kompatibel untuk sistem Android yang sudah cukup lama, sebut saja misalnya, Froyo. Saya punya 4 launcher (plus 1 bawaan Sense di HTC, dan TouchWiz UI di Samsung), namun toh pada nyatanya yang selalu saya pakai sehari-hari adalah GO Launcher EX ini.

 

6. GO Power Master

Aplikasi ini sebenarnya umum, banyak yang datang dari developer lain. Namun saya lebih menyukai GO Power Master karena ia sinergi dengan GO Launcher, alias datang dari developer yang sama. Aplikasi ini menawarkan fitur seperti modul manajemen daya listrik, monitoring untuk aplikasi lain yang berjalan, statistik, dan bahkan memberikan opsi Smart Power Saving yang memudahkan pengguna mengaktifkan mode “super irit” hanya dalam 1 sentuhan saja.

7. GO SMS Pro

Lagi, aplikasi yang datang dari developer yang sama dengan GO Launcher, yaitu GO SMS Pro. Jangan buru-buru terpeleset mengira ini aplikasi SMS belaka, hanya karena namanya. Karena GO SMS Pro menawarkan jauh dari sekedar SMS biasa. Meskipun memang fungsi utamanya adalah aplikasi ekternal yang menggantikan fungsi Message standar Android Anda. GO SMS Pro juga menawarkan integrasi yang manis dengan MMS, atau fitur chat orisinil mereka. Yang bahkan karena memiliki kemampuan seperti Group Chat, atau berkirim file, membuatnya malah menyaingi aplikasi seperti BBM, WhatsApp, Yahoo Messenger, dan lain-lain.

8. Facebook

Tidak ada yang perlu dijelaskan untuk aplikasi ini. Anda gaul? Anda punya account (maaf, saya agak jengah memakai kata “akun”) Facebook? Dan Anda lebih suka mobile? Ya, silahkan download aplikasi Facebook untuk Android. Wajib.

9. Twitter

Sama seperti aplikasi Facebook, untuk Anda yang suka bersosialisasi secara online, besar kemungkinan punya dan akrab dengan Twitter. Nah, aplikasi ini juga jadi wajib karena membuat Anda bisa nge-Tweet kapanpun dan dimanapun. Bahkan di dalam toilet sekalipun…

10. Google+

Meski di Indonesia, Google+ tidak sepopuler Facebook dan Twitter, ini adalah social network besutan pembuat sistem Android, Google. Jadi rasanya kok agak “durhaka” kalau Anda tidak coba menggunakan Google+ (bila belum). Apa fungsinya? Ya, mirip saja dengan fungsi Facebook. Dengan beberapa gaya pemakaian yang berbeda.

11. Pixl-r-omatic

Salah satu tren paling naik daun dalam penggunaan smartphone sekarang adalah karena mereka mampu menggantikan kamera digital. Bukan DSRL atau DSLT sih, jauh…tapi kalau sekedar menghasilkan foto sekelas kamera saku, sudah bisa lah. Seiring dengan tren ini, banyak aplikasi bertebaran yang menawarkan kegunaan versi simpel dan mudah dari sebuah aplikasi desktop macam Photoshop atau Final Cut Pro. Salah satu favorit saya adalah Pixl-r-omatic. Anda bisa memilih instan lebih dari 100 efek foto, 280 overlay, dan 200 border (frame atau pinggiran).

12. Viber

Tahun lalu, kehadiran Viber sempat bikin heboh. Karena kemampuannya (kejernihan suara dan kecepatan) dalam melakukan VoIP (Voice over Internet Protocol) tidak terkalahkan. Dengan Viber, Anda bisa bertelpon ria dengan lawan bicara (yang juga menggunakan Viber) secara gratis, tanpa memakan pulsa, melalui jalur data 2G sekalipun. Jadi menarik karena bisa dilakukan gratis di area WiFi atau Anda yang toh sudah punya layanan koneksi internet tanpa batas.

13. Adobe Photoshop Express

Kalau Anda ingin lebih (berasa) profesional di jalan, tanpa perlu mengakses komputer namun tetap ingin mengedit foto-foto Anda, pakailah Adobe Photoshop Express gratisan ini. Jelas tidak akan menawarkan fitur seperti versi desktop, namun untuk tugas-tugas simpel dan yang paling sering dipakai, seperti perbaikan efek red-eye, cropping, resize, dan lain-lain, aplikasi ini dapat mengakomodasi kebutuhan Anda.

14. Tiny Flashlight + LED

Sudah sejak dulu bila ponsel biasa dipakai sebagai senter atau cahaya darurat. Biasanya dengan mengarahkan cahaya layarnya ke obyek yang ingin dilihat. Tapi kini, ketika semua kamera ponsel sudah dilengkapi dengan flash berteknologi LED yang lebih terang dan hemat listrik, tentunya jalan ini lebih baik. Karena banyak aplikasi kecil yang bertujuan memberikan kemudahan pemakai untuk menyalakan flash LED-nya sebagai pengganti lampu penerang sementara. Dan Tiny Flashlight+LED termasuk favorit saya.

15. Skype

Skype adalah aplikasi gaek. Salah satu pelopor dan yang paling beken untuk urusan VoIP. Sejak popularitas smartphone dan koneksi data mobile, Skype pun jadi makin sakti karena kini bisa menggunakan fasilitas VoIP tanpa harus terpaku di depan komputer memakai headset. Fungsi Skype kurang lebih sama dengan Viber yang saya jelaskan di atas. Namun karena ia sudah lebih lama, wajar bila lebih populer dan memiliki pengguna lebih banyak pula. Karena itulah, menjadikan Skype salah satu aplikasi wajib di Android Anda.

16. Google Maps

Android versi-versi terbaru, misalnya Jelly Bean, sudah dilengkapi dengan Google Maps secara default. Terutama versi terbarunya. Ini adalah aplikasi ala GPS milik Google. Dengan koneksi internet yang mumpuni, Google Maps bisa membantu Anda menentukan arah jalan atau sekedar melihat peta, namun dengan tampilan 3D yang real-time. Di mobil, saya tetap lebih menyukai Garmin. Namun untuk Android, aplikasi GPS apa yang wajib dimiliki, tentu saja Google Maps masuk hitungan.

17. IM+

IM+ sebenarnya bukan aplikasi wajib punya. Namun bila Anda termasuk orang yang punya banyak account chatting dari brand yang berbeda-beda, ini bisa jadi alternatif. Karena fungsinya adalah mengakses semua account Anda, dan membuat Anda bisa ber-chatting ria dalam satu aplikasi saja. IM+ mencakup banyak layanan populer seperti AIM, MSN, Google Talk, Yahoo Messenger, dan lain-lain.

18. MarketEnabler

Aplikasi ini masuk ke golongan aplikasi yang disarankan bagi pengguna yang lumayan demen mengutak-atik Android-nya. Dengan MarketEnabler, Anda bisa membodohi filter regional Google Play, sehingga menganggap handset Anda bukan berasal di Indonesia. Apa bagusnya? Anda bisa men-download atau membeli aplikasi-aplikasi yang semestinya dibatasi untuk hanya tersedia di regional tertentu, misalnya Amerika. Sayangnya, sesuai kata saya di atas tadi, aplikasi ini hanya akan berjalan di perangkat Android yang sudah di-root.

19. LinkedIn

Facebook kebanyakan diisi remaja? Anda lebih suka ber-social network yang lebih dewasa dan profesional? Pasti Anda pernah mendengar nama LinkedIn. Nah aplikasi ini adalah versi mobile dari LinkedIn. Sama seperti Facebook, Twitter, dan Google+ di atas, LinkedIn versi Android memberikan semua fitur LinkedIn agar Anda selalu mendapatkan update terbaru dari situsnya.

20. Pulse News

Untuk sebagian orang yang sudah begitu beralihnya ke teknologi modern, membaca berita di internet jauh lebih cepat dan nyaman ketimbang koran. Salah satu metode paling simpel adalah menggunakan RSS Feed. Nah, Pulse adalah sebuah aplikasi yang dasarnya mengambil akses RSS langganan Anda, namun menyajikannya dalam bentuk halaman-halaman lengkap bergambar. Seakan Anda membaca berita RSS melalui sebuah aplikasi majalah atau PDF. Pulse juga mendukung aplikasi eksternal seperti Instapaper (untuk dibaca offline kemudian), Read It Later, Evernote, serta jejaring sosial Facebook dan Twitter.

21. Google Docs

Google Docs juga salah satu fitur paling populer dari Google. Fitur yang membuat Anda bisa bekerja secara online, real-time, dan share dengan rekan-rekan Anda. Perpaduan antara aplikais Office dan Cloud Computing. Sehingga tidak perlu heran, karena Android juga kreasi Google, sudah pasti aplikasi ini wajib Anda miliki. Sehingga Anda bisa bekerja dan mengakses file-file Anda kapanpun, dimanapun, selama ada koneksi internet di ponsel Anda.

22. ConvertPad

Aplikasi ini bukan aplikasi wajib. Tapi untuk ukuran yang sangat kecil tak ada salahnya untuk selalu membawa program “meteran” di ponsel Anda. Fungsinya simpel, mengkonversi dari dan ke berbagai macam ukuran. Baik berat, panjang, kecepatan, dan masih banyak lagi. Serta mendukung berbagai macam format. Meski tidak punya tampilan yang manis, ConvertPad paling mudah dipakai, ringan, dan komplet.

23. App 2 SD

Meski Android sudah punya fasilitas pengaturan letak instalasi program secara otomatis sejak versi 3.0 Honeycomb, toh pada kenyataannya banyak aplikasi yang masih ter-install di memori internal perangkat. Pemindahan secara manual ke MicroSD Card butuh aplikasi semacam App 2 SD ini. Khususnya berguna untuk kelas handset menengah ke bawah yang memori internalnya sangat terbatas. Fungsinya simpel saja, memindahkan data aplikasi dari memori internal ke MicroSD Card, sehingga bisa membebaskan lebih banyak ruang data di dalam handset Anda.

24. Astrid Tasks

Banyak sekali aplikasi yang gunanya untuk mencatat jadwal kerja, task, atau konsolidasi dengan rekan satu tim kerja Anda. Tapi salah satu favorit saya adalah Astrid. Aplikasi ini tersedia gratis di semua OS mobile dan desktop, kecuali BlackBerry (anehnya…). Dengan aplikasi ini, Anda bisa mencatat daftar-daftar pekerjaan yang perlu dilakukan, serta bisa membaginya dengan rekan-rekan (atau teman, dan keluarga) yang juga menggunakan Astrid.

25. Google Chrome

Semua smartphone pasti punya browser internet bawaan. Namun toh, Google Chrome tidak termasuk secara default, padahal juga dibuat oleh Google. Kebetulan sekali, Chrome adalah browser favorit saya di Apple Mac, sehingga tak ada salahnya saya merekomendasikan Chrome untuk Android Anda. Dengan login ID Chrome, Anda bisa menyamakan tab-tab yang dibuka di komputer Anda dengan yang ada di handset Anda.

 

Simak kelanjutan artikel ini di bagian kedua

The author didnt add any Information to his profile yet

  • Published: 47 posts