21 Jump Street, Film Tergokil Tahun Ini

1 year ago by in Movie Reviews Tagged: , , , , , , ,

[alert style='3'][row][span4]
[icon icon_name='film'] Review Rating

Story
Effect
Music

[/span4]
Genre:  Action, Comedy
Director: Chris Miller, Phil Lord
Actor: Brie Larson, Channing Tatum, Dave Franco, Ice Cube, Jonah Hill
Release Date: 18 April 2012[/row]

[icon icon_name='thumbs-up'] What We Like : 
Komedi yang fresh, bisa membuat kita tertawa terbahak-bahak. Sangat mengibur dan menyenangkan untuk ditonton

[icon icon_name='thumbs-down'] What We Dislike :
Ada perbedaan mencolok dengan versi 21 Jump Street aslinya

[/alert]

Sebagian besar orang yang hidup pada era 80-an sampai 90-an pasti mengenal apa itu 21 Jump Street. 21 Jump Street adalah serial 101 episode milik duo legendaris pencipta The A-Team, Patrick Hasburgh dan Stephen J. Cannell yang juga melambungkan nama seorang Johnny Depp sebagai polisi muda Tom Hanson. Kini pada tahun 2012, 21 Jump Street diangkat ke layar lebar namun sangat berbeda dari cerita aslinya. Pemerannya pun bukan lagi Johnny Depp. Duo sutradara Phil Lord dan Chris Miller sepertinya tidak mau terlalu menghadirkan aroma klasik serial lama di 21 Jump Street modern, yang ada mereka memilih untuk membuat versi mereka sendiri dan ternyata hasilnya sangat luar biasa. Serial action yang dulu dipopulerkan oleh Johnny Depp ini kini diubah menjadi sebuah film komedi yang fun dan menggambarkan dunia remaja saat ini yang agresif serta meledak-ledak.

Channing Tatum dan Jonah Hill menjadi bintang dalam film 21 Jump Street modern ini. Mereka memerankan karakter polisi muda yang berharap mendapatkan reputasi bagus di awal karirnya. Berharap mendapatkan mobil polisi yang hebat dan adegan kejar-kejaran yang dahsyat, namun mereka harus menerima kenyataan sebaliknya bahwa ternyata menjadi polisi tidak sekeren yang mereka bayangkan. Malah mereka terlibat masalah yang membuat mereka dimasukkan ke divisi 21 Jump Street. Dan dari situlah kisah dimulai.

Film produksi Columbia Pictures ini berhasil menduduki peringkat pertama daftar film terlaris di box-office Amerika per 19 Maret 2012. Meraih sukses dengan penghasilan sebesar 35 juta dollar dalam minggu pertama pemutarannya.  Sedangkan di Indonesia, 21 Jump Street tayang di bioskop mulai tanggal 18 April 2012.

Berbeda dengan serial 21 Jump Street Versi Lama

Film 21 Jump Street versi modern bercerita tentang duo polisi Schmidt (Jonah Hill) dan Jenko (Channing Tatum) yang dimasukkan ke divisi 21 Jump Street, dan ditugaskan dalam misi penyamaran demi mengungkap penyebaran obat-obatan terlarang bernama HFS yang sedang populer di kalangan siswa SMA. Mereka masuk ke bagian 21 Jump Street karena mereka dianggap polisi yang bertingkah seperti anak-anak dan bertampang idiot sehingga mereka pantas untuk menyamar sebagai anak SMA. Dulunya, semasa SMA Schmidt dan Jenko memang bisa dibilang tidak memiliki hubungan yang baik. Tapi ketika keduanya memilih masuk akademi kepolisian dan dituntut untuk melengkapi satu sama lain dan menjadi partner, persahabatan pun menjadi pilihannya. Mereka berdua  bersama melakukan aksi-aksi keren namun konyol, ceroboh, dan gegabah sehingga mengundang gelak tawa penonton. Berkali-kali usaha mereka untuk mengungkap perdagangan narkoba di SMA tempat mereka bertugas gagal total dan menimbulkan kekacauan.

Sedangkan pada serial lamanya, kisah berfokus pada sekelompok polisi yang bermarkas di 21 Jump Street. Polisi-polisi ini berpenampilan muda sehingga ditugaskan untuk menyamar di sekolah atau perguruan tinggi, dimana mereka harus menyelidiki perdagangan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya. Yang diangkat dalam film ini adalah isu-isu mengenai alkohol, narkoba, AIDS, dan permasalahan remaja lainnya. Dalam satu seri, polisi 21 Jump Street sukses menyelesaikan satu masalah dan selalu diiringi pesan moral yang implisit. Tak jarang juga serial 21 Jump Street diiringi iklan layanan masyarakat mengenai dampak kenakalan remaja.

 

Terlihat perbedaan yang mencolok antara serial 21 Jump Street lama dengan Film 21 Jump Street modern. Serialnya merupakan murni action tanpa dibumbui komedi yang berlebihan. Dan dalam serial 21 Jump Street lama terdapat banyak pesan moral bagi anak-anak agar menjauhi kenakalan remaja. Polisi yang ditampilkan dalam serial 21 Jump Street lama merupakan polisi yang cerdas dan kritis dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Sedangkan di film 21 Jump Street modern, polisi yang ditampilkan adalah polisi yang gegabah, semena-mena, dan ceroboh dalam melakukan aksi hingga selalu gagal. Jika dulu kisahnya menyajikan ketegangan dengan kepiawaian penyelidikan dalam penyamaran, kali ini justru humor yang lebih banyak muncul.

Alih-alih pesan moral, banyak adegan  dan dialog kurang ajar di film 21 Jump Street modern yang hanya pantas dilihat oleh orang dewasa.  Apabila serial 21 Jump Street lama membangkitkan nuansa remaja yang klasik, 21 Jump Street modern ini lebih menampilkan remaja yang agresif dan meledak-ledak. Namun meski begitu film tersebut berhasil menghibur penonton dengan adegan action komedi yang mengundang gelak tawa.  Bahkan 21 Jump Street modern mendapat predikat “film tergokil tahun ini”. Komedi yang disuguhkan pun bukanlah komedi biasa, namun komedi yang ‘berani’.

Adegan Komedi yang Berani di Film 21 Jump Street Modern

Menurut redaksi Kusuka, banyak adegan komedi dalam film 21 Jump Street yang bersifat rasisme dan SARA. Contohnya saja adegan saat Jenko dan Schmidt menangkap orang kulit hitam di awal film. Mereka bertindak semena-mena dan berkata kurang ajar pada orang kulit hitam tersebut yang menurut redaksi Kusuka adalah tindakan rasis. Ice Cube pun tampil pas memerankan kapten polisi negro bermulut kotor. Serangkaian celotehan kotor khas negro Amerika mengalir lancar dari mulutnya. 21 Jump Street juga merupakan panggung penghinaan budaya populer. Seperti adanya sosok Tuhan Yesus yang sipit dan diberi nama Korean Yesus. Redaksi memahami bahwa sosok Korean Yesus ini melambangkan bahwa Korean Pop saat ini sedang didewakan hingga Amerika sebagai tanah kelahiran musik dan dance dilupakan dan tenggelam.

Budaya populer lain yang menjadi bahan ejekan di film ini adalah artis Justin Bieber dan Miley Cyrus. Terdapat perkataan oleh kapten Dickson sebagai kapten 21 Jump Street yaitu “you are here because you some Justin Bieber, Miley Cyrus lookin’ muthas”, yang maksudnya adalah para polisi yang ditempatkan di 21 Jump Street adalah polisi yang terlihat muda dan bertampang bodoh seperti Justin Bieber dan Miley Cyrus.  Lalu ada juga sindiran terhadap budaya texting (berkirim sms). Digambarkan betapa karakter Schmidt terpengaruh budaya anak remaja jaman sekarang yang menjadikan sms adalah prioritas bahkan saat melakukan aksi.

Serial Glee pun tak luput juga dari sindiran di 21 Jump Street. Karakter Jenko menganggap serial Glee lah yang membuat anak-anak jaman sekarang berubah.  Apa yang dulu saat Jenko sekolah tidak populer, sekarang menjadi populer. Beberapa aksesori yang dulu dianggap culun saat ini justru banyak dipakai oleh remaja sehingga menjadi trend baru. Misalkan berpenampilan rapi, berkawat gigi, atau kacamata lebar yang dulu identik dengan karakter remaja yang tidak populer. Semacam ada pertukaran antara konsep indie dan mainstream. Di mana suatu gaya yang di dulu dianggap indie, maka sekarang menjadi mainstream.

Film 21 Jump Street Modern Mengocok Perut Hingga Akhir

Meski penuh hal yang tidak masuk di logika dan sangat berbeda dengan serial aslinya, tidak ada yang menyangkal bahwa film 21 Jump Street menyenangkan untuk ditonton. Menurut redaksi, film ini pas di tonton apabila Anda sedang stress dan membutuhkan hiburan. Beberapa orang yang telah menonton film ini pun berkomentar sama. Film yang menghabiskan dana sebesar 42 juta dollar ini merupakan perpaduan hal yang keren, konyol dan kocak, ditambah elemen action kejutan di sepanjang durasi. Bahkan orang yang dulu pernah melihat serial aslinya pun akan tertawa terbahak-bahak dan memberi acungan jempol, meski tak menutup kemungkinan akan timbul rasa kecewa karena jalan ceritanya yang sangat berbeda.

[collapse title="Lebih Dalam: Karakter Dalam Film 21 Jump Street Modern"]

Karakter Dalam Film 21 Jump Street Modern

Jenko (Channing Tatum)

Greg Jenko yang diperankan oleh Channing Tatum adalah seorang pemuda tampan dengan tubuh atletis namun dengan kecerdasan yang minimalis. Pada masa sekolah dia adalah siswa yang digandrungi gadis-gadis dan salah satu cowok yang paling populer di sekolah. Namun dia bukanlah orang yang baik hati, dia tukang bully, suka berkelahi, dan suka mengejek orang yang dia anggap culun. Sampai pada akhirnya dia dihukum oleh gurunya tidak boleh datang dalam pesta prom karena kelakuannya yang keterlaluan.

Beberapa tahun kemudian setelah lulus sekolah, Jenko berubah menjadi orang yang dewasa dan lebih bijaksana. Dia masuk akademi polisi dan bertemu dengan Schmidt, teman SMA yang dulu sering dia bully. Namun karena mereka sudah dewasa dan menyadari bahwa mereka saling membutuhkan, mereka pun menjadi sahabat baik.

Schmidt (Jonah Hill)

Morton Schmidt diperankan oleh Jonah Hill. Pada masa SMA, dia berada di strata paling bawah. Dia siswa pintar tapi tidak populer. Penampilannya yang bak Eminem dan memakai kawat gigi membuat gadis-gadis menjauh. Dia sendiri pun akan gugup bila menghadapi seorang gadis. Dia bernasib sama dengan Jenko, tidak datang ke pesta prom. Tapi bukan karena dilarang, melainkan karena tidak mendapat pasangan. Schmidt adalah orang yang memiliki rasa percaya diri yang rendah.

Dia masuk akademi polisi yang sama dengan Jenko. Entah apa yang ada dipikirannya saat dia mendaftar jadi polisi karena kemampuan fisiknya sangat rendah. Pada akhirnya dia bersahabat dengan Jenko yang memaksanya agar berlatih keras agar menjadi polisi yang tangguh.  Dia pun membalas dengan mengajari Jenko yang memiliki kemampuan akademis rendah.

Saat sudah menjadi polisi, mereka berdua melakukan kesalahan dan pada akhirnya dimasukkan ke divisi 21 Jump Street. Divisi yang berisi polisi muda yang harus menyamar di sekolah menengah. Akhirnya mereka berdua bersama-sama masuk ke SMA lagi.

Molly (Brie Larson )

Molly adalah salah satu siswi dari SMA di tempat Jenko dan Schmidt ditugaskan. Karakter yang diperankan Brie Larson ini sangat baik dan perhatian sehingga Schmidt jatuh cinta padanya. Molly pun juga jatuh cinta dengan Schmidt karena Schmidt adalah pria yang baik dan lembut. Namun Schmidt kemudian melakukan kesalahan pada Molly yaitu meninggalkannya saat akan pentas drama Peter Pan di sekolah. Semenjak itu Molly menjadi benci pada Schmidt. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, setelah Molly mengetahui bahwa Schmidt adalah seorang polisi, Molly dapat mengerti dan makin jatuh cinta pada Schmidt.

Eric (Dave Franco)

Eric dikisahkan adalah pemuda tampan yang eksis di sekolah tempat Jenko dan Schmidt bertugas. Diperankan oleh Dave Franco. Dia sangat peduli pada lingkungan dan marah apabila ada orang yang merusak lingkungan. Sebenarnya dia adalah pemuda yang baik dan pintar, buktinya saja dia diterima di Universitas California Berkeley. Tapi karena dia membutuhkan uang saku tambahan, dia bekerja paruh waktu sebagai pengedar narkoba HFS yang sedang diincar Jenko dan Schmidt. Dia lah yang menjadi sumber informasi bagi kedua polisi yang sedang menyamar itu. Di akhir cerita dia dipenjara karena telah mengedarkan narkoba dan batal masuk Universitas California Berkeley.

Captain Dickson (Ice Cube)

Ice Cube di 21 Jump Street berperan sebagai Kapten Dickson, yaitu seorang kapten polisi di divisi 21 Jump Street. Dia polisi yang tegas tapi juga sekaligus sangat kasar. Banyak umpatan kotor dan teriakan yang keluar dari mulutnya ketika memarahi anak buahnya. Dia adalah sosok polisi yang bisa dikatakan “sangar”.

[/collapse]

[collapse title="Trivia"]

Trivia

- Film 21 Jump Street melambungkan kembali nama Channing Tatum setelah dia mendapat nama buruk dari film-film yang dibintanginya.

- Aktor Johnny Depp memutuskan untuk terlibat dalam penggarapan 21 Jump Street versi modern. Namun, dalam film tersebut, Depp hanya tampil sebagai cameo.

- Jonah Hill awalnya menolak kesempatan untuk membintangi film 21 Jump Street, karena ia takut remake dari film yang dulu pernah populer hanya digunakan sebagai proyek penghasil uang oleh produser.

[/collapse]

[collapse title="Features: Serial 21 Jump Street Melambungkan Nama Johnny Depp"]

Serial 21 Jump Street Melambungkan Nama Johnny Depp

Dulunya, serial  21 Jump Street yang tayang di televisi pada tahun 1987-1991 dibintangi oleh Johnny Depp yang berperan sebagai polisi muda Tom Hanson. Berkat perannya sebagai polisi yang cerdas dan kritis di serial 21 Jump Street, nama Johnny Depp melambung dan dia langsung menjadi idola remaja nomor satu pada saat itu. Sejak saat itulah berbagai tawaran film datang untuk Johnny Depp dan menjadikannya aktor top yang dikenal pandai memainkan beraneka ragam tokoh dengan sifat yang berbeda. Dia meraih banyak penghargaan atas kemampuan aktingnya yang memukau.

Pada tahun 2005, Depp memerankan Willy Wonka, pemiliki perusahaan cokelat dalam film Charlie and The Chocolate Factory yang juga dibintangi oleh Helena Bonham Carter. Pada tahun 2004, Depp bermain dalam thriller psikologi Secret Window yang merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama karangan Stephen King. Sutradara Tim Burton untuk ketiga kalinya mengajak dia bermain dalam Alice in Wonderland sebagai Mad Hatter. Ia juga memerankan Jack Sparrow, tokoh utama film Pirates of The Carribean. Film terbaru Johnny Depp adalah Dark Shadow yang akan tayang pada 11 Mei 2012.

Johnny Depp lahir di Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat pada tanggal 9 Juni 1963. Pada usianya yang ke-49 tahun, Johnny Depp masih tetap keren dan memukau penonton dengan wajahnya yang tampan serta aktingnya yang luar biasa.

[/collapse]

[collapse title="Features: Film-film Lain Dengan Nuansa Cerita yang Sama"]

Film-film Lain Dengan  Nuansa Cerita yang Sama

2 Fast 2 Furious

Cerita berawal dari adanya seorang pemuda bernama Brian O’Conner (Paul Walker) yang hijrah dari Los Angeles karena tindakan ilegalnya di jalanan. Ia pergi Miami dan mencari uang dengan cara ikut balapan mobil.

Namun tindakan Brian itu diawasi ketat oleh Agent Monica Fuentes (Eva Mendes). Akhirnya, Brian ditangkap dan membuat kesepakatan oleh agen Markham (James Remar) dan Bilkins (Thom Barry) untuk menyamar dan berusaha meringkus gembong narkoba Carter Verone (Cole Hauser) dengan imbalan catatan kejahatannya dihapus. Brian setuju tapi dia minta diberi kebebasan memilih rekannya.

Brian kembali ke rumahnya Barsto di Arizona, dimana dia mengajak teman lamanya Roman Pearce (Tyrese Gibson) untuk membantunya. Pearce pun setuju tapi Roman Pierce juga minta catatan kejahatannya dihapus. Dengan bantuan Monica, Brian bersama rekannya pun berusaha keras untuk menangkap Verone dengan membuktikan jaringan narkoba dan tindak kejahatan lainnya.

Bad Boys

Film Bad Boys diperankan oleh Martin Lawrence sebagai Marcus Burnett dan Will Smith sebagai Mike Lowrey. Mereka adalah teman baik dan sama-sama bekerja sebagai detektif di divisi narkotika kepolisian Miami. Kedua sahabat itu selalu berhasil menumpas jaringan narkoba meskipun dengan cara yang sedikit aneh. Tak jarang mereka harus menyamar untuk menuntaskan kasus yang sedang mereka tangani.
Film action comedy ‘Bad Boys’ pertama kali di produksi pada 1995. Delapan tahun kemudian, film tersebut dibuat sekuelnya, dan berhasil menduduki deretan atas box office.

Fight Back To School

Fight Back To School (逃學威龍) adalah film komedi Hong Kong tahun 1991, dibintangi oleh Stephen Chow, Cheung Man, dan Ng Man-Tat . Chow Sing Sing (Stephen Chow) adalah seorang polisi rahasia yang akan dipecat. Namun ia diberi satu kesempatan lagi, yaitu untuk menyamar sebagai pelajar SMU di Hong Kong untuk menyelidiki pencurian pistol seorang atasannya. Hal ini dipersulit karena ia diberi mitra kerja seorang detektif tua. Di sekolah tersebut, selain menjalankan tugasnya, Chow juga jatuh cinta pada salah seorang gurunya.

Go Fast

Film Go Fast ini dibintangi oleh aktor Roschdy Zem (Marek / Slimane), Olivier Gourmet (Jean-Do Paoli) dan Jocelyn Lagarrigue (Sylvain). Film ini merupakan produksi Europacorp. Berkisah tentang polisi Marek, yang kehilangan kolega dan sahabat terbaiknya saat operasi terhadap jaringan perdagangan narkoba. Pindah ke departemen baru yang mengkhususkan diri dalam penyamaran, Marek harus menyusup ke sekelompok penjahat yang akan  mengirimkan ganja dalam jumlah besar dari Spanyol ke kota di Perancis selatan.

[/collapse]

 

The author didnt add any Information to his profile yet

  • Published: 456 posts