Wednesday 07th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“Hansel & Gretel: Witch Hunters”, Definisi Baru Sebuah Dongeng

posted by Utario Esna Putra
“Hansel & Gretel: Witch Hunters”, Definisi Baru Sebuah Dongeng

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Action, Fantasy, Horror, Comedy

Director: Tommy Wirkola

Actor: Jeremy Renner, Gemma Arterton, Famke Janssen, Pihla Viitala

Release Date: 23 Januari 2013 (Surabaya), 25 Januari 2013 (USA)

 What We Like :

Banyak gadget modern yang dibuat tradisional. Efek luar biasa. Tommy Wirkola memberi definisi baru tentang dongeng Hansel dan Gretel

 What We Dislike :

Tidak jelas kenapa penyihir hitam selalu berwujud seperti itu

Siapa yang tidak tahu dongeng Hansel dan Gretel? Setidaknya orang tua atau guru TK kita pernah membacakannya. Dikisahkan Hansel dan Gretel bersaudara terperangkap di rumah penyihir yang terbuat dari kue. Lalu mereka akhirnya dapat meloloskan diri dan membunuh penyihir tersebut. Ternyata dalam film ini sutradara Tommy Wirkola sukses membuat extended version-nya.

Sinopsis

Pernah tersekap di rumah penyihir jahat dan berhasil membunuhnya, Hansel dan Gretel bersaudara tumbuh menjadi pemburu penyihir. Dan perburuan penyihir menjadi bisnis yang menjanjikan bagi mereka. Popularitas dan kekayaan mengalir deras sampai suatu saat ketika buruan menjadi pemburu. Hansel dan Gretel harus menyelamatkan diri dari buruan para penyihir jahat. Dan mereka harus berhadapan dengan bos penyihir yang memegang rahasia masa lalu mereka yang misterius.

Modern dalam Tradisional

Jadi dari trailer-nya saya teringat film lain tentang pemburu monster: “Van Helsing” dan “The Brothers Grimm”. Meskipun berlatar Eropa abad ke 19, kita disuguhkan gadget yang melampaui jamannya. Senapan otomatis (lebih tepatnya crossbow otomatis), gatling gun, senapan karaben, dan shotgun. Dari sisi persenjataan memang Van Helsing lebih canggih dan lengkap.

http://www.neontommy.com/sites/default/files/Hanselgretel2.jpg?1346962890

Crossbow otomatis dan shotgun

http://0.tqn.com/d/horror/1/0/J/Q/1/-/Hansel-and-Gretel-Witch-Hunters-04.jpg

Gatling gun

Seringan Popcorn

Barangkali Tommy Wirkola memang ingin membuat film yang ringan. “Hans and Gretel: Witch Hunter” memiliki ide yang ringan, seringan popcorn malahan. Tak heran durasinya hanya 88 menit.

Saya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan dari segi cerita. Dan karena tidak dikembangkan, jadinya banyak sekali bagian yang membuat penonton bertanya-tanya, mengambang. Padahal sekali lagi durasinya hanya 88 menit. Tambahio sedikitlah untuk menjelaskan mengapa Hansel dan Gretel tidak mempan disihir. pa anak penyihir otomatis jadi penyihir? Untuk apa anak kecil yang diculik, dimakan ataukah dihorbankan? Dan pertanyaan terbesar saya adalah kenapa tampangnya penyihir jahat buruk rupa dan suaranya enggak banget? Mestinya hal-hal tersebut bisa lah disentuh andaikan durasinya ditambah barang 10 sampai 15 menit. Toh sempat cerita mengalir hampa di tengah durasi.

Hansel & Gretel: Witch Hunters Screenshots

“Ok, habis gini ngapain ya? No idea…”

Jadi tidak salah kan kalau saya bilang seringan popcorn? Durasi pendek dengan cerita yang “berlubang” di tengah.

Aktor

Jangan khawatir, mata Anda akan dimanjakan sepanjang 88 menit. Seluruh pemeran uatama dan pembantu enak dipandang (enak aja atau enak banget?). Kita lihat satu per satu.

Gemma Arterton in 'Hansel & Gretel: Witch Hunters'.

Gemma Arterton

Puas…puas…puas! Puas sekali bisa melihat Gemma mdibalut pakaian kulit ketat sepanjang film. Tidak selalu kulit sih tapi pakaian lainnya juga hmmmmm….yummy!

 

http://www.hollywoodoutbreak.com/wp-content/uploads/2013/01/girl1-350x233.jpg

Matanya ke mana?

Ada lagi tante Femke Janssen. Meskipun dia tante yang hot, tapi saya kehilangan selera karena melihat dia lebih banyak tampil dalam wujud penyihir jahat. Bukannya tante seksi…

http://fantasyfilmscoop.org/wp-content/uploads/2012/12/Famke-Janssen-talk-on-Muriel.jpg

Wujud jahat (kiri) dan seksi (kanan)

 

Ya ya ya buat kaum hawa inilah dia Jeremy Renner. Saya tidak tahu apakah penampilannya di sini cukup memuaskan Anda. Tapi kostum dan stunt yang ditampilkan di film ini sangat oke. Mengingatkan saya saat dia berperan sebagai Hawkeye dalam “The Avenger”

http://www.aceshowbiz.com/images/news/jeremy-renner-s-hansel-and-gretel-witch-hunters.jpg

Jeremy Renner

Kenapa dia memakai shotgun? Saya lebih sreg bila dia kembali memakai busur dan panah seperti Hawkeye. Ngomong-ngomong tentang shotgun yang dia gunakan, saya yakin sekali kalau itu cuma Remmington 870 biasa yang diberi aksesoris sehingga terlihat kuno (padahal nggedebel).

Aktor terakhir yang saya tunjukkan ini sangat istimewa. Dia bukan pemeran uitama. Kemunculannya jarang-jarang saja. Tapi begitu istimewanya penampilannya di film ini membuat hati saya tergerak untuk googling gambar-gambarnya yang lain. Dialah Pihla Viitala. aktor asal Finlandia ini mampu menucri perhatian penonton (atau mencuri hati lebih tepatnya?)

http://static.xaluan.com/images/news/Image/2013/01/23/850ff951ccfb0e.img.jpg

Pihla Viitala

http://25.media.tumblr.com/tumblr_m9ubyeac3i1qm6i8oo1_500.gif

“Ssssst jangan bilang apa-apa lagi”

Layak Tonton

Dengan ini saya simpulkan “Hansel and Gretel: Witch Hunter” layak tonton. Film ini sangat menghibur tapi akan dilupakan beberapa minggu ke depan.

http://s2.postimage.org/dq6h8zt3d/hansel_and_gretel_witch_hunters_poster1.jpg

 

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment