Sunday 04th December 2016,

Hobby

Ξ 1 comment

Beramai-ramai Membantai Blackberry…(Bagian 1)

posted by Ahimsa
Beramai-ramai Membantai Blackberry…(Bagian 1)

Mungkin judul diatas agak berlebihan, namun begitulah fakta yang ada sekarang. Sekitar tiga tahun lalu memang Blackberry merajai pasar smartphone dunia, bahkan Barack Obama pun menggunakannya dan diikuti booming luar biasa di seluruh dunia. Pada masa itu kejayaan Blackberry bahkan bisa mengalahkan Nokia dengan presentase market share sebesar 54 %.

Namun, pengembangan Blackberry cenderung stagnan. Pada tahun 2011, dari satu seri BB ke seri yang lain nyaris tidak ada perubahan fitur. Yang ada hanya perubahan model yang menggaet sedikit konsumen fanatik yang ingin punya tampilan BB baru.

Sekarang, Blackberry memang masih merajai pasar di beberapa negara, seperti halnya yang terjadi di Indonesia. Namun secara global, penjualan Blackberry terus turun, bahkan RIM terancam bangkrut!

Apa penyebabnya?

Ternyata, para pesaing RIM tidak tinggal diam melihat Blackberry berjaya. Tidak tanggung-tanggung, mereka menciptakan berbagai senjata pembunuh Blackberry yang menghabisi berbagai fitur unggulannya! Berikut ulasan selengkapnya.

1. Blackberry Messenger

Apa keunggulan utama Blackberry? Pertanyaan ini seperti sebuah joke namun benar-benar serius. Sebagian pengguna pasti akan serentak menjawab, Blacberry Messenger! Ya, BBM adalah fitur messenger unik yang eksklusif ada di Blackberry. Saking eksklusifnya, para penggunanya menganggap bahwa layanan ini tidak tergantikan.

BBM terhubung dengan Blacberry Internet Server dan platformnya tertutup. Di saat layanan messaging lain bebas memilih koneksi internet, BBM membutuhkan layanan BIS terdaftar di operator. BBM tidak mengalami inovasi berarti, di saat layanan Instan Message lain beramai-ramai menambahkan fitur video call, BBM masih tidak menyertakan fitur tersebut, tentu saja karena ponsel Blacberry paling mahal sekalipun tidak mempunyai kamera depan..

Apa saja aplikasi messaging penantang BBM?

Terminator 1 : GTalk dan Google + Messenger

Kedua layanan ini memang berdiri sendiri dan tidak disatukan, sesuatu hal yang aneh karena Google seperti tidak efisien. GTalk sudah lama muncul di BB, dan bisa diakses di banyak device termasuk PC. Di Android, layanan ini bahkan bisa dilakukan untuk video call. Google + Messenger hadir dengan kekuatan Hangout-nya. Anda bisa menggunakan Hangout untuk melakukan teleconference dengan teman anda. Satu-satunya penghambat adalah Hangout hanya terbatas pada 10 orang, dan tergantung dengan kecepatan koneksi internet anda.

Terminator 2 : iMessage di iOS

Mirip dengan BBM, iMessage hadir secara eksklusif di perangkat Apple. Tetapi iMessage tidak hanya hadir di iPhone, tapi juga iPod Touch dan iPad. Bahkan iMessage bisa di-sync dengan Mac. Hanya dengan satu Apple ID, anda bisa menggunakan iMessage di berbagai device Apple.

Terminator 3 : Skype

Skype lebih terkenal dengan layanan video call, namun sebenarnya mempunyai layanan chat yang handal. Terdapat pula fitur telepon yang bisa lebih murah jika anda memakai Skype Credit.

Terminator 4 : KakaoTalk

Layanan ini bisa diinstal untuk Blackberry, layanan ini gratis tanpa terikat paket apapun. Grup seperti di BBM juga bisa dibuat di messenger ini, bahkan dengan emoticon yang lebih variatif.

Terminator 5 : WhatsApp, YahooMessenger, Line….

WhatsApp memang berbayar dan hanya free trial selama satu tahun. Namun layanan ini hadir di multiplatform, hadir di  iPhone, BlackBerry, Android, Windows Phone dan Nokia. Multiplatform membuat basis penggunanya semakin besar dan melebihi BBM. Group chat juga dapat dilakukan di messenger ini.

 

Demikian pula dengan Line, messenger ini juga multiplatform bahkan hadir pula di PC Windows.

Sementara Yahoo Messenger telah lama hadir dan juga memiliki pengguna tetap yang enggan beralih meski ada layanan chat Facebook.

Jadi, apakah layanan BBM suatu saat nanti akan ‘dijual’ di platform lain untuk mengembangkan basis user? Atau tetap bersikukuh membuatnya ekslusif walaupun penjualan smartphone menurun?

Tetap saja, BBM tidak bisa dengan mudah dikalahkan. Aplikasi Instant Messaging sangat tergantung dari pengguna, apa gunanya kita memakai aplikasi Instant Messaging namun aplikasi tersebut sepi dan tidak ada teman yang bisa di-chat? Dimana ada kerumunan pengguna, disitulah Instant Messaging berjaya.

Kita tunggu saja apa strategi RIM berikutnya.

 

Bersambung ke Part 2 (Push Email)

 

 

 

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment