Friday 09th December 2016,

Movie Features

Ξ Leave a comment

Fakta The Hobbit Yang Jarang Diketahui (Part 2)

posted by KusukaSuka
Fakta The Hobbit Yang Jarang Diketahui (Part 2)

Edisi Spesial Lord OF The Rings

Saat George Lucas menulis naskah Lord Of The Rings, dia sudah berkeinginan untuk membuat film tentang Bilbo. Bagaimana Bilbo dapat bertemu dengan Gollum dan bisa mendapatkan cincin itu dari Gollum. Lucas ingin membuat film Bilbo ini lebih gelap dan kelam.

1 Karakter Wanita

Awalnya dalam The Hobbit akan menggunakan 1 karakter wanita, yaitu adalah ibu Bilbo, Belladonna Took. Tapi saat hal ini mulai menuai banyak kritikan, maka tim produksi menambahkan 2 karakter wanita dari Lord Of The Rings, Tauriel dan‘Galadriel. Paling tidak 2 karakter tersebut bisa sedikit menyegarkan mata penonton.

Kerja Rodi Bidang Grafis

Demi membawa Bumi Tengah kedalam film, 350 gambar detail dari departemen seni dituangkan ke 8,000 digital painting berdasarkan 500 sketsa konsep. Ketua Illustrators & Conceptual Artists Alan Lee dan John Howe (orang dibalik grafis LOTR) harus memeriksa semua baru memulai gambar dalam bentuk 3D-nya. Setiap gambar mempunyai 2 salinan, 1 berwarna merah dan 1 berwarna biru. Keduanya digabungkan dengan menggunakan kaca mata 3D.

Bila Kurang, Tinggal Tekan Print

Ternyata Departemen Senjata juga sibuk, tapi “mungkin” lebih simpel dari Departemen Ilustrasi & Konsep. Departemen ini harus membuat 800 senjata untuk 13 dwarf dan dengan para pemeran pengganti, maka mereka harus membuatnya ganda. Departemen Senjata menggambar senjata dan di-print dengan 3D, setelah itu membuat model digitalnya dan dituangkan ke bentuk nyatanya. Lalu tinggal langkah akhir yaitu berupa detail yang dikerjakan manual oleh para ahli.

Penata Rambut

Departemen lainnya yang tampak akan lebih khawatir adalah Hair & Make-Up Department. Tahukah anda bahwa karakter dwarf menggunakan lebih banyak jenggot daripada yang digambarkan oleh Departemen Scientology. Setiap dwarf memakai 6 wig dan 8 jenggot. Jenggot-jenggot yang digunakan pada dwarf terbuat dari rambut yak. Karena banyaknya pemakaian, maka tim departemen ini mengakalinya dengan mereplika jenggot rambut yak tersebut dan dengan ukuran yang berbeda.

Dandan Lama

Bila anda sudah membaca poin diatas, maka anda akan berfikir berapa lama setiap dwarf harus make-up. Sebenarnya setiap karakter mempunyai waktu yang berbeda untuk make-up. Aiden Turner hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk menjadi Kili (Sang Pemanah) dan sama halnya dengan William Kircher saat berubah menjadi Bifur (Sang Kapak). Berbeda dan juga sial bagi Stephen Hunter yang harus memakan waktu 105 menit untuk menjadi Bombur.

Kostum Dwarf Yang Panas

Bayangkan bila anda harus memikul beban 80 kg setiap harinya. Inilah yang terjadi oleh para Dwarf, dari make-up, kostum, hingga atribut yang harus mereka bawa total beratnya adlah 80 kg dan itu harus mereka pikul setiap hari. Kostum yang mereka pakai juga ketat dan berbahan tebal. Bisa jadi sauna berjalan nih…

Warna Yang Hilang

Resiko menggunakan film atau video dengan 48 frame per detik adalah gambar yang muncul dilayar akan dominan kuning, hal ini membuat aktor malah terlihat buruk. Mengatasi hal ini, para seniman film membuat tiap frame-nya dengan menmbahkan warna merah, hal ini untuk mengimbangi warna kuning yang muncul dalam layar.

Lubang Perut Peter Jackson

Saat akan memulai produksi, Peter Jackson merasakan sakit perut yang hebat. Pada Januari 2011, dia dilarikan ke Rumah Sakit Wellington dan di diagnosa mengalami ulkus perforasi di ususnya. Jalan keluarnya adalah harus melubangi perut hingga ususnya agar gas yang ada di dalamnya bisa keluar. Tentu membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan dengan berbagai masalah di ijin hukum, masalah dengan pihak setempat, dan pergantian personel di bagian produksi. PR besar bagi Peter saat kembali.

Freeman Butuh Motivasi Tambahan

Martin Freeman saat masih minggu-minggu awal di lokasi syuting bermain sangat jelek apalagi saat dia bertarung melawan Gollum yang seharusnya menjadi pertarungan paling hebat di The Hobbit. Hal ini dikarenakan dia masih terbawa oleh karakter peran Freeman di film sebelumnnya sebelum dia bermain di The Hobbit. Freeman harus mengumpulkan emosionalnya lagi.

 

Lihat lainnya di Part 1 dan Part 3

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment