“3SUM”, Kumpulan Film Pendek

1 year ago by in Movie Reviews Tagged: , , , , , ,

[alert style='3'][row][span4] [icon icon_name='film'] Review Rating

Story
Effect
Music
[/span4]

Genre: Horror, Drama, Action
Director: Witra Asliga, Andri Cung, dan William Chandra
Actor: Winky Wiryawan, Aline Adita, Hannah Al Rashid, Dimas Argoebie dan Joko Anwar
Release Date: 31 Januari 2013 [/row]

[icon icon_name='thumbs-up'] What We Like :

Menonton 3 film dalam satu waktu. Cukup menarik, kecuali fakta bahwa saya ngeri kalo nonton film horror sehingga tidak menikmati film pertama.

[icon icon_name='thumbs-down'] What We Dislike :

Well, nothing special. Tidak semenarik promosinya.

[/alert]

Mungkin Anda pernah membeli atau membaca buku yang berisi cerita-cerita pendek (cerpen). Jika Anda pernah melakukannya, mungkin Anda akan tahu bagaimana rasanya menonton film “3SUM”.

Dari promosinya, mereka menggembor-gemborkan bahwa film ini akan memiliki 3 cerita, 3 sutradara, dan 3 genre. Jujur iklan ini membuat saya penasaran (iklan yang berhasil rupanya). Ekspektasi saya, akan terdapat 3 cerita dan 3 genre namun ada benang merah di antara mereka sehingga ceritanya masih menjadi satu kesatuan. Saya bahkan membayangkan cerita ini seperti film “Babel” versi Indonesia. Film “Babel” yang dibintangi Brad Pitt memiliki 4-5 cerita, syuting di 4 negara, dan memiliki berbagai genre, namun disutradarai oleh satu orang yaitu Alejandro González Iñárritu.

Sayangnya ekspektasi saya rontok ketika film kedua dimulai. Ketika film berakhir, yang ada di pikiran saya adalah “Lealah, ngglethek.” Ternyata film ini murni kumpulan film pendek. Nothing more.

Ini merupakan strategi yang bagus bagi para sutradara baru yang ingin eksis. Mereka menggabungkan film-film pendek mereka dan menjadikannya film berdurasi panjang. Cukup jenius dan mereka akan lebih cepat mendapatkan pengakuan. Saya rasa cara ini perlu dilakukan bagi para sutradara muda lainnya yang ingin film-nya diputar di bioskop.

Insomnights

Genre: Horror

Sutradara: Witra Asliga & Andri Cung

Morty (Winky Wiryawan) merupakan seorang karyawan yang bekerja keras. Ia juga memiliki kisah cinta yang indah hingga suatu kali tunangannya membatalkan pernikahannya. Morty mengalami frustasi dan akhirnya tidak bisa tidur hingga berhari-hari. Pada saat ia tidak bisa tidur, bukan hanya kegelisahan yang ia rasakan, ia juga merasakan aura menyeramkan di sekitarnya. Film ini di-klaim bergenre thriller, namun apakah thriller namanya jika mereka menampilkan kain kafan dan tali pocong secara eksplisit?

Jujur saya tidak bisa menikmati film ini saat itu saya menonton di bioskop yang terkenal horror dan kebetulan saya nonton di malam hari bersama sekitar 7-8 pengunjung. Ide ceritanya jenius, namun terlalu banyak ‘awkward silence’ yang membuat saya berpikir ‘apa-apaan ini, saya disuruh nonton orang diem?’ Akting dari Winky Wiryawan memuaskan walaupun ia masih belum bisa mengatasai adegan ‘awkward silence’ tadi.

Rawa Kucing

Genre: Drama

Sutradara: Andri Cung

Ayin (Aline Adita) adalah wanita cantik dan kaya keturunan Cina Benteng di Tangerang. Ia memiliki banyak teman yang sering bermain ke rumahnya untuk berpesta. Suatu kali ia mengundang seorang gigolo bernama Welly (Natalius Chendana) di malam ulang tahunnya. Welly ternyata seorang yang tuna rungu dan tuna wicara. Setelah malam itu berakhir, Welly merasa bahwa ia jatuh cinta kepada Ayin. Sementara itu, Ayin yang suka menghambur-hamburkan uang didepak dari keluarganya dan tidak mendapatkan warisan sepeser pun.

Cerita yang sangat bagus, setting juga keren. Film yang tidak kacangan dan tidak ‘maksa’. Akting para pemain sangat bagus dan natural. Mereka membuat saya merasa benar-benar menonton film di tahun 80-an.

Impromptu

Genre: Action

Sutradara: William Chandra

Bercerita mengenai aksi perampokan dan pemerkosaan oleh para penjahat yang berkedok polisi. Mereka mengenakan baju polisi namun emblem-emblem di baju mereka tidak lengkap (ini perlu diperhatikan supaya kita bisa lebih berhati-hati jika ada polisi yang mengaku sedang melakukan razia). Polisi-polisi ini akhirnya dibasmi oleh dua orang pembunuh bayaran.

Ceritanya…jujur saya kurang dapet apa inti dari film ini. Ada politisi, ada polisi, ada Joko Anwar. Jujur benang merahnya kurang kelihatan. Namun di luar segi cerita, film ini sangat luar biasa terutama bagian perlawanan terhadap polisi gadungan. Aksi yang ditampilkan sudah kelas atas dan ‘seksi’. Terlalu brutal sih, but it’s okay.

Overall, ini adalah film yang menarik karena bisa menonton 3 film sekaligus. Akan lebih menarik lagi jika ada benang merah di antara film-film sehingga tidak terkesan ‘kumpulan film pendek’.

 

The author didnt add any Information to his profile yet

  • Published: 573 posts