[alert style='3'][row][span4]
[icon icon_name='film'] Review Rating
[/span4]
Genre: Action, Science Fiction
Director: Marc Webb
Actor: Andrew Garfield, Emma Stone, Rhys Ifans
Release Date: 3 Juli 2012[/row]
[icon icon_name='thumbs-up'] What We Like :
Pendalaman karakter yang mendalam, jalan cerita yang mengalir bagus, efek yang halus, aksi pertarungan yang menegangkan dan seru, teknologi yang canggih
[icon icon_name='thumbs-down'] What We Dislike :
Adegan ciuman terlalu lama, kemampuan Spider-Man yang sedikit janggal
[/alert]
Ya…Spidey kembali beraksi di layar lebar. The Amazing Spider-Man merupakan salah satu film paling dinanti-nanti di tahun 2012 dan di bulan Juli. Sedikit informasi, The Amazing Spider-Man bukanlah Spider-Man 4 ataupun kelanjutan trilogi Spider-Man sebelumnya. Marc Webb membuat film ini dengan mengangkat sisi lain dari Peter Parker. Jika trilogi Spider-Man sebelumnya mengangkat Peter Parker saat kuliah dan Mary Jane, kali ini Parker berlatar sebagai murid SMA dan di film ini sama sekali tidak ada Mary Jane, melainkan Gwen Stacy. Spider-Man di film ini membuat jaringnya bukan dari kemampuan murni hasil gigitan, melainkan dari sebuah alat yang dibuatnya sendiri dengan mengadaptasi temuan dari ayahnya. Bila Movie Mania bingung manakah cerita yang asli dari Spider-Man, maka jawabannya adalah dua-duanya sama-sama asli, karena Marvel membuat 2 versi cerita dari Spider-Man.
Film dimulai dengan masa kecil Peter Parker yang menemukan kantor ayahnya (Richard Parker) yang sudah berantakan. Sontak, ayahnya mengerti apa yang sedang dikejar oleh orang misterius tesebut lalu melarikan diri ke rumah paman dan bibi (Ben dan May) dari Peter Parker, disana Peter dititipkan dan dengan segera orang tua Peter (Richard dan Mary) pergi dan tidak pernah kembali hingga Peter beranjak SMA. Saat sedang membantu pamannya, Ben, Peter menemukan tas tua milik ayahnya dan dengan segera membukanya, disana Peter menemukan dokumen rahasia milik ayahnya berupa algoritma kunci sebagai pemecah masalah untuk temuan yang dibuat oleh Richard Parker dengan rekannya, Dr. Curt Connors.
Peter mulai menyelidiki tentang hilangnya keberadaan orang tuanya dan semua pencarian Peter menuju ke OSCORP (kantor dari Richard Parker) dan Dr. Curt Connors. Ternyata di OSCORP, Peter bertemu dengan Gwen (teman sekelas sekaligus wanita yang selalu diperhatikan oleh Peter) yang ternyata menjadi ilmuwan di OSCORP. Peter masuk ke ruang khusus peneliti dan menemukan beribu-ribu laba-laba sedang memintal jaringnya. Tanpa disadari, ternyata ada 1 laba-laba eksperimen yang hinggap di tubuh Parker dan menggigitnya. Peter menemui Dr. Curt Connors dan memberitahu algoritma kunci dari eksperimen yang sedang dikembangkannya. Segera Peter menyadari mempunyai tenaga yang besar, mampu mempunyai indera sensitif yang lebih, dan mampu memanjat dinding (kecuali mengeluarkan jaring dari tangannya). Jiwa remajanya mulai muncul dan menggunakan kekuatannya tidak dengan bijak, hingga akhirnya Peter bertengkar dengan pamannya dan Peter kabur. Saat pamannya mencari Peter, Ben bertemu dengan seorang penjahat dan menembaknya. Peter yang melihatnya segera menghampiri pamannya yang tersungkur.
Di sisi lain, Dr. Curt Connors yang sedang terdesak oleh OSCORP untuk menguji serum peningkat daya sembuh manusia yang sudah dilengkapi dengan algoritma yang dikasih oleh Peter. Ditambah dengan hasrat ingin menumbuhkan lagi lengannya yang putus akibat kecelakaan, Connors memberanikan diri menguji coba serum tersebut dan jadilah The Lizard. Peter yang setelah kematian pamannya menjadi dendam dengan orang yang telah menembak pamannya, membuat kostum sendiri dan menjadi Spider-Man. Spider-Man mulai membasmi kejahatan (dengan cara yang brutal) hanya untuk mencari penembak pamannya. Tapi hasrat dendam tersebut mulai terlupakan ketika The Lizard muncul di tengah kota. Spider-Man terus mengikuti The Lizard hingga ke tempat persembunyiannya. Terjadilah pertarungan menegangkan disana dan Spider-Man berhasil lolos, tapi Peter / Spider-Man meninggalkan kameranya di tempat persembunyian Connors / The Lizard dan ditemukan oleh The Lizard. Dari situ diketahui dibalik topeng Spider-Man adalah Peter Parker.
The Lizard mulai memburu Peter Parker hingga ke sekolahnya. Gwen yang telah mengetahui (sebenarnya dikasih tahu oleh Peter) bahwa Peter adalah Spider-Man, membantu Peter dengan membuat serum penangkal di laboratorium OSCORP. Di gedung OSCORP inilah pertarungan sengit terjadi antara Spider-Man dan The Lizard. The Lizard ingin menyebarkan serum kadalnya ke seluruh kota tapi Spider-Man menghadangnya. Akhir cerita serum penangkal berhasil dibuat dan disebarkan melalui udara, Dr. Connors pun menjadi normal lagi dan dipenjara. Setelah lagu akhir dari film ini berakhir, terdapat adegan pendek, yaitu Dr. Connors yang baru masuk penjara bertemu sosok misterius dan menanyakan tentang profil Peter, tetapi Dr. Connors menolak. Dan kemungkinan sosok ini akan menjadi lawan dari Spider-Man di The Amazing Spider-Man 2.
Fondasi Cerita Yang Tidak Bisa Hilang
Sama seperti trilogi Spider-Man sebelumnya, dalam The Amazing Spider-Man, OSCORP dimiliki oleh Norman Osborn, tetapi tidak diangkat mendalam dalam film ini.
Dari pengamatan saya, memang ada beberapa dasar cerita yang mirip dengan Trilogi Spider-Man sebelumnya, seperti kekuatan Peter yang meningkat drastis akibat digigit laba-laba eksperimen (kecuali kemampuan mengeluarkan jaring dari pori-pori kulitnya), lalu pertengkaran paman Ben dengan Peter yang mengakibatkan tertembaknya paman Ben, pembunuh paman Ben adalah penjahat yang sebelumnya telah ditolong oleh Peter, dan kata-kata bijak yang disampaikan oleh paman Ben untuk Peter, memang kata-katanya tidak sama persis, tetapi intinya sama, yaitu “tanggung jawab atas kemampuan yang dimiliki.” Adegan-adegan tersebut sepertinya memang dasar dari lahirnya Spider-Man, sehingga tidak bisa dipisahkan dari film Spider-Man.
Pendalaman Karakter Memuaskan
Harus saya akui bahwa The Amazing Spider-Man mempunyai pendalaman karakter yang sangat bagus dan jauh bila dibandingkan dengan Spider-Man 1, The Amazing Spider-Man terlebih dulu mengangkat cerita orang tua Peter yang diselimuti oleh kerahasiaan dan latar belakang orang tua Peter ini tidak ditemukan pada Spider-Man 1 yang cerita langsung berpusat pada kehidupan perkuliahan Peter Parker. Ketika saya menonton film ini, saya bisa lebih terbawa ke dalam jalan cerita karena pendalaman latar belakang dari karakter utama yang sangat baik dan untuk itu saya berterima kasih untuk Marc Webb.
The Amazing Peter Parker
Pada film ini sangat terlihat kecanggihan teknologi yang dimiliki OSCORP. terlihat dari komputer degan layar hologram, pengujian keberhasilan serum melalui komputer, dan alat-alat lainnya yang hanya ada 1 di dunia. Saya pikir Peter adalah ilmuwan sebenarnya, bayangkan saja, masih duduk di bangku SMA, Peter mampu membuat smartphone miliknya menjadi alat penyadap frekwensi radio polisi dan lebih hebatnya lagi, Peter mampu membuat alat “penyembur” jaring laba-labanya sendiri. Harusnya film ini berjudul The Amazing Peter Parker.
Kesimpulan dari saya, The Amazing Spider-Man sangat layak untuk ditonton, pendalaman karakter yang mendalam, jalan cerita yang mengalir bagus, efek yang halus, aksi pertarungan yang menegangkan dan seru, teknologi yang canggih, itu semua ada dalam film ini. Mungkin kekurangan dari film ini adalah karena film ini ditonton oleh semua kalangan dan yang terbanyak adalah anak kecil, harusnya adegan ciuman yang menurut saya tidak banyak tapi lama, dibuat lebih singkat. Hmm..kalau dipikir-pikir kekuatan yang dimiliki Peter setelah tergigit oleh laba-laba terlihat tanggung, karena mampu memanjat dinding, dan mempunyai kekuatan besar tetapi tidak dengan kemampuan mengeluarkan jaring dari pori-pori kulit, bila Webb ingin membuat Parker lebih seperti “manusia”, harusnya kemampuan memanjat dinding juga harus didapatkan dari alat canggih pula.
[collapse title="Antara Spider-Man, Venom, Dan Carnage"]
Kenapa saya seakan-akan lebih “mengistimewakan” Venom dan Carnage diantara berbagai macam musuh Spider-Man? Jawabannya adalah film Spider-Man ciptaan Sam Raimi maupun Marc Webb tidak pernah mengangkat Venom dan Carnage di film pertamanya, padahal Venom dan Carnage bagi Spider-Man bagai Joker terhadap Batman dan Cryptonite terhadap Superman dan saya rasa para Spidey Lovers setuju akan hal itu. Venom dan Carnage pertama kali muncul pada tahun 1994 di seri animasi Spider-Man yang berjudul Spider-Man. Kita mulai bahas dari Venom.
Venom
Venom sebenarnya bisa dibilang sebagai sebuah spesies alien yang disebut dengan Symbiote dan bersifat parasit. Bentuk dasar alien tersebut adalah cairan kental berwarna hitam dan membutuhkan ‘rumah’ atau induk agar dirinya bisa hidup. Induk yang dimaksud disini sudah tentu adalah manusia, dimana nantinya alien tersebut akan menggabungkan diri dengan seorang manusia. Sebagai gantinya, manusia yang disinggahi itu akan mendapatkan kekuatan besar. Manusia dengan kekuatan besar inilah yang kemudian disebut sebagai Venom.
Awalnya Symbiote tersebut singgah di tubuh Peter Parker dan jadilah Black Spider-Man, karena menyesal dengan efek dari kekuatan besar yang dimilikinya, Peter melepas secara paksa Symbiote tersebut dan berpindah induk ke Eddie Brock. Eddie Brock merupakan saingan dari Peter Parker dan perselisihan diantara mereka terbawa hingga saat mereka berubah menjadi Venom dan Spider-Man. Venom memiliki banyak versi karena sifatnya yang bisa berpindah “induk”. Selain Eddie Brock, alien tersebut juga memiliki beberapa induk lainnya.
Setelah meninggalkan Eddie Brock (karena Brock punya kanker dan juga dirinya sudah lelah menjadi induk semang Symbiote), Symbiote tersebut lantas bertemu dengan mantan penjahat bernama MacDonald Gargan atau sering dikenal juga sebagai Scorpion (julukannya dulu). Gargan yang memang dasarnya jahat, lantas bergabung dengan Symbiote tersebut dan resmi menjadi induk baru bagi Symbiote. Tapi dirinya tidak lama menjadi Venom karena Symbiote yang berada dalam dirinya dilepas paksa dan keberadaan Symbiote pun tidak lagi diketahui.
Tanpa banyak yang mengetahui keberadaannya, tiba-tiba muncul sebuah pengumuman baru dari pemerintah mengenai keberadaan black-ops Venom. Venom baru ini ternyata telah bergabung dengan manusia baru, Flash Thompson yang secara kebetulan juga adalah salah satu teman dekat Peter Parker di masa SMA. Berbeda dengan dua induk sebelumnya, pemerintah telah mempelajari kelebihan dan kekurangan dari Symbiote dan sebagai hasilnya, pemerintah hanya memperbolehkan Flash Thompson untuk mengenakan jubah Venom (penampilannya lebih mirip seperti prajurit yang menggunakan jubah dengan ciri khas Venom) maksimal 48 jam saja. Pasalnya kalau lebih dari waktu tersebut, besar kemungkinan Symbiote akan mengambil alih kendali tubuh induk semangnya, sama seperti yang dilakukannya pada Peter Parker, Eddie Brock dan Mac Gargan.
Venom Versi Flash Thompson
Di luar tiga karakter itu, sebenarnya Symbiote juga pernah bersemayam di tubuh orang lain, hanya saja, durasinya tidak terlalu panjang. Ada Ann Weying yang adalah mantan istri Eddie Brock dan sempat menyandang nama She-Venom untuk sementara waktu. Alasan kenapa Symbiote memilih dirinya adalah karena saat itu, Ann dalam kondisi sekarat akibat tertembak dan Symbiote memutuskan untuk menyelamatkan diri Ann dengan cara menjadikannya sebagai induk terbarunya. Sayang, saat bergabung dengan Ann, Ann malah lepas kendali dan membunuh orang-orang yang telah melukainya (di luar alam sadarnya). Tentu saja peristiwa tersebut membuat dirinya semakin tidak tahan untuk hidup. Sebulan setelah pembunuhan yang ia lakukan, dirinya masih tetap tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Belum lagi, ia juga tidak mampu menerima Eddie Brock lagi ke dalam hidupnya dan ditambah dengan transformasi Brock menjadi Venom di hadapannya. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk bunuh diri dengan lompat dari apartemennya.
She-Venom
Manusia lain yang sempat dihinggapi oleh Symbiote adalah Patricia Robertson, seorang spesialis komunikasi untuk pasukan Amerika Serikat. Tapi sayangnya, nasib Robertson tidak diketahui setelah Venom melepaskan diri darinya. Kemudian ada juga seorang pria bernama Angelo Fortunato yang sempat merasakan kekuatan Venom. Hanya saja, karena Angelo Fortunato adalah pria yang lemah dan penakut, Symbiote memutuskan untuk meninggalkannya saat sedang berayun-ayun. Alhasil, Fortunato pun terjun bebas menemui ajalnya. Berbeda dengan Venom yang lain, Angelo Fortunato adalah satu-satunya yang memiliki penampilan Venom yang paling mendekati wujud manusia dibandingkan yang lainnya. Bisa dilihat dari bentuk mulutnya yang ‘lebih manusia’.
Venom Versi Angelo Fortunato
Perlu diketahui juga, Venom ternyata pernah masuk ke dalam tubuh jagoan Marvel lain seperti Ms. Marvel. Beruntung saat itu dirinya dibantu oleh Spider-Man yang terus menyumbangkan kekuatan sampai akhirnya Ms. Marvel mampu membebaskan diri dari kekuasaan Symbiote. Sama halnya dengan Richard Reeds dan Susan Reeds (dua anggota Fantastic Four), serta sepupu Bruce Banner yang dikenal dengan nama She-Hulk. Sekali lagi, Spider-Man menjadi sosok yang berjasa melepaskan mereka dari Symbiote Venom.
Nemum tidak selamanya Venom menjadi lawan dari Spider-Man, mereka juga sering bekerja sama melawan Carnage yang merupakan anakan dari Symbiote Venom dimana Carnage adalah makhluk yang lebih kejam dan tanpa ampun daripada Venom.
Carnage
Bisa dibilang Carnage merupakan sisi gelap dari Venom. Karena kepopuleran Venom meningkat, Marvel tidak ingin mengakhiri Venom begitu saja. Maka muncullah Carnage dimana saat Brock dipenjara setelah Symbiote lepas dari tubuhnya, Symbiote kembali ke tubuh Brock dan Venom kembali membuat ulah di penjara. Pada saat itu Brock mempunyai teman 1 sel bernama Cletus Kasady yang merupakan seorang psikopat dan memiliki kehidupan yang kelam. Saat Venom melarikan diri dari penjara, ternyata terdapat sisa Symbiote yang tertinggal dan menghinggapi Kasady, melihat latar belakang dan sifat Kasady yang lebih kejam dari Brock, maka lahirlah Carnage.
Kelebihan Carnage dari Venom adalah Carnage mampu merubah bagian dari anggota tubuhnya menjadi senjata. Carnage sempat meninggalkan tubuh Kasady dan hinggap pada Ben Reilly dan menjadi Spider-Carnage, lalu ke Silver Surfer dan menjadi Cosmic Carnage. Setelah Cosmic Carnage dikalahkan oleh Fantastic Four, Carnage hinggap ke Tanis Nieves dan tidak lama Carnage kembali ke tubuh Kasady.
Spider Carnage
Carnage Versi Tanis Nieves
[/collapse]
[collapse title="Spider-Man Dari Masa Ke Masa"]
Kesuksesan Spider-Man memang tidak didapatkan secara instan. Tahun 2012 menandakan 50 tahun perjalanan Spider-Man dan sepanjang rentang waktu tersebut Spider-Man mengalami beberapa perubahan. Berikut adalah Spider-Man dari masa ke masa:
Tahun ini merupakan penampakan pertama Spider-Man di layar kaca setelah selama 5 tahun hanya berkutat di versi komik. Seri Spider-Man ini merupakan salah satu seri animasi terbaik di masanya dan seri ini dibuat dengan budget rendah. Kostum Spidey di seri ini terlihat sangat “miskin” detail, corak jaring hanya ada di topeng, sepatu, dan sarung tangannya, logo laba-laba juga hanya terdapat di dadanya saja. Melihat seri pertamanya sukses, Ralph Bakshi menambahkan kemampuan Spider-Man yaitu berayun dari satu gedung ke gedung lain dan kemampuan tersebut sangat disenangi anak-anak. Spider-Man garapan Ralph inilah yang kemudian menjadi standar dari Spider-Man selanjutnya.
Kepopuleran Spider-Man semakin meningkat dan lagu tema lagu ini juga mejadi fenomenal di kalangan Spidey Lovers, “Spider-Man, Spider-Man, does whatever a spider can” yang pada saat itu dinyanyikan oleh Ramones dan Aerosmith. Musuh-musuh yang disajikan dalan seri ini adalah Lizard, Electro, Doctor Octopus, dll.
Bagi penonton Spider-Man dari tahun 2000, mungkin Tobey Maguire adalah pemeran Spider-Man yang paling dikenal. Tapi patut Movie Mania ketahui, Danny Seagren adalah pemeran Spider-Man versi nyata pertama. Spider-Man versi nyata pertama ini berjudul The Electric Company. Eits….jangan kira ini film, tayangan penampilan Spider-Man ini hanya berdurasi beberapa menit dan hanya sebagai tayangan pendidik anak-anak. Di tayangan tersebut Spidey melawan Eye Patch, The Tickler, The Wall, dan The Thumper. Di tayangan ini juga merupakan penampakan pertama dari Sandman. Pada versi nyatanya ini, Spidey belum dilengkapi kekuatan untuk mengeluarkan jaring dan berayun dari gedung ke gedung.
The Amazing Spider-Man merupakan film Spidey versi nyata pertama. Pada film ini Spidey terlihat sangat lemah dalam hal energi. Film ini dibuat dengan budget rendah. Peter Parker diperankan oleh Nicholas Hammond. Pada film ini Spidey tidak punya musuh utama, dan hanya melawan penjahat jalanan. Hanya satu penjahat yang keren menurut saya dalam film ini, yaitu Spidey melawan kloning dirinya sendiri.
Spider-Man versi Jepang ini mempunyai jalan cerita yang sangat berbeda dari versi aslinya. Seperti ciri khas pahlawan super Jepang yang selalu menampilkan robot raksasa dan monster raksasa, Spider-Man versi Jepang ini juga dibuat seperti itu. Di seri ini, Spider-Man merupakan juara motor cross, Yamashiro Takuya, yang mendapatkan kekuatannya dari alien yang berasal dari planet Spider yang memberikan sebuah gelang yang dapat memberikannya kekuatan untuk berubah menjadi Spider-Man. Spider-Man dapat bergabung dengan robot raksasa bernama Leopardon. Musuh utama Spider-Man dalam seri ini adalah Profesor Monster dan para Iron Cross Army.
Pada tahun ini akhirnya Spider-Man versi cewek atau bisa disebut Spider-Woman lahir. Dibalik Spider Woman adalah Jessica Drew yang mendapat kekuatannya sama seperti Peter Parker mendapatkan kekuatan laba-laba. Spider-Woman langsung mendapatkan acaranya sendiri dan di beberapa episode menampilkan Spider-Man yang membantu aksi dari Spider-Woman.
Peter Parker, J. Jonah Jameson, Bibi May, dan pemeran Spider-Man utama lainnya akhirnya muncul kembali di seri animasi ini. Pada seri ini, musuh utama Spidey adalah Green Goblin. Pada seri animasi ini juga menampilkan Captain America dan Sub-Mariner, karakter komik Marvel seperti Black Cat dan Ka-Zar juga muncul. Dalam seri ini Spidey juga melawan Magneto dan Frightful Four.
Pada animasi seri di tahun ini, Spider-Man tetap menjadi bintang utama, tetapi tidak berjuang sendiri. Bahkan dari seri ini, lahirlah beberapa karakter baru yang sukses di judul lain, seperti Iceman (X-Men) dan Firestar. Seri Spidey ini juga menampilkan Hulk, para X-Men, Thor, Captain America, Dr. Strange, Sub-Mariner, dan Tony Stark.
Bisa dibilang seri Spider-Man pada tahun ini merupakan seri terpanjang dari seri-seri Spider-Man sebelumnya, yaitu sebanyak 65 episode. Panjangnya episode yang disajikan malah membuat Spider-Man makin menjadi tenar dan berbagai macam merchandise Spidey pun laris manis. Seri ini membangunkan musuh-musuh klasik Spidey, seperti Green Goblin, Doctor Octopus, Shocker, dan Scorpion. Selain mereka juga muncul musuh baru Spidey (pada saat itu) dan akan menjadi “cryptonite” bagi Spidey, yaitu Venom dan Carnage. Pahlawan super lain yang menjadi cameo adalah para X-Men, Iron Man, Hulk, Fantastic Four, Daredevil, Punisher, dan Blade.
Pada seri animasi tahun ini, cerita dalam seri ini keluar dari cerita Spider-Man aslinya. Spider-Man menggunakan latar tahun 2099 dimana kostum Spidey dibuat dengan teknologi nano. Musuh dari Spidey di seri ini adalah musuh yag datang dari galaxi lain seperti para High Evolutionary dan para Beastials (setengah manusia, setengan pasukan hewan) yang siap menguasai Bumi.
Pada seri animasi Spider-Man jaman milenium ini, animasi Spidey terlihat meningkat drastis. Pada seri ini muncul Harry Osborn sebagai murid di ESU dan juga sebagai teman sekamar Peter Parker dan juga muncul Mary Jane yang seorang artis. Mungkin seri ini yang menginspirasi Sam Raimi dalam trilogi Spider-Man. Musuh yang muncul dalam seri ini adalah Lizard dan Electro.
Pada seri Spidey tahun 2008 ini, Peter Parker digambarkan sebagai murid SMA dengan segala dinamikanya. Gwen Stacy muncul sebagai wanita yang disayangi Peter Parker (tidak ada Mary Jane). Musuh utama dalam seri ini adalah Green Goblin. Sayangnya seri Spidey ini hanya bertahan 2 musim. Sebenarnya bukan pendeknya seri ini bukan karena ceritanya yang jelek, melainkan murni masalah bisnis. Saat itu hak cipta Spidey dipegang oleh Sony dan akhirnya dibeli lagi oleh Marvel.
Inilah seri animasi terbaru dari Spider-Man dan murni dikerjakan oleh Marvel. Pada seri ini merupakan seri Spider-Man dengan partner terbanyak. Spider-Man direkrut oleh Nick Fury dan S.H.I.E.L.D untuk masuk dalam Avengers bersama pahlawan super baru seperti Nova, White Tiger, Power Man, dan Iron Fist. Musuh yang ditampilkan pun juga musuh lintas “divisi” di Marvel, seperti Doctor Doom, The Frightful Four, dll.
Pada seri animasi ini merupakan kebalikan dari Ultimate Spider-Man, dimana disini Spider-Man menjadi bintang tamu diantara para The Avengers. Disini Spidey lebih sering berkolaborasi dengan Captain America.
[/collapse]
[collapse title="Rumor Spider-Man Di The Avengers"]
Seri animasi Spider-Man mengangkat tentang masuknya Spider-Man kedalam kelompok pahlawan super Avengers. Harusnya hal tersebt juga akan terjjadi di versi nyatanya. Saat The Avengers rilis, pihak produksi mengakui bahwa ketidak hadiran Spider-Man di The Avengers adalah Spider-Man akan di-reboot. Setelah The Amazing Spider-Man rilis, hingga akhir film tidak ada tanda-tanda Nick Fury ataupun S.H.I.E.L.D muncul. Tidak seperti para anggota pertama The Avengers, Iron Man, Hulk, Captain America, dan Thor yang menunjukkan tanda-tanda adanya Nick Fury dan S.H.I.E.L.D di akhir film.
Beberapa waktu lalu setelah dikonfirmasi, Marc Webb menyatakan ketertarikannya menggabungkan Spider-Man dangan The Avengers dan juga sempat terlihat Andrew Garfield memegang beberap komik The Avengers yang kabarnya Andrew sedang mempelajari kisah The Avengers. Tentu saja banyak yang mengharapkan Spidey bisa masuk jajaran The Avengers. I hope so…
[/collapse]
[collapse title="Adegan Yang Hilang Dari Trailer"]
Sebelum film bisa ditonton untuk masyarakat umum, biasanya akan ada pengecekan ulang terhadap film dan memotong beberapa adegan guna menyingkat waktu penayangan. Berikut adalah beberapa adegan yang muncul di trailer The Amazing Spider-Man dan tidak ada di filmnya:
Adegan ini tidak ada dalam film The Amazing Spider-Man, ini adalah adegan dimana Connors berkata “if you want the truth about your parents Peter, come and get it.“. Spider-Man dan The Lizard mengalami pertarungan disini. Sepertinya adegan ini adalah adegan yang besar dan ternyata tidak ada dalam filmnya. Sungguh sangat disayangkan dan entah atas alasan apa adegan ini dipotong.
Ya…adegan ini ada di trailernya. Adegan ini menunjukkan Peter mengejutkan Connors dengan menulis algoritma yang hilang di papan besar, kenyataannya di film, Peter menunjukkan algoritma itu di secarik kertas. Kemungkinan Webb mengganti adegan ini karena terlalu banyak dialog dan kemungkinan penonton akan menjadi bosan.
Satu adegan menunjukkan Peter dan Lizard bertarung di sekolah dan Peter berteriak “Dr. Connors, this is not you, stop it, stop it right now.“. Di film adegan itu tidak ditampilkan.
Adegan Peter berdebat dengan penjaga pintu saat berkunjung ke apartemen tempat tinggal Gwen Stacy pun dipotong.
Maaf karena tidak ada gambar atau videonya. Ternyata harusnya di The Amazing Spider-Man tampil anak dan istri (seorang penjahat) dari Dr. Connors. Tapi adegan ini tidak muncul mungkin karena masih ingin melanjutkan kemisteriusan Dr. Connors.Although it was mentioned in the movie, the scene with the intimidating doorman was cut out.
[/collapse]
[collapse title="Trivia"]
[/collapse]
[collapse title="Concept Art Dan Base Model Spider-Man"]
Concept Art
Base Model
[/collapse]