Tuesday 06th December 2016,

Hobby

Ξ Leave a comment

Review iPad 4, Peningkatan Pada Performa

posted by Akmal Fahmi
Review iPad 4, Peningkatan Pada Performa

Kemunculan iPad generasi 4 atau iPad 4 ini seakan seperti tiba-tiba. Kabar pra rilis-nya iPad 4 pun tidak sebesar pra rilisnya iPad Mini. Siapa yang bakal menyangka kemunculan iPad 4 secepat ini, bahkan diluncurkan berbarengan dengan iPad Mini. Padahal biasanya pada peluncuran produk Apple kita harus menunggu paling tidak sekitar 12 bulan setelah generasi sebelumnya diluncurkan.  Apa saja upgrade dilakukan Apple pada generasi keempat ini? Berikut adalah review dari iPad 4.

DESAIN

Dari desain dan bentukan iPad generasi keempat masih sama dengan New iPad (alias iPad 3). Baik dari sisi ukuran, bentuk, bahkan sudut-sudut yang anda temukan di iPad ini. Dibuat dengan bahan yang eksklusif, unibodi dengan bagian metal pada bagian belakang, dan layar antigores di bagian depan.

Masih menggunakan layar 9.7 inch dan area margin yang cukup lebar pada frame. Dari tepi iPad ke tepi layar aktif ada sekitar 16-21 mm bagian bingkai.

Perbedaan utama yang terletak pada lubang konektor data/daya yang sudah menggunakan lightning port baru seperti pada iPhone 5 dan iPad Mini. Oleh karenanya mungkin anda akan kesulitan mencari aksesoris pihak ketiga yang mendukung koneksi ini. Tapi ada cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan konverter secara terpisah, dari lightning ke pin 30 (pin tradisional iPad/iPhone sebelum lightning).

SPESIFIKASI

LAYAR

Sama dengan generasi ketiga, pada iPad 4 juga sudah menggunakan layar retina display dengan resolusi 2048 x 1536 pixel (264 ppi). Layar ini tentu saja di atas resolusi HD dan dipercaya sebagai resolusi maksimal yang bisa dintepretasikan oleh retina manusia normal dalam layar 9.7 inch. Masalah yang terjadi pada iPad 3 pun sepertinya sudah diperbaiki. Pada iPad 3 permasalahannya adalah pada overheat, namun pada iPad 4 ini masalah tersebut telah diselesaikan. Panas yang dirasakan pun masih diambang normal karena kinerja hardware, bukan semata-mata dari layar.

Menurut berbagai sumber, beberapa diantaranya merasa ada penurunan kualiatas kecerahan layar iPad 4 dibanding iPad 3. Dalam pengaturan kecerehan yang sama, iPad 3 tampil lebih cemerlang, sementara iPad 4 memberikan efek teduh kebiruan. Mungkin ini merupakan langkah perbaikan yang dilakukan oleh Apple terhadap layar panas milik iPad 3.

SOFTWARE

Tidak ada perubahan mendasar dari sisi iOS yang digunakan. Kabar yang terbaru adalah ribuan aplikasi yang sudah disaring dengan ketat sehingga mengurangi kemungkinan masuknya trojan dan virus, sistem pembayaran online yang aman serta dukungan dari developer yang terus melakukan update software terhadap perubahan-perubahan yang dilakukan oleh Apple. Keuntungannya, pengguna lawas iPhone dan iPad yang sudah melakukan transaksi dari tahun 2008 sekalipun, akan dengan mudah memindahkan semua aplikasi dan musik yang pernah dibeli ke perangkat baru tanpa masalah. Entah melalui sinkronisasi dengan komputer (PC dan Mac) maupun lewat iCloud.

Ada juga iTunes store yang sudah mendukung transaksi dari akun Indonesia. Jika dulu anda harus menggunakan akun Amerika untuk men-download musik langsung di iPad, maka kini anda hanya perlu akun Indonesia dan bisa bertransaksi dengan kartu kredit Indonesia.Melalui iTunes store anda bisa mendownload musik-musik lokal dan manca negara secara legal, serta menyewa film HD hanya sekitar 20 ribuan dan membelinya dengan harga sekitar Rp 120 ribuan, langsung dari iPad.

Di iPad 4 ini sudah membawa sejumlah software bawaan dari iOS 6, seperti SIRI dan Apple Map, masih bisa ditemukan di sini. Sama seperti di perangkat lain, aplikasi ini punya kelebihan dan kekurangan sendiri. SIRI, meskipun sudah jauh lebih pintar dari setahun yang lalu, tapi manfaatnya masih menjadi pertanyaan, khususnya bagi mereka yang berbahasa masih suka menggunakan bahasa negaranya sendiri daripada bahasa Inggris.

Ada juga Apple Map yang sebenarnya di Indonesia, baik Apple Map atau Google Map sama-sama tidak bisa diandalkan 100 %. Masih kalah jauh dari Nokia Map yang memang sudah banyak berinvestasi di sisi pemetaan daerah-daerah di Indonesia secara khusus.

HARDWARE

Perubahan yang paling terasa di iPad 4 ini adalah pada processor-nya. Dibandingkan iPad 3, processor-nya memiliki kekuatan 2 kali lebih hebat. Dengan Chipset A6x sebagai processor generasi baru dipercaya memiliki kinerja grafis 2 kali lipat dari A5x yang digunakan di iPad 3.

Perubahan kecepatan ini sudah dapat dirasakan pada awal booting, tidak hanya itu saat bermain game yang menggunakan grafis besar seperti GTA III, Blood and Glory, dan Lost Wind, iPad 4 mampu bekerja dengan memuaskan. Processor anyar ini pun diklaim mampu mengurangi pemakain daya sehingga baterai bisa tahan lebih lama.

INTERNET DAN KONEKTIVITAS

Sama seperti pada iPad 3, di versi ini juga diluncurkan dengan dua varian, yaitu versi WiFi dan WiFi-LTE. Pada versi iPad WiFi-LTE ada slot kartu MicroSIM untuk mengakses layanan data. Ya, MicroSIM, tidak seperti iPhone 5 yang sudah menggunakan NanoSIM. Walaupun sudah ada slot untuk MicroSIM, tapi iPad 4 masih tidak bisa digunakan untuk melakukan telepon. Meski di Indonesia belum ada jaringan LTE, namun anda bisa memanfaatkan jalur GSM dan HSDPA yang sudah cukup mumpuni untuk browsing dan updating info via jejaring sosial.

Seperti biasa, meskipun mode koneksi sudah lengkap, iPad 4 tetap tidak bisa digunakan untuk mengirimkan file via Bluetooth. Khas perangkat Apple. 

KESIMPULAN

 

iPad 4 sepertinya diluncurkan untuk mengejar ketertinggalan Apple terhadap produk-produk tablet Android. Dengan processor baru dan jalur data berkecepatan tinggi sekelas LTE, bisa jadi ini menjadi strategi yang cukup bagus. Tidak hanya itu perbaikan pada kinerja dan jalur data serta kualitas bahan baku menjadi hal positif yang bisa kita temukan di iPad 4.

Kelebihan:
– Chipset A6x
– Kinerja paling bagus diantara produk Mobile Apple lainnya
– Baterai lumayan lebih irit
– Didukung aplikasi yang banyak dan aman
– Mendukung jaringan LTE
– Interface sederhana.

Kekurangan:
– Harga masih mahal
– Sebagian besar aplikasi berbayar
– Tidak memugkinkan menambah kapasita memori

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment