Wednesday 07th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

Dredd, Mana 3D-nya?

posted by Utario Esna Putra
Dredd, Mana 3D-nya?

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Action, Fantasy, Science Fiction

Director: Pete Travis

Actor: Karl Urban, Lena Headey, Olivia Thirlby

Release Date: 21 September 2012

 What We Like : 

Setting futuristis dan adegan slow motion yang ciamik

 What We Dislike :

Taktik penyerbuan gedung dan pengamanan sandera kurang realistis

Sayang seribu sayang. Saya bertanya di dalam hati kenapa di Surabaya tidak ada satu bioskop pun yang memutar film yang dibintangi Karl Urban ini dalam format 3D?. Padahal semua efek dan visualisasi yang ditawarkan di sini akan jauh lebih fantastis apabila dilihat dalam bioskop 3D.

Dengan rating 7,7 menurut IMDB dan memang rating tersebut tidak bohong. Saya heran kenapa pemasukan Dredd hanya pada angka 12 juta US$ saja? Apa yang salah? Dredd yang dirilis di Amerika Serikat ini menawarkan aksi, visuaslisasi, dan tata suara yang memanjakan penonton. Untuk sebuah film laga Dredd jauh dari kesan gagal.

Cerita

Dikisahkan Amerika Serikat di masa depan. Tidak banyak tempat bisa dihuni karena tandus dan terkontaminasi radiasi berbahaya. Hanya sedikit tempat yang bisa dihuni, salah satunya Mega City One. Di tempat yang dihuni 800 juta jiwa ini, 17000 kejahatan dilaporkan setiap harinya. Hanya 6% yang bisa ditangani. Penegakan hukum ditangani oleh para judgeJudge yang berarti hakim, bertindak sebagai polisi, jaksa, hakim dan eksekutor.

Sebagai lakon utama, Judge Dredd di sini bertugas mengawasi hakim baru Rookie Judge Anderson. Awalnya mereka hanya menyelidiki pembunuhan berantai di sebuah gedung berlantai 200 (iya 200, saya tidak kelebihan angka nol). Ternyata mereka harus berhadapan dengan gangster pengedar narkoba. Sialnya Ma-Ma, sang ketua gangster menutup seluruh akses gedung. Judge Dredd dan Anderson harus bertaruh nyawa untuk dapat keluar dari tempat itu.

The Raid

Begitu adegan pintu gedung tertutup, saya langsung bertanya dalam hati. “Could it be?”. Ternyata benar. Saya merasa deja vu dengan plot cerita The Raid. Ini plot yang sama ketika aparat penegak hukum harus berrjuang menuju lantai teratas gedung untuk menumpas panjahat dan menyelamatkan diri mereka.

http://i2.listal.com/image/4289314/600full-dredd-screenshot.jpg

Siapa mencontek siapa? The Raid dirilis Maret 2012, sedangkan Dredd dirilis September 2012. Namun produksi Dredd dimulai lebih dulu daripada The Raid.

Meskipun berbagi plot yang sama di bagian ini, keduanya menawarkan 2 hal yang berbeda. The Raid menawarkan aksi silat dengan koreografi yang luar biasa. Di satu sisi Dredd menawarkan suasana pertempuran close quarter battle masa depan. Anda akan melihat peralatan dan senjata yang belum ada di masa kini.

Akting

Baik Karl Urban dan Olivia Thirlby menampilkan perannya dengan sangat cemerlang. Kita sorot dulu Karl Urban. Beberapa mencibir aktingnya yang kaku dan tanpa ekspresi. Tapi itulah Dredd dan Karl mampu menerjemahkan sosok Dredd dengan sebenar-benarnya: kaku, tangguh, dan minim emosi.

Sosok Anderson sebagai Rookie Judge mampu menarik pujian. Meskipun minim jam terbang, tapi dia melakukan tugasnya dengan tanggung jawab dan totalitas. Ini membuat Olivia Thirlby mendapat kesan jauh hanya sebagai pemanis film.

Saya melihat besarnya potensi pengembangan karakter baik untuk Dredd dan Anderson. Mungkinkah ada sekuelnya? Kita lihat saja nanti.

Slow Motion

Alkisah Ma-Ma mengedarkan obat bius bernama “slow-mo”. Obat ini mengakibakan penggunanya merasakan sensasi waktu yang melambat hingga 1% dari kecepatan normal. Dalam Dredd, sensasi slow motion ini diterjemahkan ke dalam visualisasi dan tata suara yang luar biasa cantik!

http://i2.listal.com/image/4289329/600full-dredd-screenshot.jpg

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment