Thursday 08th December 2016,

Movie Features

Ξ Leave a comment

10 Kesalahan Warner Bros. Terhadap Film DC Comics

posted by Akmal Fahmi
10 Kesalahan Warner Bros. Terhadap Film DC Comics

Harapan DC Comics untuk menjadikan karakter komiknya nyata telah terwujud salah satunya berkat bantuan Warner Bros. Tapi kekurangan nya adalah tidak semua hal dalam komik dapat ditumpahkan ke dalam film, bahkan terkadang perlu ada perubahan. Tahun demi tahun, dekade demi dekade, Warner Bros. dan DC telah bekerja sama. Salah satu kesuksesannya adalah Trilogy Batman dari Christopher Nolan yang sangat sukses. Tapi tahukah anda, bahwa sebelum kesuksesan film-film karakter DC Comics, Warner Bros. juga pernah melakukan kesalahan.

Berikut adalah 10 kesalahan Warner Bros terhadap film DC Comics:

Membiarkan Joss Whedon Hengkang Dari Warner Bros.

Wonder Woman adalah salah satu karakter paling terkenal di DC Comics setelah Batman dan Superman. Sayangnya, Wonder Woman tidak pernah difilmkan. Salah satu faktornya adalah tidak adanya sang maestro pembuat film superhero, Joss Whedon karena Warner membiarkan Joss Whedon hengkang dari Warner. Bila dilihat The Avengers dan Iron Man 2 yang telah menuai kesuksesan di dunia perfilman adalah karya Joss Whedon.

Whedon keluar dari Warnner pada 2006 dan dibutuhkan 2 tahun membawa Wonder Woman ke layar lebar, dan sepertinya hanya Joss Whedon yang pantas menjadi sutradara untuk film ini. Alasan Whedon keluar adalah ketidaksenangan Warner terhadap apa yang dilakukan Whedon terhadap Wonder Woman dan tidak ada titik temu antara kedua belah pihak

Dan sekarang Whedon sibuk mengerjakan film Marvel. Mungkin sekarang Warner telah menemukan pengganti Joss Whedon yang telah membawa kesuksesan trilogy Batman, Christopher Nolan. Tapi gaya film Nolan adalah membawa superhero menjadi tontonan untuk orang dewasa dan sedang proses mengerjakan remake Superman dan sepertinya sakan sama seperti Batman.

Tidak Menghadirkan Orang Yang Tepat

Schumacher bukanlah satu-satunya orang yang salah rekut dari departemen sumber daya manusia Warner Bros. Warner Bros. pernah salah memilih sutradara, aktor, dan aktris. Bila anda bingung dengan ungkapan saya tadi, ingatlah kembali apakah anda sadar bahwa Charles Bronson dan Muhammad Ali bermain di film pertama Superman, atau studio menghadirkan Hicolas Cage mengambil peran Superman di masa sutradara Tim Burton, atau Richard Pryor di Superman III dan Megan Fox di Jonah Hex.

Berbicara tentang Hex, Warner memakai sutaradara tidak berpengalaman seperti Jimmy Hayward untuk menyutradarai film itu. Atau sutradara Casino Royale, Martin Campbell untuk menjadi sutradara Green Lantern, tapi untungnya Martin mengerjakan Green Lantern dengan cukup bagus.

Mengontrak Joel Schumacher Untuk Menyutradarai Batman Forever

Di atas kertas, Joel Schumacher bukanlah pilihan yang buruk untuk menyutradarai Batman. Lagipula dia telah menyutradarai The Lost Boys dan Falling DownWarner menghadirkan Schumacher dan meminta membuat film Batman lebih bisa diterima anak-anak agar penjualan mainan Batman laku di pasaran. Hasilnya, film Batman Schumacher tidak terlalau laris karena bukan seperti itu Batman yang diinginkan penonton.

Membuat Kesalahan Di Film Superman Lagi, Lagi, Dan Mungkin Akan Ada Kesalahan Lagi

Superman adalah karakter terkenal dari DC dan sudah menjadi icon dari DC dan masih populer selama 75 tahun. Selama beberapa dekade terakhir, penggarapan Superman dikerjakan sangat serius agar terlihat bagus, tapi selalu saja ada kesalahan dari Warner terhadap film Superman.

Film Superman Richard Donner bisa dibilang film Superman tanpa cacat. Tapi setelah Donner tidak menjadi sutradara, pengembangan film ini menjadi berantakan. Superman pernah hampir dibuat berbicara seperti robot di Star Wars dan kostum serba hitam seperti di The Matrix. Sekarang, konsep itu akan digadang di Man of Steel dan tentu tidak dengan berbicara seperti robot, tapi kostum yang sekarang dibuat tanpa “celana dalam” dan terlihat lebih gelap. Superman adalah alien terbaik yang mempunyai sifat dan sikap seperti manusia.

Menghadirkan Orang Yang Tidak Mempunyai Pengetahuan Tentang Film Yang Dikerjakan

Bila anda berkesempatan melihat naskah dari film Johan Hex, anda akan menyadari bahwa ini film yang berbeda. Lebih dekat ke versi komik ditambah dengan realitas-realitas yang ada. Film ini dibawakan oleh aktor besar seperti James Brolin, John Malkovich, dan Michael Fassbender, Pihak studio meminta membuat ulang film Hex dan naskah versi baru ini dibandingkan dengan naskah film sebelumnya. Dan ternyata yang membuat film pertamanya gagal adalah dihilangkannya kekuatan super dan penjahat yang tidak masuk akal. Entah apa yang ada dipikiran tim produksi film pertamanya mengenai film Hex. Padahal banyak yang tahu bahwa pahlawan super harus memiliki kekuatan super.

Membuat Franchise Justice League

DC dan Warner ingin membuat Justice League menjadi blockbuster seperti The Avengers. Mungkin tidak menjadi film sukses sepanjang masa, hanya ide bagus menyatukan beberapa pahlawan super dalam 1 film. Tentu untuk membuat film seperti The Avengers, dibutuhkan bertahun-tahun karena harus membuat sendiri film-film tiap anggota dan menghubungkannya dengan The Avengers Dan itulah yang harus dihadapi DC dan Warner untuk membuat Justice League

Bila ingin dimulai dari sekarang, mungkin bisa dimulai dari Man of Steel (Superman) lalu mereboot Green Lantern dan juga Batman. Wow…bisa menjadi pekerjaan yang sangat sibuk. Tidak hanya itu, Warner harus menemukan sutradara yang pas untuk mengerjakan itu semua, seperti Joss Whedon di The Avengers.

Warner Bros Membiarkan Proyek Filmnya Mangkrak

Apa kabarnya Flash, Sgt, Rock, dan Plastic Man? Semua itu adalah properti DC Comics yang sedang dikembangkan oleh Warner Bros. dan mungkin anda belum tahu bahwa pengembangan film-film ini sejak tahun 1988. Tidak hanya itu, Wonder Woman, Captain Marvel, Suicide Squad, Y: The Last Man, dan film Green Arrow/Supermax juga termasuk waiting list yang tak kunjung usai ini. Mungkin inilah yang menjadi salah satu faktor Warner tidak akan sukses membuat film Justice League.

Musim Kelam Ala Batman Untuk Karakter DC

Pimpinan Warner Brothers dan CEO Jeff Robinov ingin membuat film DC Comics lebih kelam dan dewasa seperti film Batman karya Nolan. Lebih-lebih, mereka ingin membuat film semua karakter DC seperti itu. Ambil contoh Man of Steel yang dibuat seperti Batman. Contoh lainnya adalah Green Lantern yang mungkin akan di-remake dan dibuat seperti Batman dan Superman. Tapi sebenarnya tidak semua karakter DC bisa dibuat seperti itu. Bila benar-benar terealisasi pastinya Christopher Nolan akan lebih sibuk di Warner.

Gaya Retro Tahun 60-an Masih Bagus Dipertahankan Hingga Sekarang

Tidak ada yang dapat menyangkal popularitas acara TV Batman tahun 1960 bahkan sampai hari ini. Tapi apakah gaya retro tahun 60an akan tetap dipertahankan hingga sekarang? Banyak yang beranggapan tidak, termasuk saya. Ambil contoh Superman, beberapa film Superman memakai kostum dengan model yang sama, kecuali film terbaru Superman (Man of Steel) yang memiliki kostum yang berbeda dari versi aslinya. Pahlawan lain yang mempertahankan atau meniru gaya retr0 adalah Swamp Thing, Watchmen, Dark Knight Return, Doom Patrol, Animal Man, dan Sandman.

DC Kaya Karakter Tapi Kurang Di Explore

Marvel memulai dominasi filmnya bukan melalui Spider-Man atau X-Men, melainkan melalui Blade. Karakter pahlawan vampir yang komiknya hits tahun 1970 dan juga hits di layar lebar. Ribuan karakter yang dimiliki Marvel membuat Disney tertarik membeli beberapa produk Marvel. DC juga tidak kalah, mereka miliki ribuan karakter bahkan lebih karena Dc memulai usahanya lebih dulu dari pada Marvel dan juga DC telah membeli beberapa produk dari Charlton, Quality, Wildstorm, dan Fawcett. Tentu saja mereka memiliki karakter cadangan untuk bisa difilmkan.

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment