Wednesday 07th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“Oblivion”, Konspirasi Besar Akhir Dunia

posted by Aisyah Nawangsari
“Oblivion”, Konspirasi Besar Akhir Dunia
Review Rating
Story
Effect
Music

Genre: Sci-fi
Director: Joseph Kosinki
Actor: Tom Cruise, Morgan Freeman, Olga Kurylenko, Andrea Riseborough
Release Date: 10 April 2013

What We Like :

Suguhan sci-fi yang memuaskan dengan pertarungan yang seru. Tokoh tidak banyak, sehingga penonton bisa fokus.

What We Dislike :

Cerita klasik, begitu keluar dari bioskop penonton akan melupakan film ini

Jelas “Oblivion” bukanlah film terbaik di tahun ini walaupun studio bioskop dipenuhi oleh penonton. Nama Tom Cruise mengundang banyak orang untuk menyesaki bioskop demi melihat aksinya sebagai teknisi robot di “Oblivion”. Sayangnya apa yang mereka saksikan tidak sesuai dengan harapan mereka. Bukan, bukan buruk, hanya tidak setinggi ekspektasi mereka. Film ini masih worth it untuk ditonton, apalagi jika ditonton menggunakan teknologi 3D.

Oblivion-07

Sinopsis

Bumi diserang oleh alien. Manusia yang kelabakan berperang dengan para alien akhirnya memutuskan untuk menggunakan senjata mereka yang paling berbahay, nuklir. Berhasil. Namun akibatnya bumi tidak bisa lagi ditinggali. Sebagian manusia yang masih hidup memutuskan untuk pindah ke Titan, bulan terbesar di planet Saturnus. Jack Harper (Tom Cruiser) memiliki misi sebelum pindah ke bulan, ia harus melakukan penyisiran di bumi dan membasmi alien-alien yang masih tersisa. Untuk melakukan misi itu, ia dihapus ingatannya supaya tidak terbebani oleh masa lalu dan untuk selalu memikirkan masa depan.

Oblivion-08

Ditemani oleh Victoria (Andrea Riseborough), Jack melakukan patroli setiap hari. Suatu kali Jack menemukan seorang awak kapal yang masih hidup tetapi tertidur di kapsul. Ia merasa harus menyelamatkan orang itu karena ia sering muncul di ingatan Jack. Awak kapal bernama Julia (Olga Kurylenko) itu mengenali Jack dan mengantarkan Jack pada Malcolm Beech (Morgan Freeman), salah satu dari manusia yang tidak pindah ke Titan maupun tidak dihilangkan ingatannya…

Oblivion-06

Klasik

Cerita konspirasi memang terkadang membuat penonton bertanya-tanya di awal film. Namun hanya ada dua akhir di film konspirasi yaitu: 1) penonton menganga tidak percaya dengan siapa penjahat yang sebenarnya, saat keluar dari bioskop mereka masih membicarakan ketidakpercayaan mereka; 2) penonton pergi dari bioskop dengan tenang dan kemudian melupakan film itu. Sayang seribu sayang, “Oblivion” adalah film konspirasi dengan ending nomor 2.

Oblivion-31

Dari segi cerita memang “Oblivion” memiliki kekurangan, namun bukan berarti tidak menarik untuk disimak. Dengan lihai Joseph Kosinski menyelipkan bumbu percintaan sehingga film ini memiliki sedikit warna. Berkat percintaan itu pula cerita di film ini terlihat lebih natural dan manusiawi. Kasih sayang dan rasa cemburu itu tidak bisa lepas dari manusia tidak peduli seberapa canggih gadget yang ia miliki dan seberapa banyak ia bergaul dengan robot.

Oblivion-32

Visual yang sempurna

Berbicara tentang film sci-fi tidak akan lepas dari visual dari film itu sendiri. Saya yakin semua penonton sepakat bahwa teknologi visual film ini sempurna. Joseph Kosinski adalah sutradara yang masih muda sehingga saya yakin ia akan menggunakan teknologi terkini untuk mengerjakan filmnya ini. Kabarnya ia menggunakan kamera terbaru Sony yaitu CineAlta F65. Pengerjaan efek CGI juga dilakukan dengan sempurna. Penciptaan sebuah pesawat multifungsi dan robot-robot sebenarnya juga terkesan klasik, hampir di semua film sci-fi ada objek seperti ini, namun objek-objek tersebut cukup menyegarkan mata.

Oblivion-01

Selain visual, Joseph juga menggunakan efek suara untuk membuat penonton ikut merasa tegang di scene-scene tertentu. Trik ini berhasil. Tanpa penambahan efek ini, semua visual yang hebat itu akan sia-sia. Overall, film ini cukup menarik untuk ditonton, namun jangan berharap terlalu tinggi.

Oblivion-02

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment