Monday 05th December 2016,

Movie Reviews

Ξ Leave a comment

“Upside Down”, Konsep Baru tentang Dua Dunia

posted by Aisyah Nawangsari
“Upside Down”, Konsep Baru tentang Dua Dunia
Review Rating
Story
Effect
Music

Genre: Drama, Sci-Fi, Fantasy
Director: Juan Diego Solanas
Actor:Kirsten Dunst, Jim Sturgess
Release Date: 23 Agustus 2012 (Russia)

What We Like :

Tidak ada yang tidak berdecak kagum melihat dunia baru ciptaan Juan Diego Solana ini

What We Dislike :

Cerita terlalu cheesy, konsep film kurang matang

Bagaimanapun, dunia akan selalu terbagi menjadi dua bagian. Panas dan dingin, hitam dan putih, baik dan buruk, dan sebagainya. Hal itulah yang ingin disampaikan oleh Juan Diego Solanas. Layaknya kisah Romeo dan Juliet, Juan membuat cerita mengenai perbedaan yang membuat dua insan yang sedang jatuh cinta tidak bisa bersatu.

Sinopsis

Alkisah, terdapat dua planet (atau di sini kita sebut saja sebagai Dunia, karena terdengar lebih ‘sosial’ dibandingkan dengan Planet) yang saling berdampingan dalam mengitari matahari. Yang satu bernama Up Above (Dunia Atas), satunya lagi bernama Down Below (Dunia Bawah). Dunia Atas sangatlah kaya, penuh dengan kemegahan. Sedangkan Dunia Bawah sangat miskin. Walaupun dua dunia ini sangat berbeda, mereka tidak terpisah begitu saja. Ada suatu penghubung di antara mereka yaitu perusahaan bernama TransWorld.

Di Dunia Bawah, hidup seorang anak bernama Adam Kirk. Ia seorang anak yatim piatu, tinggal di panti asuhan, namun sering berkunjung ke rumah bibinya. Suatu kali ia mencari lebah pink di hutan dan saat ia memanjat tebing yang paling tinggi, tanpa sengaja ia bertemu dengan gadis dari Dunia Atas bernama Eden Moore. Saat mereka sedang berkencan, tiba-tiba polisi perbatasan memburu mereka dan membuat mereka terpisah hingga 10 tahun.

Adam yang telah dewasa ‘menemukan’ Eden bekerja di perusahaan TransWorld. Akhirnya Adam pun melamar kerja ke TransWorld demi bisa bertemu dengan Eden.

Jungkir balik

Di film ini dijelaskan beberapa hukum fisika dua dunia tersebut yang tentu saja tidak masuk akal dan kesannya sangat ‘maksa’ bagi manusia yang hidup di dunia normal seperti kita. Namun bagaimanapun penggambaran fisik dari dua dunia ini sangat sempurna dan membuat penonton berdecak kagum. Visualisasi gravitasi yang berlawanan dan hukum alam yang terjadi di antara dua dunia terlihat sangat nyata.

Adanya perusahaan yang menghubungkan dua dunia sebenarnya juga terkesan ‘maksa’ namun visualisasinya bisa dibilang sangat mengagumkan terutama saat perusahaan berada di lantai nol dimana dua dunia tersebut berada di perbatasan. Karyawan dari Dunia Atas dan Dunia Bawah bekerja di satu ruangan yang sama dan sangat simetris.

Tidak masuk akal

Yah, manusia bukan Tuhan. Penggambaran mengenai konsep dua dunia ini masih banyak lubangnya. Terkadang ada beberapa adegan yang sangat tidak masuk akal jika hal tersebut terjadi di tempat dimana ada dua gravitasi. Adanya lift di perusahaan TransWorld misalnya. Lift ini berfungsi untuk manusia dari dua dunia tersebut, yah bayangkan saja dalam satu lift mereka saling jungkir balik.

Yang aneh lagi adalah saat Eden hamil dan kemudian bisa menjejakkan kakinya di Dunia Bawah. Hmmmmm…. Tidak masuk akal jika dipikir secara mendalam. Saya jadi tidak menikmati film ini karena memikirkan berbagai hukum alam yang tidak mungkin terjadi. Saya rasa saya menjadi terlalu banyak berpikir karena konsep dua dunia ini belum matang sehingga penonton tidak puas dengan hukum alam yang mereka ciptakan. Berbeda dengan ‘dunia lain’ ciptaan J.K. Rowling yang tampak sangat nyata dan tidak banyak orang yang mempertanyakan hukum-hukumnya.

Secara visual, film ini patut diberi rating yang tinggi. Sedangkan dari segi cerita, bisa dibilang nanggung. Mungkin anda yang menyukai film sci-fi akan mengernyitkan dahi karena jalan cerita yang terlalu cheesy, tampak seperti another Romeo & Juliet story. Namun di sisi lain film ini memiliki cerita mengenai penemuan-penemuan kosmetik dan hal-hal ilmiah lainnya.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment