Monday 05th December 2016,

Movie Features

Ξ Leave a comment

Ratusan Film Saling Contek Desain Poster

posted by Hyde
Ratusan Film Saling Contek Desain Poster

Sudah lama, poster menjadi salah satu media promosi sebuah film. Lama sekali… Kadang ada pertanyaan menggelitik, dari mana ya ide orang-orang Hollywood bikin poster film yang menarik? Baik teknik fotografi ataupun editing visualnya. Mengingat industri perfilman dunia adalah salah satu usaha hiburan paling tua di muka bumi. Ternyata idenya nggak jauh-jauh amat kok. So, bagaimana kamu harus mendesain poster promosi untuk sebuah film? Gampang. Jiplak saja film-film lama yang sudah beredar!

Ayo bicara soal poster film sejenak, sebelum kita cari tahu tentang siapa mencontek siapa. Di Amerika, atau Hollywood, selaku kiblat industri perfilman dunia, poster sebagai sarana media promosi film sudah lama dipakai. Tentunya karena paling murah dan bisa meraih lebih banyak massa atau audiens. Ternyata, dalam perkembangannya, untuk kalangan tertentu mengoleksi poster film berubah menjadi sebuah hobi yang eksklusif. Di Amerika sendiri distriburi dari poster film dikoordinir oleh sebuah badan yang disebut NSS (National Screen Service). NSS bekerja layaknya badan sensor film, yang khusus mengawasi dan menjalankan penyebaran poster-poster film. Namun praktek filterisasi ini hanya awet berjalan sejak tahun 1940 hingga 1984 saja. Setelahnya, semua studio pembuat film mengambil alih sendiri penyebaran poster film. Bagi fans perfilman, mengoleksi poster yang otentik, orisinil, dan langka adalah sebuah kebanggaan. Bahkan menurut sejarah, harga termahal yang pernah dicapai untuk sebuah pelelangan poster film mencapai harga 690 Ribu US Dollar! Itu kira-kira setara dengan Rp. 6.9 Milyar!!! (maaf, saya sengaja meletakkan tiga tanda seru di akhir kalimat ini). Rekor itu dicapai oleh poster film Metropolis, yang dibuat oleh sutradara Fritz Lang pada tahun 1927. Pada sebuah acara pelelangan Sotheby, Reel Poster Gallery, tanggal 15 November 2005 lalu.

Poster film sendiri memang membutuhkan effort tertentu, untuk membuatnya semenarik mungkin. Karena poster film perannya sama krusialnya dengan video trailer demi mempromosikan sebuah film. Sayangnya, belum pernah ada sebuah award yang khusus diberikan untuk desain poster terbaik. Sebenarnya ada, namun bukan melalui sebuah mega event layaknya American Movie Award, atau MTV Movie Award, Oscar, dan sebagainya. Adalah sebuah website kenamaan, The Hollywood Reporter, yang khusus memberikan award untuk desain poster terbaik, tiap tahunnya.

Well…karena jumlah karya film di dunia, dari kelas blockbuster box office hingga kelas kacangan, atau film sentilan, itu jumlahnya mungkin sudah jutaan. Rasanya kita mulai bertanya-tanya, dari mana ya ide para artis-artis desainer ini membuat poster film? Seperti jawaban yang sudah saya sebutkan di atas. Tampaknya menjiplak atau mencontek adalah cara yang umum, halal, dan biasa dilakukan. Nah, sebagai bukti, yuk kita lihat deretan film-film yang memiliki desain poster identik. Meski tidak 100% sama, setidaknya memiliki nuansa yang senada…

1. Tema “Lady in Red” yang mungkin menonjolkan kesan seksi dipadukan dengan karakter atau sosok seorang wanita, demi mendorong kesan sensualnya.

movie-poster-cliches-1

2. Tema punggung hitam nan kelam, yang coba memberikan kesan angker, gahar, misterius, namun mungkin minim effort fotografi (karena hanya perlu memotret satu pose yang membelakangi kamera). Film besar seperti Batman: The Dark Knight, Spider-Man 2, dan Harry Potter adalah salah satu penjiplaknya…

movie-poster-cliches-2

3. Tema dengan pose saling sandar punggung. Sebagian besar ingin menunjukkan tema romantis, yang biasanya berlaku untuk film drama dan komedi. Menunjukkan bila kedua karakter awalnya punya hubungan yang saling kontra, namun toh pada akhirnya jadi intim. Sudah pasti, tema ini paling legendaris diwakilkan oleh film Pretty Woman.

movie-poster-cliches-3

4. Tema paling hot, adalah pose selangkangan wanita. Biasanya dipakai untuk film action yang ada bumbu komedi atau romantikanya. Karena banyak film dengan alur cerita seperti itu, tak ayal, banyak pula yang mengadaptasi gaya paha terbuka cewek. Anehnya, kok nggak ada yang menerapkan tema sejenis, namun memakai paha karakter cowok?

movie-poster-cliches-4

5. Pose tiduran seranjang. Sama seperti yang di atas, desain poster seperti ini biasa dipakai film drama komedi romantis. Cuman saking beratnya unsur komedia yang dipakai, kali ini sah-sah saja kalau yang tidur seranjang bersama adalah pasangan sesama jenis…

movie-poster-cliches-5

6. Tema bola mata, tergolong cukup populer dipakai. Biasanya oleh film-film dengan latar belakang kisah horror atau thriller. Tapi bisa juga dipakai untuk film action, misalnya oleh salah satu film terkenal Avatar. Oh ya, bola mata yang dipakai di sini boleh diambil dari bola mata siapapun, atau apapun. Misalnya bola mata cewek seksi, bola mata hantu, dinosaurus, alien, dan sebagainya…

movie-poster-cliches-6

7. Tema hewan dan birunya dunia kita. Biasanya dipakai oleh film-film yang mengangkat cerita tentang persahabatan dengan seekor hewan, tentang para hewan itu sendiri, dan sebagainya.

movie-poster-cliches-7

8. Tema hitam-putih-oranye. Tak peduli gambar apapun yang dipakai, pokoknya poster ini didominasi oleh ketiga warna tersebut. Hitam, putih, dan oranye. Tentunya, banyak diadaptasi oleh film-film action. Digunakannya warna oranye supaya nampak kontras dengan nuansa hitam-putih di belakang.

movie-poster-cliches-8

9. Tema mata disensor. Kali ini berlawanan dengan tema bola mata. Malah yang ada si aktor atau aktris utama dipajang close-up dengan bagian mata dibekap, biasanya oleh tulisan judul film dan slogan yang berhubungan. Film yang memakai tema poster ini biasanya bertema horror atau thriller.

movie-poster-cliches-09

10. Tema close-up dan teks yang serba besar menggagahi. Mirip dengan konsep sebelumnya, namun kali ini peletakkan tulisan tersebar di seluruh bagian poster. Film yang mengambil konsep desain seperti ini juga tersebar genre-nya, tidak tertentu dipakai oleh genre khusus.

movie-poster-cliches-10

11. Tema background natural yang dipadukan dengan close-up atau adegan mesra. Sudah pasti yang memanfaatkan konsep ini adalah film-film bertema drama.

movie-poster-cliches-11

12. Tema nongkrong di bangku…biasanya melibatkan sebuah bangku dan beberapa karakter yang duduk diatasnya. Untuk menonjolkan pesannya, sering kali tidak menggunakan background apapun alias warna putih semata.

movie-poster-cliches-12

13. Tema pedagang kaca mata asongan… Di mana posternya selalu mengambil konsep foto close-up wajah si aktor utama (bisa juga hewan) yang diambil sembari memakai kaca mata. Biasanya sekedar memberikan kesan cool saja, dan bisa juga karena (mungkin) sudah bekerja sama dengan merek kaca mata tertentu sebagai sponsor utama film.

movie-poster-cliches-13

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment