Sunday 04th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

Sammy’s Adventure 2 3D, Mereka Keluar dari Layar!

posted by Aisyah Nawangsari
Sammy’s Adventure 2 3D, Mereka Keluar dari Layar!

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Adventure

Director: Ben Stassen

Actor: Pat Carroll

 What We Like : 

konflik di tengah-tengah cerita yang menarik, mereka akan keluar dari layar bioskop Anda

 What We Dislike :

ending bisa ditebak, animasi yang biasa jika Anda tidak menonton dalam format 3D

Jika Anda ingin melihat kuarium yang berpindah ke bioskop, film Sammy 2 3D sangat saya rekomendasikan! Film ini benar-benar mengubah bioskop menjadi akuarium dengan makhluk-makhluk laut yang benar-benar keluar dari layar. Terlepas dari ceritanya yang sangat konyol dan kekanak-kanakan, film ini layak untuk ditonton karena selain efek 3D yang keren, ia juga memiliki teknik coloring yang bisa menyegarkan mata.

Film Sammy 2 3D bercerita mengenai penyu (kura-kura laut) yang tertangkap manusia di pantai. Ada 4 penyu yang tertangkap, yaitu Sammy, Ray, Ella, dan Ricky. Jika Anda membayangkan tokoh Sammy, sang pemeran utama adalah tokoh yang imut dan menggemaskan seperti yang ada di poster atau di featured image artikel ini, maka Anda perlu berhati-hati dalam ‘membayangkan’ tokoh-tokoh film. Sammy merupakan penyu tua yang tertangkap oleh manusia beserta Ray sahabatnya yang juga sudah kakek-kakek. Tanpa disangka-sangka dua cucu mereka, Ella dan Ricky juga ikut tertangkap oleh manusia tersebut.

Di kapal manusia yang menangkap mereka, mereka bertemu dengan lobster yang memiliki kepribadian ganda (ini merupakan penciptaan tokoh yang jenius menurut saya) bernama Lulu, serta seekor ikan buntal bernama Jimbo.

Ketika sampai tujuan, ternyata mereka dimasukkan ke dalam akuarium laut di dubai. Dan begitu masuk ke dalam akuarium, mereka menyadari bahwa Ella dan Ricky sudah tidak bersama mereka lagi. Ella dan Ricky awalnya bersembunyi di kapal, sehingga mereka terbuang ke laut lepas dan tidak ikut masuk ke dalam akuarium.

Di dalam akuarium, mereka harus berhadapan dengan penguasa akuarium bernama Big D yang ternyata hanyalah seekor kuda laut yang kecil. Big D merupakan penguasa yang tidak mengijinkan siapa pun keluar dari akuarium tanpa petunjuk darinya. Dengan menghiraukan Big D, Sammy dan Ray mencari cara sendiri untuk keluar dari akuarium demi mencari Ella dan Ricky. Sementara Ella dan Ricky bertemu dengan gurita kecil ketika berada dalam perjalanan mencari kakek-kakek mereka.

Cerita klasik namun menarik

Cerita dari Sammy 2 sendiri sangat klasik dan bisa kita temukan di buku anak-anak. Petualangan dua anak kecil untuk menyelamatkan keluarganya. Walaupun sudah mengetahui ending-nya yang khas ending cerita anak-anak, namun di tengah-tengah cerita kita dibuat penasaran dengan apa yang akan dilakukan ikan-ikan ini untuk melarikan diri dari akuarium raksasa ini. Serta mengapa mereka tetap ingin keluar padahal di situ mereka diberi makan cukup dan akuariumnya juga tidak terlalu sempit.

Cerita ini juga dibumbui sedikit thriller ketika Ella dan Ricky berpertualang di laut bebas yang penuh dengan ikan-ikan bergigi tajam pemakan daging.

Mereka keluar dari layar!

Berbeda dengan film 3D yang biasanya saya tonton, ikan-ikan serta makhluk laut lainnya di film ini benar-benar keluar dari layar. Mungkin jika Anda anak-anak, Anda sudah mengulurkan tangan untuk menangkap makhluk-makhluk lucu tersebut (di film ini mereka divisualisasi dengan lucu dan imut).

Dengan teknologi 3D, mereka benar-benar menyulap bioskop menjadi akuarium. Yah, walaupun lama-lama Anda akan merasa pusing dengan makhluk-makhluk itu melayang di hadapan Anda, namun teknologi mereka perlu diacungi jempol!

Pesan moral

Bagi Anda, film ini akan menyadarkan betapa tersiksanya hewan-hewan yang berada di kandang/akuarium di tempat-tempat wisata yang biasanya Anda kunjungi. Bagi anak-anak yang menonton ini, film ini bisa menjadi pembelajaran dini bagi mereka untuk menyayangi binatang.

Yah, ketika melihat film ini Anda akan melihat betapa kejamnya manusia. Memanfaatkan hewan untuk keperluan komersil. Tapi bukankah hewan memang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia? Itu tergantung prinsip Anda masing-masing.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment