Sunday 04th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

The Hangover Part III, Film Komedi Termalas Abad Ini

posted by Aisyah Nawangsari
The Hangover Part III, Film Komedi Termalas Abad Ini

Akhirnya franchise ini berakhir, itulah kalimat yang tersirat di pikiran ketika menonton film ‘epik’ yang menjadi akhir dari segalanya ini. Kejatuhan The Hangover Part II rupanya tidak menggoyahkan benak Todd Phillips untuk berhenti untuk memproduksi film ketiga. Dengan harapan akan ada perubahan dan kembali membuat The Hangover berjaya, para fans pun berbondong-bondong menonton film terakhir The Hangover. Namun apa daya, film tidak tidak jauh berbeda dengan film kedua. Film ini pun mendapat predikat sebagai film komedi termalas atau  film yang dibuat tidak dengan sepenuh hati.

100692_gal

Sinopsis

Setelah ditangkap di Bangkok, Leslie Chow (Ken Jeong) melarikan diri dari penjara dengan memanfaatkan kerusuhan. Sementara itu, Alan Garner (Zach Galifianakis) membeli seekor jeparah yang akhirnya mati terpenggal dan membuat tabrakan beruntun di jalan tol. Ayah Alan yang marah pada Alan juga akhirnya mati karena serangan jantung. Setelah pemakaman, teman-teman Alan, Phil Wenneck (Bradley Cooper), Doug Bilings (Justin Bartha), dan Stu Price (Ed Helms) mengetahui bahwa Alan kecanduan obat-obatan dan akhirnya menyarankan ia untuk masuk panti rehabilitasi. Alan setuju asalkan geng the Wolfpack juga ikut. Dalam perjalanan ke Arizona, ada saja ulah dan halangan yang mereka hadapi hingga harus disandera.

Lalu apakah mereka berhasil mencapai panti rehabilitasi? Apa yang terjadi pada Leslie Chow?

97942_gal

An Epic Finale? Yakin?

Kalimat itu tertulis di poster The Hangover Part III. Dengan gambar dan slogan yang keren, film ini memang tampak menjanjikan, begitu pula dengan trailernya. Namun dengan cerita dan guyonan yang terkesan ‘maksa’ dan garing, tentu film ini tidak bisa dibilang sebagai film yang epik. Yah, walaupun predikat film termalas abad ini juga sedikit berlebihan karena film ini masih lebih ‘niat’ dibandingkan film yang kedua.

100689_gal

Trio Bradley, Zach, dan Ed serta Todd Phillips berhasil membuat film pertama menjadi film komedi yang berbeda dan digemari. Trio pergi ke pesta lajang dan mengalami hangover yang tidak biasa. Mereka benar-benar tidak bisa mengingat apa pun, dan tiba-tiba ada bayi di kamar mandi. Film kedua adalah film ‘copy-paste’ dari yang pertama, benar-benar film yang malas seakan hanya mencari keuntungan materi saja. Belajar dari film kedua, Todd mengubah jalan cerita dengan menghilangkan bagian ‘hangover’ yang merupakan kekhasan dari franchise ini, namun sayangnya Todd tidak menghilangkan bagian ‘malas’ tadi sehingga film ketiga ini menjadi amburadul. Rasanya mereka harus menyerahkan naskah film ini untuk dikerjakan oleh Jon Lucas dan Scott Moore, penulis naskah film pertama.

100690_gal

Apapun yang terjadi pada film ini, Todd Phillips, sang produser, sutradara, dan penulis berhasil meraih untung besar di film terakhir ini. Percaya atau tidak, sacara Internasional, pendapatan The Hangover Part III lebih besar dibandingkan dengan Fast and Furious 6! Semoga keuntungan ini tidak mengubah pikiran Todd Phillips untuk melanjutkan franchise ini atau membuat prekuel, reboot, dan sebagainya.

Dihibur dengan berbagai aksi

Sebagai film komedi, The Hangover Part III bisa dibilang gagal total. Namun tidak semua bagian di film ini jelek. Kamu masih bisa melihat poin-poin positif dari film ini melalui aksi-aksi yang dilakukan para aktor. Lupakan saja bagian guyonan yang garing. Lebih baik menganggap film ini adalah film action dengan bumbu komedi. Yah, walaupun cerita sangat tidak masuk akal untuk film action, tapi itu satu-satunya cara untuk bisa menikmati film ini.

100691_gal

Mmebuat film komedi memang serba salah dan sering menyebabkan kerancuan. Film komedi harus sangat lucu namun dengan cerita yang kuat dan tidak ‘maksa’. Itu sangat sulit untuk diciptakan. Kebanyakan memang film komedi hanya menonjolkan unsur kelucuan saja dan menghiraukan ini cerita, padahal cerita itu sangat penting untuk menghibur penonton secara total.

Produser: Todd Phillips, Daniel Goldberg

Sutradara: Todd Phillips

Cast: Bradley Cooper, Ed Helms, Zach Galifianakis, Ken Jeong, Heather Graham, Jeffrey Tambor, Justin Bartha, John Goodman

Release date: 23 Mei 2013

Genre: Comedy

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment