Friday 02nd December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“Parker”, Menghibur Sejak Masih Berjudul “Payback”

posted by Utario Esna Putra
“Parker”, Menghibur Sejak Masih Berjudul “Payback”

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Action, Crime, Thriller

Director: Taylor Hackford

Actor: Jason Statham, Jennifer Lopes, Michael Chiklis, Emma Booth

Release Date: 25 Januari 2013 (USA)

 What We Like : 

Penggemar Jason Statham harus menonton film ini. Semua stereotip yang melekat pada Jason bisa ditemukan di sini

 What We Dislike :

Jalan cerita yang bisa ditebak. Karakter yang kurang berkembang

Sudah 8 kali Hollywood mengadaptasi serial novel karangan Donald E. Westlake. Mungkin kita terlalu muda untuk sempat membacanya, tapi saya beri petunjuk. Kalau Anda pernah menonton “Payback” (1999) yang dibintangi Mel Gibson berarti Anda termasuk orang-orang pilihan yang sempat menonton salah satu dari delapan film adaptasinya. Selamat!

Jadi jangan heran kalau merasa deja vu ketika membandingkan “Parker” dan “Payback”. Tidak ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik ide orisinil kok. Memang keduanya diadaptasi dari novel yang sama. Film lain yang mengadaptasi novel yang sama adalah:

  • “Made in USA” (1966)
  • “Point Blank” (1967)
  • “Mise a sac” (1967)
  • “The Split” (1968)
  • “The Outfit” (1973)
  • “Slayground” (1983)
  • “Payback” (1999)
  • “Parker” (2013)

Sinopsis

Seorang pencuri yang memiliki kode etiknya sendiri dikhianati kawan-kawannya. Tak hanya itu, dia juga dibunuh untuk menghilangkan jejak. Bangkit dari kematian, sang pencuri pun menuntut balas. Dengan bantuan wanita yang merupakan orang dalam sindikat perampok tersebut, dia memulai misinya: merampok para perampok.

Jason Statham Bintangnya

Logat yang khas, akting yang begitu-begitu, dan gaya berkelahi yang oke apa lagi yang bisa dikupas dari aktor asal Derbyshire, Inggris? Dan “Parker” sangat cocok diperankan Jason. Mengapa? Harusnya tidak sulit bagi Jason untuk memerankan orang yang “bangkit” dari kematian. Dia sudah pernah melakukannya…dua kali! Yaitu di “Crank” (2006) dan “Crank: High Voltage” (2009). Kalau urusan curi-mencuri lebih berpengalaman. Dari awal karir filmnya, aytiu: “Lock, Stock, and Two Smoking Barrels” (1998) dia sudah berurusan dengan para bandiot. Berlian, emas, senjata antik apa yang belum dia jabanin?

Jadi “Parker” ini cukup menyimpulkan stereotip yang melekat pada diri Jason Statham.

Sosok Parker di film ini sebagaimana yang digambarkan Donald E. Westlake dalam lebih dari 20 novelnya, entah bagaimana berangsur-angsur menjadi lebih lembek. Saya sudah sebutkan ketujuh film yang engadaptasi serial novel yang sama. Karakter Parker semakin lama semakin tidak segahar film pendahulunya (pengecualian pada “Point Blank”). Saya tidak bermaksud bahwa Jason Statham tidak gahar, tapi dibandingkan Porter dalam “Payback” tentu Anda bisa merasakan bedanya. Di sini Parker sangat menonjolkan apa yang dia sebut prinsip. Jalan kehidupan, the golden way. Jadi sekarang Jason main film yang penuh filosofis? Ini menggelikan karena seingat saya apa yang Jason lakukan di film-film sebelumnya adalah hajar dulu baru bertanya.

Jadi sekarang dia mau menjadi samurai seperti “The Last Samurai” tapi latar belakangnya pencuri? Semoga beruntung Bung Jason.

J-Lo: Penting tapi Tidak Perlu

Ini apa lagi maksudnya? Begitu saya melihat Jennifer Lopez dalam jajaran pemeran film, saya kira dia mendapat peran sebagai kekasih Parker. Ternyata saya salah. Dia memang pemanis tapi eksistensinya di film ini tidak perlu. Bahkan kalau mau apabila karakternya dihilangkan jalan cerita tidak berubah signifikan. Ini absurd karena Parker sudah punya cewek. Claire (Emma Booth) namanya.

http://cdn.gofobo.com/files/news/Screen%20shot%202013-01-18%20at%201.11.43%20PM.png?1358543515

Ini Claire pacar Parker. Kehadirannya tidak penting, tapi dia sering melucuti bajunya sepanjang film

Dengan adanya Claire, Leslie (Jennifer Lopez) nampak putus asa. Berumur kepala empat, janda cerai, banyak hutang, miskin, dan masih tinggal dengan orang tuanya dia selalu PDKT ke Parker. Padahal Parker juga selalu menolak. Jadinya nasib Leslie begitu menyedihkan di layar kaca. Tapi jangan salah. Penonton masih bisa terhibur saat Leslie menari striptis….untuk sekedar meyakinkan bahwa dia tidak memakai alat penyadap. Ada saja usaha sutradara Taylor Hackford untuk memberdayakan “bakat” diva satu ini.

http://www2.tboextra.com/mgmedia/image/630/354/246814/film-review-parker/

Parker tampak tidak begitu senang

Tak Terduga

Saya mendapat kesan hampir semua karakter di film ini bandel. Mereka melakukan hal yang tak terduga tidak dilakukan. Lihat saja Claire. Dia cukup merepresentasikan stereotip cewek pirang yang bodoh. Namun waktu ada penculikan, tiba-tiba IQ-nya meningkat dan dia cukup cerdas untuk dapat menghindar. Leslie secara aneh nampak biasa saja menghadapi orang ganas yang bangkit dari kubur. Melander (Michael Chiklis) secara menakjubkan selalu waspada bahkan saat dia tidak mengantisipasi bangkitnya Parker.

Yah apa lagi yang bisa Anda harapkan dari Jason Statham?

http://cdn02.cdn.justjared.com/wp-content/uploads/headlines/2011/01/jason-statham-covers-mens-journal-february-2011.jpg

Apa yang Anda harapakan dari pria paling tangguh di Hollywood?

Secara keseluruhan film ini sangat menarik. Nampaknya produser sangat bijak mengahbiskan dana. US$30 juta pantas untuk menghasilkan film seperti ini. Tidak ada kejutan.

http://www.indiewire.com/static/dims4/INDIEWIRE/06f4af2/4102462740/thumbnail/680x478/http://d1oi7t5trwfj5d.cloudfront.net/3a/5ed6400c1011e2914b22000a1d0930/file/parker-debut-poster-IGN-header.jpg

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment