Friday 09th December 2016,

Hobby

Ξ Leave a comment

Review Acer Iconia Tab W700

posted by Ahimsa
Review Acer Iconia Tab W700

Sebelum produsen PC tahu apa yang sebenarnya pengguna Windows 8 inginkan dari OS ini, mereka akan terus membuat eksperimen. Contohnya adalah perangkat hybrid. Perngakat yang mengusung kualitas laptop atau bahkan ultrabook di tablet memang marak muncul di ekosistem Windows 8. Sejauh ini, muncul berbagai macam model baik  yang mengusung prosesor Atom, ataupun yang sudah melengkapinya dengan prosesor i5. Pastinya tablet ini selain mengusung prosesor cepat, juga menawarkan daya tahan baterai yang lama.

Di dalam jajaran produk Acer sendiri, sebelumnya telah muncul Iconia W510 dengan prosesor Atom dan keyboard dock. Sekarang, mari kita bedah saudaranya, yaitu Iconia W700. Hadir dengan layar 11 inch, tablet ini sebenarnya bisa dibilang sebagai Ultrabook tanpa keyboard. Anda mungkin berpikir bahwa W700 akan sama dengan W510, namun ada perbedaan signifikan. Acer Iconia w510 mempunyai keyboard dock dengan baterai di dalamnya. Namun W700 tidak memasangkan baterai di dalam dock, dan keyboard dijual secara terpisah. Bagaiman performa tablet ini? mari kita simak!

Desain

Tablet ini hadir dengan bodi aluminium yang futuristik. Modern, dan tidak terkesan murahan seperti jika berbodi plastik. Dengan layar 11 inch, tablet ini hampir seperti notebook tanpa keyboard. Desainnya bagus, namun sayangnya, tablet ini kelebihan berat badan. Ya, dengan berat hampir 1 kg dan tebal 12 mm, tentu anda tidak akan betah berlama-lama memegangnya dengan satu tangan.

Ternyata berat ini disebabkan oleh port yang diboyong tablet ini. Lihat saja, di tubuhnya terpasang port USB 3.0, yang tidak didesain untuk tablet tipis. Selain itu juga terdapat micro-HDMI, jack headphone, volume rocker, tombol power, screen orientation lock, dan dual speaker. Terdapat pula HDMI-to-VGA adapter jika anda berencana menggunakan proyektor.

Berat ini juga disebabkan prosesor yang diusung, yaitu Core i 5. Jika menggunakan Atom mungkin akan bisa lebih langsing. Namun, tablet core i 5 lain macam ATIV Smart PC Pro dari Samsung bisa hadir dengan bobot lebih enteng, yakni 0,8 Kg, dengan ketebalan yang sama.

Terdapat pula dock yang bisa digunakan baik untuk landscape maupun portrait. Dock ini tidak memiliki baterai di dalamnya, namun terdapat USB 3.0 tambahan yang bisa anda manfaatkan untuk menambah asesoris lain macam mouse atau speaker. Selalu melegakan jika mempunyai port USB berlebih, yang bisa anda manfaatkan secara maksimal. Penyangga dock yang ada bisa dilepas dan diubah untuk posisi portrait maupun landscape.

Kekurangan yang paling jelas dirasa adalah dari asesoris penunjang tablet ini, namun ini relatif tergantung persepsi anda. Bayangkan jika anda harus bepergian, dan harus membawa semua asesoris tablet ini, tentu sangat merepotkan. Pertama, anda harus membawa tablet, dan untuk kenyamanan (karena berat) anda harus membawa dock, dan penyangganya yang terpisah. Anda membawa tiga perangkat. Jika anda membawa dock, kemungkinan anda akan membawa keyboard pula untuk mengetik. Anda akan membawa empat perangkat. Jika anda memfungsikannya sebagai desktop, tentu anda membutuhkan mouse ataupun trackpad. Belum lagi charger maupun leather case untuk membungkus tablet.

Total kemungkinan ada tujuh asesoris yang harus anda muat di tas, dan ingat, tablet ini bukanlah tablet yang langsing. Jika anda meninggalkan dock di rumah, tentu anda akan kehilangan port USB 3.0 tambahan yang ditawarkan.

Keyboard

Keyboard yang dihadirkan mirip dengan yang ada untuk W510, yaitu keyboard Bluetooth. Hadir dengan desain plastik putih dengan frame berwarna abu-abu.Tombol yang dihadirkan masih cukup nyaman, karena tidak dikecilkan secara signifikan.

Sayang beribu sayang, di dalam keyboard tidak terdapat trackpad. Beberapa keyboard untuk tablet sudah membenamkan trackpad atau touchpad walaupun kecil. Akan sangat sulit bagi anda mengetik sambil menunjuk tombol di layar dengan jari, walaupun layarnya adalah layar sentuh. Bagaimana anda bekerja tanpa pointing device?

Acer seharusnya menyertakan trackpad untuk tablet ini. Namun sayangnya, anda harus membelinya secara terpisah.

Display

Tablet ini memiliki layar high-quality, dengan layar IPS 1080p Gorilla Glass. Resolusi yang cukup tepat untuk layar 11 inch. Brightness yang mencapai 350 nit memberikan jaminan display jelas walaupun anda berada di luar ruangan.

Camera

Kamera yang disematkan adalah kamera 5 megapixel. Kita tidak bisa berharap lebih pada kamera tablet, namun kamera tablet ini patut untuk diberi apresiasi. Autofocus yang ada pada W700 lebih cepat menangkap obyek daripada ATIV Smart PC. Lihat saja hasil jepretan W700 berikut untuk detail yang lebih baik.

Performa dan Daya Baterai

Simak tabel berikut untuk perbandingan benchmark tablet ini dengan tablet lainnya.

Ini perbandingan daya tahan baterai.

Nampaknya tablet ini bisa diandalkan untuk daya tahan baterai. W700 melumat habis lawan-lawan di kelasnya.

Software

Terdapat banyak software pre-installed di Acer Iconia W700, beberapa diantaranya sangat berguna. Di dalam tablet ini anda akan mendapatkan aplikasi Amazon.com, Kindle reader, Netflix, iCookBook, Hulu Plus, the music streaming service 7 digital, Evernote, eBay, Skitch, ChaCha, StumbleUpon, TuneIn internet radio, Skype, software webcam Acer’s Crystal Eye, Spotify, newsXpresso, dan trial McAfee Internet Suite.

Anda juga akan mendapatkan game-game keren dari Zeptolab, The Treasures of Montezuma 3, dan Shark Dash. Ada juga AcerCloud, layanan cloud dari Acer yang berkapasitas unlimited, dimana anda bisa mengaksesnya dari perangkat iOS ataupun Android.

Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang terinstal, anda bisa menggunakan Acer Explorer.

Pilihan Model dan Harga

W700 mulai dijual dengan harga $800 untuk model 64 GB dengan prosesor Core i3 1,8 GHz. Harga $900 ditawarkan untuk model yang memakai prosesor Core i5 dengan storage 64 GB. Anda juga bisa memilih model 128 GB dengan prosesor i5 seharga $999, atau dengan spesifikasi yang sama namun menggunakan Windows 8 Pro terinstal didalamnya.

 

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment