Friday 09th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“Bullet To the Head”, Nggak Cuma Pistol, Tapi Juga Kapak

posted by Aisyah Nawangsari
“Bullet To the Head”, Nggak Cuma Pistol, Tapi Juga Kapak
Review Rating
Story
Effect
Music

Genre: Action
Director: Walter Hill
Actor:Sylvester Stallone, Sung Kang, Jason Momoa, Sarah Shahi
Release Date: 1 Februari 2013

What We Like :

Aktor kesayangan kita, Slyvester Stallone kembali dengan film action yang ‘dia banget’

What We Dislike :

Nothing special, nothing new

Melihat judulnya saja semua orang tahu kalau film “Bullet To the Head” adalah film tembak-tembakan. Yang mengejutkan, ‘gong’ dari film ini ternyata bukan adu tembak, melainkan duel menggunakan kapak. Yah, walaupun akhirnya tembak-tembakan lagi. Paling tidak penonton tidak dibuat bosan dengan suara letusan pistol dan peluru yang berterbangan.

Walaupun menggaet Sylvester Stallone sebagai pemeran utama, tampaknya film ini tidak begitu sukses di pasaran. Pertama, karena orang lebih memilih menonton Bruce Willis di “A Good Day to Die Hard” dan kedua karena tidak ada yang menarik di film ini. Hanya fans setia Sly saja yang mewajibkan diri mereka untuk menonton “Bullet To the Head”.

Sinopsis

Jimmy Bobo (Sylvester Stallone), seorang pembunuh bayaran merasa dikhianatai oleh orang yang menyewanya. Partner-nya dibunuh dan jika ia tidak beruntung, orang yang menyewanya juga akan membunuhnya. Kebetulan ia bertemu dengan seorang polisi bernama Taylor Kwon (Sung Kang) dan mereka sedang mencari orang yang sama. Jimmy Bobo berencana balas dendam, sedangkan Taylor melaksanakan kewajibannya sebagai polisi untuk menangkap orang yang menyewa Jimmy Bobo (dan menangkap Jimmy juga tentunya).

Pakai kapak juga

Kalau dilihat dari judulnya sih, jelas ini adalah film yang penuh dengan orang-orang yang bermain pistol. Konon orang Amerika suka dengan pistol karena itu banyak film action Amerika yang melibatkan pistol dibanding martial arts seperti orang-orang Asia. Namun ternyata film ini juga menampilak pertarungan kapak antara Sly dan Jason Momoa. Yah, walaupun akhirnya berakhir dengan tembakan, paling tidak penonton tidak melulu mendengar ledakan pistol.

Khas film action

Pemain boleh oke, tapi kalau cerita biasa saja daya jual tentu tidak bisa tinggi. Untuk aksi para aktor memang patut diacungi jempol. Walaupun Sly sudah menua dan kehilangan daya tarik, ia masih bisa bermain dengan sempurna serta mengucapkan beberapa kalimat yang ‘cheesy’.

Sung Kang bermain dengan baik di sini. Ia bisa menciptakan chemistry yang sempurna dengan Sly. Ia dengan natural bermain sebagai polisi muda yang terobsesi untuk memecahkan kasus dan menangkap sang penjahat. Jason Momoa sebagai penjahat juga memainkan perannya dengan baik. Ia berhasil terlihat garang dan penuh ambisi untuk membunuh.

Jalan cerita “Bullet To the Head” tidak ribet, cuma mencari orang yang mengkhianati Jimmy Bobo, akting bagus tapi bukan yang bagus banget, aksi keren, beberapa kalimat sangat ‘cheesy’ khas film action, durasi film juga tidak terlalu panjang, plus aksi seksi dari Sarah Shahi (sebagai anak dari Jimmy Bobo). Sangat direkomendasikan bagi Anda yang menyukai film action dengan cerita yang tidak rumit.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment