Thursday 08th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“The Croods”, Film Animasi yang Tidak Boleh Dilewatkan!

posted by Aisyah Nawangsari
“The Croods”, Film Animasi yang Tidak Boleh Dilewatkan!
Review Rating
Story
Effect
Music

Genre: Animation, Adventure, Comedy
Director: Chris Sanders, Kirk De Micco
Actor: Nicolas Cage, Emma Stone, Ryan Reynolds
Release Date: 29 Maret 2013

What We Like :

Anda butuh hiburan? Butuh tertawa terpingkal-pingkal? Butuh film yang ringan namun sarat pesan dan menghibur? Tontonlah “The Croods”!

What We Dislike :

Sayangnya tidak ada musik atau lagu yang khas…

Syukurlah film animasi pertama yang rilis di tahun 2013 adalah film yang fantastis! The Croods, filmnya tidak semengecewakan judulnya! Walaupun banyak yang mengeluhkan judulnya yang dianggap buruk, namun menurut saya pemilihan judul tersebut tidak buruk karena film ini memang bercerita mengenai keluarga Croods, satu-satunya keluarga yang bertahan hidup di jaman batu, dan keluarga modern pertama saat itu. Cerita mengenai keluarga Croods ini dikemas dengan sangat menarik oleh Dreamworks. Saya berharap mereka akan memproduksi sekuelnya..

Sinopsis

Tersebutlah keluarga Croods, (mungkin) satu-satunya manusia gua yang hidup saat itu. Mereka terdiri dari Grug (ayah), Ugga (ibu), Gran (nenek), Eep (anak pertama), Thunk (anak kedua), Sandy (anak terakhir). Grug (Nicolas Cage) sangat protektif terhadap keluarganya. Dia benar-benar mewaspadai bahaya yang mungkin terjadi pada keluarganya. Eep (Emma Stone) bukan anak yang patuh pada ayahnya, ia selalu ingin tahu terhadap ini itu. Suatu malam Eep keluar dari gua (dimana tindakan itu sangat sangat dilarang oleg Grug) dan bertemu dengan Guy (Ryan Reynolds) yang sedang membawa api. Eep yang penasaran pun menanyakan ini itu pada Guy dan Guy mengatakan bahwa dunia akan mencapai hari akhirnya dibuktikan dengan banyaknya gempa dan bumi akan terbelah menjadi dua.

Apa yang dikatakan Guy benar-benar terjadi keesokan harinya. Gua tempat tinggal keluarga Croods runtuh karena gempa bumi yang dahsyat. Akhirnya mereka mencari tempat tinggal lain dan tibalah mereka di hutan yang warna-warni dan menjumpai hewan-hewan yang lucu dan warna-warni juga. Saat mereka terancam akan dimakan oleh burung-burung lucu tapi ganas (bisa menghabiskan ikan paus!), Guy datang menyelamatkan mereka dengan mengusir burung-burung itu menggunakan api. Akhirnya mereka pun (terpaksa) membawa Guy untuk mencari gua baru….

Calon mertua vs calon menantu

Anda mungkin pernah mengalami hal semacam ini. Ayah kekasih anda terlalu protektif dan menganggap semua yang keluar dari mulut anda adalah omong kosong. Begitu pula dengan Grug dan Guy. Guy yang semakin dekat dengan Eep menimbulkan kecumburuan pada Grug. Apalagi Eep menyukai Guy karena dia pintar, sedangkan Grug hanya mengandalkan otot saja untuk menyelamatkan keluarganya. Hal yang sama juga terjadi antara Grug dan Gran, mertua Grug.

Di sini juga diceritakan mengenai perasaan seorang ayah ketika ia merasa gagal dalam  melindungi keluarganya. Banyak yang menganggap cerita akan berpusat pada Eep, namun tokoh yang paling banyak menyampaikan pesan adalah Grug.

Laugh Out Loud

Terakhir saya ngakak seperti orang gila di bioskop adalah saat menonton “Hotel Transylvania”. Setelah itu belum ada film yang membuat saya tertawa ngakak. Kali ini saya tidak menyesal menonton “The Croods” karena benar-benar ampuh menghibur dan ampuh menghilangkan stres! Beberapa lelucon berasal dari keluguan manusia-manusia gua, sisanya dari perilaku hewan-hewan yang super lucu dan pintar!

Film ini juga memberi banyak pesan bahwa menjadi pintar dan bijaksana itu lebih beik daripada hanya menggunakan otot. Tentu saja berdiam diri di ‘gua’ seperti katak dalam tempurung itu sangat buruk. Di beberapa scene, Grug menyebutkan beberapa prinsip manusia gua “Rasa takut akan membuatmu hidup” dan “Hal yang baru adalah hal yang buruk”. Namun prinsip-prinsip tersebut dipatahak oleh Guy karena mencoba hal yang baru (walaupun beresiko) adalah hal yang baik.

Pewarnaan yang keren!

Lupakan makhluk-makhluk jaman purba yang berbulu pastel seperti di Ice Age! Di “The Croods” anda akan melihat burung merah jambu, harimau-kucing biru, tikus-gajah biru muda (ini hewan favorit saya, sayang cuma muncul sebentar), dan berbagai tumbuhan dengan warna-warna lucu lainnya.

Beberapa orang mungkin justru terganggu dengan konsep tabrak menabrak seperti ini dan sangat tidak realistis, namun bagi saya pemandangan seperti inilah yang diinginkan oleh banyak orang. Jika melihat pohon hijau, well, dimana saja bisa… tapi jika mau melihat kelelawar yang mirip buah pear, cuma di “The Croods” tempatnya!

Selain itu, pemakaian kostum pada keluarga Croods juga sangat unik. Bisa dilihat Grug memakai baju yang terbuat dari kulit semacam beruang, Eep memakai naju dari kulit harimau namun terlihat sangat stylish, sedangkan Gran memakai baju yang terbuat dari kulit semacam kadal raksasa (bahkan masih ada ekornya!). Si kecil Sandy pun terlihat gaya dengan baju yang memiliki cap kaki beruang di belakangnya.

Overall, film ini sangat menarik untuk ditonton. Karakter yang dibuat pun memiliki keunikan masing-masing, bahkan hewan-hewan di dalamnya, seperti Belt si monyet-burung hantu, Chunky si harimau-kucing, dan Douglas si buaya-anjing. Efek yang ditampilkan juga tidak cupu, setiap helai rambut dan bulu terlihat dan bergerak, getaran pada mulut Chunky sangat menggeram pun terasa.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment