Sunday 11th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

Dark Tide: Pakai Hiu Beneran!

posted by Erwind Prasetyo
Dark Tide: Pakai Hiu Beneran!

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Thriller

Director: John Stockwell

Actor: Halle Berry, Olivier Martinez, Ralph Brown

Release Date: 20 Maret 2012

 What We Like : 

Hiu beneran!

 What We Dislike :

Hanya film thriller bertema hiu (lagi)…

Usaha Halle Berry Tunjukkan Ia Belum Tenggelam…
Satu lagi film underdog muncul mengisi menu 21 Cineplex minggu-minggu ini. Dengan judul Dark Tide, ya, film ini memang hanya sekedar film thriller yang berlatar serangan hiu lagi. Ya, film ini kurang bertabur bintang tenar. Dan ya, film ini juga tidak terlalu sukses di Amerika. Catatan Box Office pun menyebutkan bila Dark Tide hanya sukses membukukan pendapatan 432 Ribu Dolar saja. Tapi di luar fakta itu semua, Dark Tide bukan film jelek kok. Malah film ini (menurut saya) punya kelas di atas Deep Blue Sea, untuk ukuran film bertema ikan hiu, masa kini. Saya sampai bingung meletakkan skor bagusnya pengambilan gambar film ini. Karena nyatanya, sangat minim efek visual. Namun justru keren karena banyak pengambilan gambar yang melibatkan ikan hiu beneran, bukannya hasil rekayasa CGI.

Menyaksikan Dark Tide setengah jam durasi pertamanya, seakan Anda menyaksikan sebuah film dokumenter tentang ikan hiu, yang biasa kita saksikan di saluran Discovery Channel, atau Animal Planet. Film yang disutradarai oleh John Stockwell ini menampilkan sosok Kate Mathieson, yang diperankan oleh Halle Berry. Kate adalah mantan peneliti ikan hiu jenis Great White Shark, yang notabene terbesar dan tersadis. Sayang, ia memutuskan pensiun setelah kematian mentornya yang tragis. Apalagi kalau bukan karena serangan ikan hiu. Kini sehari-hari Kate membuka usaha tur keliling pesisir pantai untuk turis-turis, yang ingin melihat kehidupan laut dan sesekali melihat ikan paus, lumba-lumba, atau hiu yang berjenis agak jinak. Cerita mulai bergulir ketika Kate dikunjungi oleh Jeff Mathieson (diperankan Olivier Martinez), mantan partner dan suaminya (meski dalam status setengah pisah). Jeff menawarkan kerjaan berduit banyak untuk Kate, yaitu menjadi pendamping tur privat untuk seorang kaya raya, Brady Ross, dan anaknya. Tujuan mereka simpel, ingin melihat (secara ekstrim) dan menyentuh ikan hiu secara langsung di laut lepas. Tentu saja, awalnya Kate menolak, kalau bukan karena faktor ekonomi yang menjerat, termasuk hutang-hutang usahanya. Hingga setelah berbagai desakan dan saran berdasar akal sehat membelokkan keputusan dan traumanya. Alhasil, dicapailah kata sepakat. Dan mereka bersama pergi dalam serangkaian “wisata” untuk mencari ikan hiu, yang berjuluk The Great White Shark tersebut.

Bagaimana alur ceritanya? Buruk, standar, simpel, dan sangat mudah ditebak. Mereka pergi ke laut, terjadi insiden buruk, kemudian suasana thriller dimulai dengan kegiatan para hiu berburu manusia sebagai menu makanan mereka. Begitu pula yang terjadi di film ini. Jadi jangan harap menemukan alur cerita yang kreatif. Deep Blue Sea (menurut saya) masih merupakan film ikan hiu dengan alur cerita paling kreatif. Hanya satu hal yang saya acungi jempol di film ini. Kendati tak ada aktor berkelas dan Halle Berry pun tak menunjukkan akting terbaiknya, tapi para hiu-hiu di film ini justru pintar “berakting” di depan kamera! Hampir semua adegan dalam film ini menggunakan sosok ikan hiu yang sesungguhnya. Tak ada efek CGI apapun. Sehingga film seakan-akan jadi nyata, dan mirip kombinasi reality show ditambah film dokumenter. Ini sebagai obat penawar bagi Anda yang sudah lebih dulu antipati dengan sekian banyak film ikan hiu yang menggunakan efek grafis 3D CGI. Dan karena faktor ini pula, unsur thriller-nya jadi didapat dengan sukses! Cukup mencekam… Layak ditonton? Saya bilang ya. Lebih sukses mencekam ketimbang film hiu lain yang diakali dengan boneka, replika, atau animasi 3D CGI.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment