Sunday 11th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

Go For It, Kisah Kegalauan Si Penari

posted by Rani Sukma
Go For It, Kisah Kegalauan Si Penari

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Dance, Drama, Musical

Director: Carmen Marron

Actor: Aimee Garcia, Derrick Denicola, Gina Rodriguez

Release Date: 12 Oktober 2012

 What We Like : 

Memberi motivasi untuk jangan menyerah menggapai impian meskipun banyak hambatan.

 What We Dislike :

Akting pemain biasa saja, koregrafi yang tidak berkarakter, masalah yang berlarut-larut.

Satu lagi film dance yang tayang di bioskop Indonesia setelah Step Up 4: Revolution dan Streetdance 2. Kali ini film tersebut berjudul Go For It. Film ini merupakan garapan Lionsgate dan disutradarai oleh Carmen Marron.

Berbeda dari film dance biasanya yang selalu menonjolkan koreografi yang menakjubkan dan musik yang menggedor jantung, Go For It menampilkan film dance dari sisi lain yaitu kehidupan pribadi si penari.

Sinopsis

Carmen (Aimee Garcia) adalah seorang siswa yang bekerja di sebuah supermarket. Diantara aktivitasnya yang biasa-biasa saja itu, Carmen sangat suka menghabiskan malamnya untuk bernari di club kecil Chicago.

Carmen kemudian mendapat kesempatan untuk masuk sekolah tari di California. Tentu dia sangat senang mendapat kesempatan ini karena dapat mewujudkan impiannya. Namun dia menjadi galau, masalah pribadinya membuatnya mengurungkan niat.

Masalah pertama adalah diskorsnya dia dari sekolah karena berkelahi. Dia dituduh menyontek kertas ujian milik temannya. Hal ini memicu pertengkaran dengan keluarganya. Ayah Carmen begitu kecewa karena dia diskors. Keluarga Carmen berasal dari ekonomi kelas bawah sehingga ayah Carmen berharap dia sekolah yang baik agar tidak bernasib seperti ayahnya. Pertengkaran Carmen dan ayahnya ini juga memicu pertengkaran saudara-saudaranya.

Masalah yang kedua adalah tewasnya sahabat Carmen, Gina (Gina Rodriguez), karena kekerasan yang dilakukan pacarnya. Awalnya Carmen sudah memperingatkan Gina untuk mejauhi pacarnya sejak Carmen melihat luka besar di lengan Gina. Namun Gina tidak mengindahkan peringatan Carmen sampai akhirnya dia tewas terbunuh secara tidak sengaja. Hal ini membuat Carmen merasa sangat sedih dan kesepian.

Masalah yang ketiga adalah putusnya hubungan Carmen dengan lelaki yang dia cintai, Jared (Derrick Denicola). Ketika Carmen memutuskan untuk rujuk dengan Jared, betapa terkejutnya Carmen ternyata Jarednya sudah memiliki gandengan lain.

Masalah-masalah kehidupan yang dialami Carmen membuatnya membatalkan niat untuk masuk sekolah tari di California. Hanya gurunya di sekolah lah yang masih tetap menyemangatinya. Akankan Carmen tetap pergi ke California?

Tidak sesuai harapan

Bayangan saya ketika membeli tiket Go For It, film ini akan sekeren Step Up 4: Revolution atau Streetdance 2. Pembukaannya filmnya pun masih wow seperti kedua film tersebut. Namun setelah itu ternyata film ini mengecewakan.  Di awal hanya ada scene yang singkat saat Carmen menari di club kecil Chicago. Koregrafinya pun tidak bagus dan musiknya biasa-biasa saja.

Kemudian film dilanjutkan dengan cerita masalah pribadi Carmen dan kegalauan Carmen untuk masuk sekolah tari. Scene tarinya tidak banyak, koreografinya lemah serta tidak punya karakter. Apabila dibandingkan dengan Step Up 4: Revolution dan Streetdance 2, Go For It berada di level tiarap.

Film ini mengecewakan siapa saja yang punya harapan melambung pada film dance. Ceritanya juga bak sinetron Indonesia, masalah yang berlarut-larut dan tiada habisnya. Saya pun merasa bosan dan mengantuk ketika menonton Go For It. Scene dance boom yang ditunggu-tunggu ternyata tidak ada sepanjang film.

Pemain-pemainnya juga memiliki skill akting yang biasa-biasa saja. Bahkan pemain utamanya si Aimee Garcia juga memiliki skill tari yang tidak terlalu oke. Tariannya terasa hambar dan tidak memiliki karakter. Saya tidak mengerti mengapa dia dipilih sebagai pemeran utama dari film ini.

Namun ada satu pesan positif yang saya ambil dari Go For It. Meskipun banyak hambatan yang menghalangi, jangan pernah putus asa dalam menggapai impian!

Trailer Go For It


Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment