Monday 05th December 2016,

Hobby

Ξ Leave a comment

Coffe Latte: Si Kopi Lembut Pemikat Hati

posted by Octavia
Coffe Latte: Si Kopi Lembut Pemikat Hati

Dengan semakin menjamurnya kedai kopi di Surabaya, maka Divas mau tak mau pasti mengenal salah satu menu waib dari kesemua kedai kopi tersebut. Yep, apa lagi kalau bukan kopinya.

Sajian kopi yang disuguhkan pun bermacam-macam, espresso, cappucinno, hingga ke latte. Khusus untuk naama yang terakhir ini kita akan ulas lebih lanjut disini.

Latte atau Coffe Latte merupakan salah satu minuman yang paling banyak dipesan oleh para wanita. Mungkn Divas juga salah satu yang menggemari jenis kopi ini. Selain rasanya yang tidak terlalu pahit seperti kopi arabika, kopi ini pun memiliki hiasan khusus pada bagian permukaan, menambah menarik perhatian bagi Divas semua. Hiasan inilah yang dinamakan seni dalam latte, Latte Art.

Sebelum membahas Latte Art, lebih dahulu mengenal Latte, sebuah jenis olahan kopi yang muncul di Itali. Sebenarnya Coffee Latte adalah Kopi Susu dalam bahasa Italia. Karena memang pembuatannya itu adalah campuran kopi dengan susu panas yang menjadikan foam di atas kopi. Di Italia campuran kopi dan susu yaitu tiga banding satu. Namun berbeda dengan Negeri Paman Sam, Latte terdiri dari sepertiga kopi dan dua pertiga susu panas. Akhirnya paten Latte yang digunakan adalah yang terakhir ini sehingga rasa latte pun lebih lembut.

Mengapa diaplikasikan di Latte? menurut seorang barista terkenal, karena hanya coffe latte lah yang memliki perbandingan susu dan foam yang paling pas untuk latte art. Salah satu faktor penting sebuah latte adalah kualitas frothing susu yang fungsinya adalah untuk meningkatkan dan memperkuat rasa kopi, bukan sebaliknya. Jadi bukanlah latte kalau rasa susunya lebih dominan dibandingkan dengan kopinya, atau kopi dengan sedikit rasa susu.

Well, ingin belajar membuat latte art Divas? simak video dibawah ini.

Meskipun tampilan diprioritaskan, tetapi rasa dari latte tersebut tetap harus mantap Divaas. Kembali lagi ke kegunaan utamanya, yaitu sebagai minuman, tidak hanya hiasan semata.

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment