Monday 05th December 2016,

Movie Features

Ξ Leave a comment

10 Poster Film Terburuk di Tahun 2012

posted by Aisyah Nawangsari
10 Poster Film Terburuk di Tahun 2012

Akhir tahun telah tiba. Di saat-saat seperti ini sangat menyenangkan jika kembali mengulas apa saja yang terjadi di tahun 2012. Tahun ini ratusan film telah dirilis. Ada yang memuaskan, ada yang membuat geregetan, ada juga yang membuat speechless. Mengulas hal-hal yang terbaik di tahun 2012 akan terasa sangat membosankan. Karena ini saya akan mengulas tentang poster-poster film terburuk yang ada di tahun 2012.

Kenapa poster? Poster merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan film dan merupakan gambaran umum mengenai film tersebut. Jika poster tidak dikemas secara menarik, siapa yang akan tertarik untuk menonton film-nya? Di sini saya akan mengulas mengenai poster terburuk film Hollywood. Untuk film Indonesia, saya punya satu kandidat kuat sebagai poster terburuk. Saking buruknya sampai-sampai saya tidak bisa melupakannya. Perempuan di Rumah Angker memiliki poster yang terlalu ‘simpel’. Bahkan anak SD yang baru belajar photoshop juga bisa membuatnya. Poster terdiri dari foto-foto yang ditumpuk jadi satu. Bahkan editan terlihat sangat kasar. Saya pun bisa membuat poster semacam ini dalam waktu kurang dari satu jam. Tidak dibayar pun rasanya saya tidak akan rugi apa-apa.

Baiklah, saatnya kita beranjak dari poster film Indonesia ke poster-poster film Hollywood terburuk tahun 2012!

Alex Cross

Alex Cross bukan film yang sangat hebat, begitu pula posternya. Di sini terlihat Tyler Perry ‘dibelah’ oleh Matthew Fox. Tentu ini adalah komposisi yang buruk dan mengganggu mata. Yang ‘mengganggu’ lagi adalah kedua aktor ini sama-sama memegang pistol namun tulisan judul film malah disayat, bukannya berlubang seakan tertembak.

What to Expect When You’re Expecting

Ini adalah poster dengan penggabungan antara gambar yang di-photoshop dengan gambar asli. Sekilas tampak tidak ada yang salah dengan poster ini. Gambar di bawah menunjukkan para ayah yang mengajak anak-anaknya berjalan-jalan. Tidak ada masalah dengan gambar ini. Namun bagaimana dengan gambar yang di atas? Gambar tersebut merupakan photoshop antara berbagai scene. Tidak ada scene yang benar-benar seperti itu di dalam film. Para penonton akan mengira bahwa wanita-wanita tersebut akan muncul di scene yang sama, namun ternyata itu semua hanyalah harapan palsu. Scene tersebut tidak pernah terjadi.

Bad Ass

Di poster ini terlihat Danny Trejo memegang tongkat yang berlumuran darah namun di belakangnya terdapat bis yang terbakar. Akan lebih baik jika Danny memegang korek api dan jerigen berisi minyak tanah. Mendandani Danny Trejo yang berjanggut putih dengan celana dan topi yang seperti anak kecil juga bukan pilihan tepat.

So Undercover

Poster ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa Miley Cyrus adalah senjata rahasia terbaru FBI. Tidak ada yang membuat orang tertarik untuk menonton film ini.

The Babymakers

Apa sebenarnya yang ingin disampaikan oleh pembuat poster? Ekspresi para pemeran yang ditampilkan tidak berkaitan satu sama lain.

Thankskilling 3

Dari melihat posternya saja, sudah tidak ada nafsu untuk menonton filmnya. Poster sangat berantakan dengan perpaduan warna yang terlalu ‘gelap’ seakan-akan film ini ditujukan untuk alien.

A Good Day to Die Hard

Wajah dan quote tidak cocok satu sama lain sehingga menyebabkan keganjilan.

G.I. Joe: Retaliation

Sama seperti Perempuan di Rumah Angker. Hanya kumpulan foto yang ditumpuk dengan kemampuan photoshop setara anak SMA.

Nurse

Sangat kreatif sebenarnya. Semua pesan (perawat seksi dan banyak darah) tercantum dalam poster yang sangat simpel. Namun menggunakan perempuan yang telanjang di poster apakah tidak terlalu berlebihan?

This Means War

Poster This Means War di Jepang sangatlah buruk. Dibuat dengan kemampuan photoshop yang buruk. Chris Pine dan Tom Hardy mengarahkan pistol ke satu sama lain dan memaksakan Reese Witherspoon yang berwarna di tengah-tengah mereka namun agak ke belakang sedikit. Garis batas hitam dan putih membuat Reese tampak terbelah. Kesalahan penulisan nama tokoh utama juga merupakan kesalahan fatal. Sejak kapan Reese memiliki nama belakang Whiterspoon?

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment