Thursday 08th December 2016,

Movie Features

Ξ Leave a comment

Film Batman Yang Tertunda Sejak 2001

posted by Erwind Prasetyo
Film Batman Yang Tertunda Sejak 2001

Batman era modern di layar lebar sudah menyelesaikan generasi ketiganya. Generasi pertama dikemas oleh Tim Burton yang bernuansa gelap dan dibintangi Michael Keaton. Generasi kedua dihancurkan oleh kreasi Joel Schumacher yang serba kekanak-kanakan dan dibintangi Val Kilmer serta George Clooney. Terakhir, adalah Batman kelam nan brutal yang dikerjakan oleh Christopher Nolan sembari menggaet Christian Bale. Tapi tahukah kalian bahwa sejatinya sebelum Nolan menerima pengerjaan franchise Batman sebagai reboot, ada satu konsep film yang ditandingkan melawan Batman Begins (dan akhirnya kalah)? Ya, ada! Film tersebut sudah masuk dalam tahap penulisan naskah. Dan rencananya mengangkat si penerus Bruce Wayne sebagai Batman baru, Batman Beyond!

beyond-01

Rasanya buat yang tidak terlalu akrab dengan karakter Batman, pasti bertanya-tanya… Makluk apa lagi yang ada di poster serba hitam-merah di atas? Drakula baru? Sepupu Edward Cullen? Bukan. Itulah sosok Batman Beyond. Batman Beyond adalah Batman baru baru yang diciptakan oleh DC Comics. Ia debut dalam format serial animasi yang dihelat oleh Warner Bros Studio bareng dengan DC Comics. Serial ini pertama kali tayang pada tanggal 10 Januari 1999 dan berakhir 18 Desember 2001. Artinya, Batman Beyond terangkum dalam 52 episode, di tiga season, dan punya 1 versi film versi video dengan durasi lebih panjang.

Batman Beyond mengisahkan kiprah seorang Batman baru, bernama Terry McGinnis. Seorang pemuda yang langsung dilatih dan dibantu oleh Bruce Wayne tua (disebut tua karena pada saat itu memang sudah berusia lanjut, serta berposisi sebagai asisten untuk Terry, layaknya Alfred dulu). Terry bukanlah Robin dan Nightwing, dua jebolan sidekick Batman yang paling populer. Terry pun punya identitas baru, berkostum hitam, dengan corak lambang Batman merah menyala, tanduk (atau telinga deh…) yang runcing, dan sepasang sayap di antara lengan dan punggungnya untuk menggantikan jubah klasik Batman. Terry diceritakan pertama kali menunjukkan sepak terjangnya di tahun 2019, di versi futuristik Gotham dengan nama Neo Gotham.

beyond-01a

Bagaimana dengan rencana pembuatan film layar lebarnya? Setelah Batman and Robin mengalami kegagalan besar-besaran dan menuai banyak kritik, Warner Bros Studio memang langsung mengumumkan akan membuat film Batman baru dan harus menjadi Batman yang benar-benar baru. Tidak melanjutkan karya Joel Schumacher yang dianggap merusak image Batman di layar lebar. Saat itu, ada banyak konsep ide dan calon naskah yang diajukan. Namun dua yang paling menarik perhatian adalah pembuatan film Batman baru, penerus Batman klasik dan versi reboot total Batman. Pilihan yang pertama tentunya merujuk pada pembuatan versi Live-Action dari Batman Beyond ini. Konsep ide dan naskah awal Batman Beyond dibuat oleh Paul Dini. Ia adalah salah satu penulis naskah senior dan utama di DC Comics, untuk kebanyakan komik-komik keluaran DC.

Pada bulan Agustus 2000, Warner Bros Studio membuat pengumuman resmi yang sempat menghebohkan Hollywood. Mereka menyebut bila saat itu sedang dalam tahap persiapan untuk membuat film layar lebar dari Batman Beyond, dengan menambahkan nama Boaz Yakin sebagai co-writer. Alan Burnett yang juga ikut andil menciptakan versi serial TV-nya, juga direkrut dalam tim awal pembuatan film ini. Tepat bulan Juli 2001, tim penulis naskah ini telah menyelesaikan draft pertama mereka dan menyerahkannya pada pihak Warner Bros Studio. Mereka menunggu konfirmasi dari Warner apakah akan melanjutkan proyek ini. Nyatanya… Tepat sebulan kemudian, Warner Bros Studio menetapkan keputusan resmi. Mereka memberikan status pending untuk proyek Batman Beyond dan alih-alih mulai menggagas film reboot Batman. Yang kemudian hasilnya adalah munculnya film Batman Begins tahun 2005, sebuah reboot total dari karakter Batman di layar lebar. Hasil karya Christopher Nolan yang dibintangi oleh Christian Bale. Kini, 2013, muncul kembali desas-desus bila proyek yang dibekukan oleh Warner Bros Studio sejak 2001 dulu punya kesempatan untuk direalisasikan. Akankah Batman Beyond terangkat ke layar lebar? Berikut beberapa alasan dan fakta menarik mengapa Batman Beyond layak untuk diangkat menjadi film bioskop Batman berikutnya…

1. Terry McGinnis punya kisah yang kelam, sekelam Batman-nya Nolan

beyond-02

Terry McGinnis bukanlah Bruce Wayne. Ia bukan milyuner kaya yang punya segalanya. Terry adalah remaja biasa yang masih memiliki seorang ibu dan adik untuk dilindungi, dan dinafkahi. Bapaknya tidak beruntung, terbunuh oleh salah satu aksi Joker. Terry punya kehidupan yang mirip dengan Peter Parker, si Spider-Man. Harus membagi waktu antara sekolah, pekerjaan part time, kehidupan sosial remajanya, dan tentu saja tugas berat sebagai Batman. Namun beda dengan Peter Parker, Terry punya pribadi yang lebih gelap dan mengerikan bila sudah masuk ke urusan balas dendam terhadap Joker. Bruce masuk di sini, menenangkannya, melatih, dan membimbingnya. Sama seperti ia menerima Dick Grayson selaku Robin dulu. Sikap Terry sebagai Batman beda dengan Bruce. Terry sering tidak ikut aturan, semau sendiri, dan tidak dewasa seperti Bruce. Tentu ini bisa dimanfaatkan menjadi sebuah film dengan latar belakang kisah yang menarik, apalagi kalau di tangan Nolan bukan?

2. Batman Beyond punya posisi pas untuk “tidak merusak” versi Bale

beyond-03

Kalau Batman Beyond benar-benar jadi dibuat sebagai film layar lebar, ia akan jadi Batman yang perfect sebagai penerus, mengapa? Begini… Awalnya, semua penggemar film, dan penggemar Batman khususnya, puas dan senang dengan kreasi Tim Burton bersama Michael Keaton selaku Batman. Track-nya sudah OK lah.Sayangnya, keputusan Burton untuk mempercayakan seri Batman berikut, di Batman Forever, pada Joel Schoemacher adalah cikal bakal rusaknya image Batman di bioskop. Film itu terkesan eksperimental bagi Schumacher. Dia menarik sudut pandang yang berbeda. Film Batman mestinya film untuk anak-anak. Harus tidak terlalu serius, penuh aksi, tidak keras, dan penuh warna. Versi Batman yang dimainkan Val Kilmer sudah mulai menuai kritikan, terutama “hijau”-nya The Riddler. George Clooney yang digandeng oleh Joel di Batman and Robin makin memperparah keadaan. He is the worst Batman ever, period! Batman berubah jadi lebih warna-warni dan penuh pelangi. Bane yang muncul di sini pun sangat beda dengan Bane di versi Nolan. Guyonan yang legendaris saat itu adalah, Clooney si Batman dengan kostum berputing dada!

Boom! Setelah karya Joel tersebut, kita tidak mendengar lagi tentang film Batman selama 8 tahun! Sepertinya Warner Bros Studio perlu waktu panjang untuk vakum dan sekedar merenung untuk tidak ambil langkah salah lagi. Hingga akhirnya muncul Nolan bersama triloginya. Batman versi Bale adalah Batman yang nyaris sempurna. Inilah film Batman yang terbaik hingga kini. Tak perlu dibantah, karena statistik perolehan income dan rekor Box Office membuktikan hal itu. Sehingga untuk saat ini, image Batman sudah melekat pada karakter Bale. Batman is Bale. Seperti bagaimana orang melihat, Superman is Christopher Reeve (Brandon Routh agak gagal, dan Henry Cavill belum membuktikan karismanya). Apabila hadir lagi film Batman baru dengan aktor baru lagi, sepertinya akan merusak image Batman yang sudah bagus dan terekam di milyaran orang di dunia (jangan samakan dengan kasus reboot Spider-Man dari Tobey Maguire ke Andrew Garfield, karena semata Tobey memang sudah terlalu tua). Demi menghilangkan resiko itu, bila Warner Bros Studio ingin membuat film Batman baru, maka buatlah Batman yang baru. Batman yang bukan Bale. Dan itu berarti Batman Beyond pas jadi solusi, karena Batman Beyond adalah “anak” dari Batman, alias orang yang berbeda. Logis kan? Hehehe…

3. Karakter lawan Batman

beyond-04

Batman Beyond punya deretan lawan khas sendiri. Ia hidup di era baru yang lebih futuristik, dan di kota “baru” yang disebut Neo-Gotham, jelmaan ultra modern Gotham City milik Bruce Wayne. Tentunya, masih ada beberapa karakter lawan yang old school di era Batman Beyond, seperti Joker dan Mr. Freeze. Tapi dengan banyaknya karakter antagonis baru, memberikan ruang lebih besar untuk berkreasi di film Batman. Perlu diketahui, hampir semua karakter antagonis utama dari komik Batman sudah pernah muncul di versi layar lebar. Sebut saja Joker, The Penguin, Catwoman, The Riddler, Two Faces, Mr. Freeze, Poison Ivy, Bane, Ra’s al Ghul, dan Scarecrow… Bahkan ada yang muncul lebih dari sekali, seperti Joker dan Bane.

4. Bat-Suit…faktor paling disukai penggemar film Batman

beyond-05-concept1

Batman Beyond punya gaya kostum yang beda dibandingkan Batman-nya Bruce Wayne. Karakteristiknya pun beda jauh. Batman Beyond lebih ramping, karena masih remaja. Gerakannya lebih lincah dan cepat, lebih mirip Robin ketimbang Batman sendiri. Lalu karena ia hadir di era masa depan, tentunya gadget yang dipakai pun sudah serba futuristik. Ia tidak lagi memakai jubah. Sebagai gantinya, sayap mini semacam selaput akan muncul di antara lengan dan punggungnya ketika ia membutuhkan untuk “terbang” sesaat. Tubuhnya punya 1 warna dominan, yaitu hitam. Hingga ke topeng yang jauh lebih runcing. Di versi animasinya, Batman Beyond hanya memiliki corak merah menyala di logo dadanya, yang menunjukkan bahwa ia adalah Batman.

beyond-05-concept2

 

beyond-05-concept3

Coba simak beberapa rekayasa desain kostum apabila Batman Beyond benar-benar akan jadi Batman berikutnya… Dan hey, banyak pula spekulasi yang menyebut bila karakter John Blake (diperankan oleh Joseph Gordon Levitt) lah yang akan diplot menjadi Terry. Whoa!

beyond-05-concept5

 

5. Bruce tua, dan keluarga kelelawar…

beyond-06-family2

Batman sudah cukup tua umurnya, dalam komik. Ia pertama muncul pada bulan Mei 1939! Itu jauh sebelum Indonesia merdeka lho! Dan sepanjang masa hidupnya di versi komik atau animasi, Batman punya banyak alternatif kisah cerita. Ia juga perlahan tapi pasti, membangun “legacy”-nya semacam keluarga kelelawarnya. Yang tentu saja dimulai oleh si Robin versi Dick Grayson.Menurut sejarah DC Comics, ini adalah nama-nama yang pernah “terdaftar” sebagai anggota keluarga besar Batman, yaitu Batman si Bruce Wayne sendiri, Robin, Nightwing (dulunya si Dick Grayson Robin pertama), Oracle, Batgirl, Flamebird, Blackbat, Batwoman, Redhood, Catwoman, Red Robin, Azrael, Huntress, Bat-Mite, Ace the Bat-Hound, dan yup, si Batman Beyond! Sepertinya bakal menjadi salah satu alasan tepat untuk menceritakan generasi selanjutnya dari superhero ini. Karena Batman tetap manusia biasa yang tentunya bisa tua dan pensiun. Mungkin beda yah dengan Superman dan Thor yang bukan dari bumi kita, atau Hulk yang sepertinya hidup abadi… Sayangnya, Batman Beyond hingga kini belum masuk ke daftar komik resmi DC Comics apalagi di versi reboot generasi The New 52. Buat kamu yang penasaran dengan anggota keluarga Batman, coba simak gambar di bawah ini sebagai penutup artikel ini…

Intinya, ide untuk menghidupkan kembali proyek film Batman Beyond di tahun 2001 lalu bukanlah ide yang buruk. Malah mungkin ide paling pas!

beyond-06-family3

 

beyond-06-family1

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment