Saturday 10th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

Total Recall, Remake Nothing Special

posted by Akmal Fahmi
Total Recall, Remake Nothing Special

 Review Rating

Story
Effect
Music

Genre: Action, Thriller

Director: Kate Beckinsale, Len Wiseman

Actor: Colin Farrell, Jessica Biel, Kate Beckinsale

Release Date: 3 Agustus 2012

 What We Like : 

Aksi lebih manusiawi, bintang-bintang besar menghiasi film

 What We Dislike :

Efek biasa, cerita bisa, nothing special

Colin Farrell is back! alasan saya berkata seperti itu adalah kemunculan Colin Farrell terakhir adalah di film Miami Vice, selanjutnya dia hanya muncul di film kelas dua. Kali ini di kembali ke film kelas satu di Total Recall. Sedikit informasi untuk para penonton baru Total Recall, film ini merupakan remake dari Total Recall pada tahun 1990 arahan sutradara Paul Verhoeven yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger. Total Recall remake ini disutradarai oleh Len Wiseman dengan bintang utama Colin Farrell. Remake ini tidak serta merta membuat Wiseman meniru keseluruhan plot cerita dari Total Recall tahun 1990. Berikut adalah sinopsis dan pembahasan dari Total Recall.

Sinopsis

Film dimulai dengan mimpi dari Douglas Quaid (Colin Farrell) yang diburu oleh pasukan polisi. Pada saat Quaid terbagun, terdapat berita tentang pemboman di FSB yang menyatakan dilakukan oleh pemberontak yang diketuai Matthias dari Koloni. Sebelum melanjutkan ke cerita yang lebih dalam, pada film ini Bumi digambarkan terkontaminasi oleh zat kimia dan dinyatakan oleh Badan Kimia Dunia bahwa Bumi tidak layak huni, kecuali 2 daerah, Federasi Serikat Britania / FSB (kawasan Eropa) yang dikepalai oleh Cohaagen dan Koloni (kawasan Australia) yang dikepalai oleh Matthias. Daerah Koloni digambarkan sebagai kawasan kumuh dan tempat tinggal para buruh yang bekerja di FSB. Satu satunya transportasi dari Koloni ke FSB dan sebaliknya adalah alat seperti lift raksasa yang disebut Penurun yang melewati perut Bumi. Douglas Quaid kerja sebagai buruh pabrik pembuat robot polisi sintetis di FSB yang tinggal di Koloni. Quaid mempunyai istri bernama Lori (Kate Beckinsale) yang mempunyai posisi lumayan tinggi di kepolisian.

Saat Quaid akan berangkat kerja, Quaid melihat iklan Rekall, sebuah perusahaan pewujud mimpi dan Quaid tertarik. Quaid mulai bertanya ke teman kerja sekaligus teman baiknya, Harry (Bokeem Woodbine) tentang Rekall. Harry mengatakan bahayanya mengikuti program Rekall. Pembicaraan tadi didengar oleh salah satu buruh dan mengatakan ke Quaid bahwa Rekall adalah program yang sangat menyenangkan dan dia sudah 3 kali mengikuti Rekall. Dia menyarankan untuk bertemu dengan Mac (John Cho). Quaid penasaran dan menuju ke kantor Rekall (lebih mirip markas Yakuza dari pada kantor). Mac mengatakan bahwa Rekall adalah program yang aman, asal tidak ada yang disembunyikan antara pihak Rekall dan klien. Setelah menjelaskan berbagai prosedur dari Rekall, Quaid mengatakan keinginan terbasarnya adalah sebagai agen rahasia. Saat memakai alat pewujud mimpi tersebut, tiba-tiba alarm alat tersebut berbunyi dan menyatakan Quaid mempunyai rahasia yang bahkan Quiad sendiri tidak tahu, bahwa dia adalah agen rahasia, dengan segera polisi menyerbu kantor Rekall. Quaid yang kebingungan apa yang sebenarnya terjadi mulai membela diri dengan melawan hampir 20 orang polisi dan melarikan diri ke rumahnya. Di rumah, Quaid menemui istrinya dan mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, dengan segera Lori melawan Quaid dan terjadilah pertarungan sengit. Lori mengatakan bahwa di bukanlah istrinya, Lori hanya menjalankan tugas dari Cohaagen (Bryan Cranston) untuk mengawasi Quaid. Dan terjadilah pengejaran antara Lori dan Quaid.

Di tengah pengejaran, Quaid dihubungi oleh salah satu orang yang mengaku teman lamanya, Hammond. Dia mengatakan bahwa Quaid bukanlah Quiad, dia adalah agen rahasia dan memberitahu tentang “kunci” yang bisa memberikannya informasi lebih lanjut. Hammond memberitahu bahwa Quaid mempunyai deposito di bank. Saat membuka kotak depositonya, Quaid menemukan video dirinya yang sedang dikejar-kejar polisi dan memberitahu bahwa dirinya sebenarnya bukanlah Quaid dan memberitahu agar Quaid pergi ke apartemennya di FSB. Di dalam kotak itu terdapat alat penyamaran, uang, beberapa paspor dengan identitas berbeda, dan senjata.

Lori yang ingin tahu kenapa Quaid harus dikejar dan diawasi, dihubungi oleh Cohaagen dan mengatakan bahwa Quaid sebenarnya adalah salah satu agen rahasia terbaik yang dimiliki oleh Cohaagen, tetapi dia menghianati Cohaagen dan berbalik melawan Cohaagen. Setelah menangkap Quaid, Cohaagen me-reset ulang memori di dalam otak Quaid. Lori menyatakan pencarian besar-besaran terhadap Quaid dan bila perlu dibunuh ditempat. Quaid yang sudah sampai FSB dengan identitas palsu ternyata tidak berhasil, dia mulai dikejar-kejar oleh polisi seluruh FSB dan juga Lori. Ditengah pengejaran yang menegangkan, Quaid dibantu oleh seorang wanita, Melina (Jessica Biel) melarikan diri. Wanita tersebut adalah mantan rekan Quaid dan memberitahu Quaid bahwa nama sebenarnya adalah Carl Hauser.

Hauser melarikan diri ke apartemennnya dan disana dia mulai mencari “kunci” yang diberitahukan. Tanpa disengaja Hauser yang “iseng” bermain piano menyadari bahwa kunci lagu yang dimainkan adalah kunci yang selama ini dia cari. Kunci itu ternyata membuka video hologram dari Hauser saat ingatannya belum dicuci. Dia memberitahukan bahwa Hauser awalnya adalah anak buah dari Cohaagen dan dia bertemu dengan Melina yang merupakan anggota pemberontak dan menyadarkannya bahwa gerakan pemberontak hanya ingin Koloni merdeka dan tidak menjadi budak di FSB. Hauser menyadari itu dan berbalik melawan Cohaagen. Itu sebabnya Cohaagen sangat menginginkannya. Hauser / Quaid yang bingung dengan siapa dirinya sebenarnya mulai mengerti sedikit siapa dia sebenarnya. Polisi ternyata mengejar Hauser hingga ke apartemennya, saat akan kabur bersama Melina, Hauser bertemu dengan Harry dan membujuk Hauser agar mau ikut dengannya dan memberitahukan bahwa dirinya adalah Quaid dan dia sedang dalan program Rekall. Hauser yang mengalami krisis identitas akhirnya lebih mempercayai Melina.

Melina memberitahukan Quaid bahwa mereka harus bertemu dengan Matthias yang ternyata berada di daerah zona ruang hampa. Zona ini adalah zona daerah yang tidak berpenghuni karena kadar udara beracunnya sangat tinggi. Singkat cerita, Mathias mulai melihat informasi penting yang ada di dalam memori Hauser. Informasi itu adalah robot sintetis polisi terbaru. Tiba-tiba polisi menyerbu markas Matthias dan juga pasukan pemberontak yang dipimpin langsung oleh Cohaagen. Karena kalah jumlah, polisi menguasai keadaan, Matthias dibunuh, Hauser ditahan di zona itu, dan Melina dibawa ke FSB. Cohaagen mengatakan bahwa dialah yang membom FSB dengan memfitnah kaum pemberontak, dengan itu, keadaan FSB menjadi sedikit tegang sehingga Cohaagen bisa membuat robot sintetis lebih banyak dan mulai membinasakan kawasan Koloni dan membangun ulang Koloni dengan menggantikan manusia dengan robot untuk bekerja. Hauser berhasil lolos dari zona kedap udara dan mulai menyusul Cohaagen dan pasukannya ke FSB.

Apakah pasukan Cohaagen berhasil menjajah Koloni? Apakah Hauser berhasil menahan Cohaagen? temukan jawabannya di Total Recall.

Efek visual bagus tapi tidak mengesankan

Total Recall klasik dan sekarang memang mengedepankan efek visual. Tapi pada Total Recall sekarang memang memiliki efek visual yang bagus, tapi karena jaman sekarang sudah banyak film-film yang menggunakan efek visual yang setara, maka efek visual film ini terlihat biasa saja. Untung saja film ini diangkat oleh storyline-nya dan yang terutama adalah para pemain yang ok. Storyline dalam film ini memang sama dengan versi klasiknya, yang beda adalah misi yang harus diselesaikan oleh Douglas Quaid / Carl Hauser. Jujur saja, saya sempat mengantuk menonton film ini, storyline film ini memang lebih bagus dibanding versi klasiknya, tapi ada beberapa bagian yang bikin saya bosan. Kalau soal pemainnya, siapa yang tidak kenal dengan Colin Farrell, Jessica Biel, dan Kate Beckinsale? 3 bintang besar dengan kualitas akting yang sangat bagus

Aksi lebih manusiawi

Untuk hal yang satu ini memang tergantung karakter dari aktornya. Aksi Arnold Schwarzenegger pada Total Recall klasik terlihat begitu kejam, ceceran darah yang disajikan benar-benar seperti film pembantaian. Aksi Total Recall yang dibintangi oleh Colin Farrell terlihat lebih manusiawi. Saya rasa Wiseman cukup pintar mengakali kekerasan dalam film ini dengan mengganti peran manusia dengan robot. Ya, film ini terasa lebih manusiawi karena korban kekerasan lebih banyak pada robot.

Kantor Rekall yang lebih mirip markas Yakuza

Ok, karena saya pernah menonton film Total Recall produksi tahun 1990, saya sedikit aneh dengan model kantor dari Rekall. Mari kita telaah bersama-sama, di film, iklan tentang Rekall dibuat begitu masiv dan besar, saat itu saya berpikir Rekall adalah perusahaan besar dengan kantor wah..(maklum, karena penonton lama otomatis membandingkan dengan versi tahun 1990). Kenyataannya kantor Rekall terletak di tempat terpencil dan di tengah tempat prostitusi. Ok, mungkin karena menggunakan lokasi di kawasan Koloni hingga terkesan kumuh, tapi apa tidak ada tempat yang lebih baik? Kantor dengan desain interior nuansa Asia, tempat terpencil, pemimpin teknisi yang juga orang Asia membuat saya lebih menganggap kantor Rekall seperti markas dari Yakuza. Bila bisa memasang iklan sebesar itu, kenapa harus mempunyai tempat yang seakan-akan tersembunyi?

Kesimpulan

Total Recall remake ini terlihat lebih segar dikarenakan bintang bintangnya yang ok. Dari sisi efek visual memang bagus tapi terkesan biasa-biasa saja untuk jaman sekarang. Saya sendiri sempat merasa ngantuk dengan beberapa adegan yang monoton. walaupun begitu, terjadi beberapa penyegaran dalam remake ini, bisa dilihat dari misi akhir dari Carl Hauser dan aksinya yang lebih manusiawi. Bagi orang tua yang akan mengajak anaknya menonton film ini, saran saya lebih baik jangan, karena selain adegan kekerasan, terdapat beberapa adegan tidak senonoh yang tidak pantas ditonton anak kecil, salah satu contohnya adalah adanya makhluk (entah alien atau manusia dengan kelainan gen) yang mempunyai 3 payudara dan TIDAK disensor. Sebenarnya genre dari film ini memang untuk dewasa. Saya recomemded bagi para penonton baru, tapi untuk penonton lama, lebih baik jangan terlalu berharap akan se-wah Total Recall 1990.

Total Recall (1990) vs Total Recall (2012)

Sudah banyak yang mengetahui bahwa Total Recall yang baru rilis adalah remake dari Total Recall tahun 1990, walaupun ini remake, jangan harap bagi anda para penonton lama film ini akan sama seperti versi klasiknya. Berikut adalah beberapa perbedaan antara Total Recall versi 1990 dengan versi 2012:

  • Pada versi 1990, walaupun sama-sama buruh pabrik, tapi rumah Quaid lebih besar dan lebih seperti orang kaya dari pada versi 2012 yang terkesan Quaid seperti dari kalangan pas-pasan.
  • Versi tahun 1990, istri Quaid adalah ibu rumah tangga dan versi 2012 adalah polisi.
  • Versi 1990, istri Quaid meninggal karena dibunuh oleh Cohaagen sendiri, versi 2012, istri Quaid-lah yang memimpin pengejaran Quaid dan meninggal di akhir.
  • Versi 1990, Quaid beraksi di Mars, versi 2012, Quaid tidak pernah ke Mars, dan murni semua aksinya berada di Bumi. Pada versi 2012, kata Mars hanya disebut 2 kali, oleh Mac dan Quaid saat akan mengikuti program Rekall.
  • Versi 1990, yang mengejar Quaid adalah para polisi yang lebih terlihat seperti preman dari pada polisi, versi 2012, polisi yang mengejar Quaid lebih terlihat seperti pasukan khusus / SWAT di Amerika dan lebih banyak robot.
  • Versi 1990, alat pelacak Quaid ditanam di otak Quaid, versi 2012, alat pelacak Quaid berada di telepon tangan Quaid.
  • Versi 1990, banyak manusia yang mengalami kelainan gen dan terlihat seperti alien, versi 2012, sama sekali tidak terlihat manusia kelainan gen kecuali seorang wanita dengan 3 payudara.
  • Versi 1990, misi yang harus diselesaikan Quaid adalah membongkar kelicikan Cohaagen karena mengkomersilkan oksigen Mars, versi 2012, Quaid harus menghentikan Cohaagen yang ingin memusnahkan kawasan Koloni.
Selain perbadaan diatas, ternyata ada beberapa kesamaan hal dasar, seperti keinginan Quaid yang ingin menjadi agen rahasia, istri Quaid yang bekerja sama dengan Cohaagen, partner wanita Quaid yang sebenarnya adalah cinta sejati Quaid, dll.

Trivia

  • Colin Farrell sebelumnya tampil di Minority Report, dan dia telah dipersiapkan bermain dalam sequel dari Total Recall (1990).
  • Tom Hardy dan Michael Fassbender sempat menjadi calon pemeran Quaid dan pada akhirnya Colin Farrell yang terpilih.
  • Kate Bosworth dan Diane Kruger juga sempat menjadi calon pemeran Lori, dan Eva Green, Rosario Dawson dan Paula Patton menjadi calon pemeran Melina. Eva Mendeswas malah sempat menjadi calon pemeran keduanya.
  • Film pertama yang mengkolaborasikan Len Wiseman dan Kate Beckinsale adalah Underworld.
  • Adegan perkelahian yang dimainkan oleh Colin Farrell dilakukan 22 kali sampai akhirnya pada take ke-23 Farrell melakukannya dengan benar.

Galery Total Recall

 

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment