Friday 09th December 2016,

Hobby

Ξ Leave a comment

Review: Sony Xperia SL LT26II, Kembar Identik dengan Sang Kakak

posted by Destriana
Review: Sony Xperia SL LT26II, Kembar Identik dengan Sang Kakak

[box_info]

Spesifikasi

 

Rilis : 2012

Jaringan : GSM850/900/1800/1900; HSDPA 850/900/1200/2100

Dimensi : 128 x 64 x 10.6 mm

Bobot : 144 gram

Baterai : Li-Polimer mAh; 410 jam siaga, 8 jam 15 menit bicara, 33 jam pemutar musik, 6 jam 30 menit pemutar video

 

Display

LED back-light  LCD kapasitif touchscreen 16 juta warna, 4.3 inci, 720 x 1280 piksel, SONY mobile BRAVIA Engine, anti gores, multi-touch (10 titik sentuh), proximity, accelerometer.

 

Sistem Operasi dan Hardware

OS : Android 4.0.4 ICS

Prosesor : Qualcomm MSM8260 Snapdragon 1.7 GHz Dual-core, GPU Adreno 220

 

Multimedia

 

Kamera : 12 megapiksel (4000 x 3000 piksel) kamera belakang, 1.3 MP kamera depan, LED flash, autofocus, multi autofocus

Musik : Walkman, Xloud experience, TrackID

Radio : Ya, mendukung GPS

Video player : Video recorder dan player mendukung full HD 1080p

 

Konektivitas

Nirkabel : WiFi 802.11 b/g/n, WiFi direct, DLNA, NFC, Bluetooth v2.1, A2DP

Kabel : microUSB v2.1, audio jack 3.5 mm, HDMI

Memori internal : 32 GB (tersisa 25.8 GB), ROM 2 GB, RAM 1 GB (tersisas 635 MB)

 

Messanging

Email client, SMS, MMS, IM

 

Lain-lain

GPS built-in, WisePilot, Google Maps, Google Mobile  service, PlayStation  Certified, remote televisi

Warna yang tersedia : Silver, putih, hitam, pink

 

Harga Saat ini

Rp. 4.950.000,00

[/box_info]

 

Berdasarkan spesifikasi tersebut, dapat ditarik suatu pemikiran bahwa secara garis besar Xperia SL seperti duplikat yang sama persis dengan pendahulunya, Xperia S. Tak ada yang berbeda satu pun dari penampilan fisik kakak beradik Xperia S dan Xperia SL. Perbedaan paling mendasar hanyalah terletak pada kecepatan prosesor dari Xperia SL, dimana SL telah ditenagai dengan CPU dualcore 1.7 GHz sementara Xperia S masih ditenagai dengan CPU dualcore 1.5 GHz, serta sudah dibenamkannya Ice Cream Sandwich ke dalam Xperia SL. Di luar kedua hal tersebut, baik yang terlihat maupun tidak, kedua gadget besutan Sony ini memiliki spesifikasi yang sama persis, baik pada layar, konektivitas, memori, maupun kamera.

Akan tetapi, sebelum melakukan justifikasi terhadap smartphone ini, ada baiknya kita menyimak terlebih dahulu review singkat seputar Xperia SL.

 

Desain

Sudah tak perlu dipertanyakan dan diragukan lagi terkait dengan bentuk Xperia SL. Benar-benar merupakan kembar identik dengan sang kakak, dimana mengusung bentuk kotak yang agak melengkung di bagian belakang yang membuat smartphone ini nyaman dalam genggaman. Ukuran panjang, lebar, dan tingginya pun benar-benar sama persis dengan Xperia S.

Masih sama seperti sang kakak dan dua smartphone Sony seri NXT, yaitu Xperia U dan P, Xperia SL pun dilengkapi dengan bagian transparan di sisi bawah dengan petunjuk Back, Home, dan Menu. Akan tetapi, sama seperti sang kakak dan Xperia U, bagian transparan ini hanya menjadi penghias tanpa fungsi berarti. Fungsi tombol sentuhnya tetap berada di atas bagian transparan tersebut, tidak seperti Xperia P dimana bagian transparannya berfungsi ketika disentuh.

Bergerak ke sisi atas, kita akan menemukan kamera 1.3 MP di bagian depan yang bersebelahan dengan speaker dan sensor proximity. Port konektivitas tersedia lengkap layaknya sang kakak, yakni port micro HDMI, microUSB, dan audio jack 3.5 mm. Tombol power, volume, dan shutter kamera terletak di sisi kanan. Satu hal yang agak disayangkan, smartphone ini pun menggunakan microSIM seperti semua seri NXT dari Sony. Di Indonesia, kartu SIM yang masih umum adalah kartu SIM biasa sehingga untuk menjadikannya microSIM harus memesan ke provider atau memotong sendiri dengan alat tertentu.

 

Layar

LCD kapasitif 4.3 inci dengan resolusi HD 720 x 1280 piksel. Identik dengan Xperia S. Seperti kebanyakan smartphone besutan Sony lainnya, Xperia SL juga didukung dengan reality display dan teknologi BRAVIA engine. Layar yang memiliki kerapatan 342ppi menjadi salah satu keunggulan dari Xperia SL dimana hal tersebut membuatnya masuk ke dalam jajaran salah satu smartphone terbaik dari Sony saat ini.

Layar Xperia SL dilengkapi dengan lapisan anti gores, accelerometer, serta gyro sensor. Fungsi multitouch nya pun sudah mencapai 10 titik sentuh sama seperti sang kakak. Secara garis besar, kemampuan layar Xperia SL terbilang sangat bagus, walaupun tak setajam Super AMOLED namun tingkat kecerahan ponsel ini tak dapat dipadang sebelah mata.

 

Hardware dan Memori

Ini dia satu hal yang sangat disayangkan dari Xperia SL. Ekspektasi pengguna setia Sony sebelum smartphone ini dirilis adalah telah dibenamkannya prosesor quad core pada smartphone ini. Sayangnya fakta berkata lain, Sony nampaknya masih betah dengan teknologi dual core sehingga Xperia SL pun ditenagai dengan dual core, walaupun dengan kecepatan yang lebih tinggi dari Xperia S, yakni 1.7 GHz. Angka 1.7 GHz ini sangatlah penting untuk mengeksekusi berbagai aplikasi game berat. Selain itu, Xperia SL juga ditunjang dengan RAM 1 GB, ROM 2 GB, dan memori internal 32 GB. Namun, lagi-lagi kita akan sedikit dikecewakan, karena kapasitas yang tersisa untuk RAM menjadi 635 MB yang artinya sistem memakan cukup banyak memori, serta kapasitas memori internal yang menjadi 25.8 GB yang lagi-lagi menunjukkan banyak sekali memori yang terpakai oleh sistem.

 

Perangkat Lunak

Akhirnya ditemukan satu lagi keunggulan dari Xperia SL. Smartphone ini sudah memiliki Ice Cream Sandwich sebagai OS bawaannya. Smartphone ini pun masih dilengkapi dengan teknologi andalan Sony, yaitu Timescape UI yang mengumpulkan Facebook dan Twitter dalam satu halaman. Namun yang paling menarik adalah layanan Facebook pada smartphone ini sudah terintegrasi dengan album foto, kalender, musik, dan tentu saja kontak. Jadi, jika anda dapat memberi “like” untuk sebuah judul lagu atau foto yang dibuka langsung melalui menu media pada smartphone ini.

Fitur face unlock berfungsi dengan baik di smartphone ini, akan tetapi jika anda ingin menggunakan sistem unlock dengan gesture dan pola garis pun masih bisa. Di samping itu, kabar baik datang lagi untuk para pecandu game dimana Xperia SL pun memiliki sertifikat resmi dari PlayStation dimana anda dapat menikmati game-game eksklusif bersertifikat PlayStation, namun game-game ini masih tetap harus diunduh secara manual. Di dalam urusan back-up, anda tak perlu khawatir, anda dapat melakukan back-up secara online hingga 50 GB melalui salah satu menu di smartphone ini.

 

Kamera

Ini dia yang menarik dari smartphone besutan Sony. Teknologi kamera milik Sony memang masih memegang tombak kejayaannya di pasar global. Ya, Xperia SL pun menikmati fasilitas kamera 12 MP  (dengan kekuatan gambar yang dihasilkan 4000 x 3000 piksel). Bahkan, smartphone Android tercanggih milik Samsung atau Apple pun masih belum bisa menembus angka 12 MP. Fantastis.

Di samping kamera belakang, Xperia SL pun memiliki kamera depan yang kali berkekuatan standar seperti smartphone pada umumnya, hanya 1.3 MP. Video recorder pada smartphone ini sudah mendukung full HD 1080p pada 30fps dan 720p untuk kamera depan.

Fasilitas yang terdapat pada fitur kamera Xperia SL, antara lain kamera memiliki aperture f2/4, LED flash, dan EXMOR sensor untuk menyokong kamera ketika dalam keadaan cahaya lingkungan yang redup atau rendah. Pembidikan gambar dapat dilakukan dengan tga cara, yakni tombol shutter di sisi kanan, tombol virtual di dalam layar, atau dengan cara autofocus. Untuk urusan fitur wajah, kamera Xperia SL dilengkapi dengan deteksi wajah, deteksi senyum, geo-tagging, makro, dan autofocus tentunya. Ada pula mode anti getar dan panorama 3D untuk menghasilkan gambar panorama yang sangat menakjubkan. Di tambah lagi, terdapat fungsi Quick Lauch dimana anda dapat mengaktifkan kamera dan dan kamera langsung membidik gambar hanya dalam waktu beberapa detiks setelah tombol shutter ditekan tanpa perlu mengaktifkan smartphone yang terkunci.

Intinya, dalam hal membidik gambar, Sony akan selalu memuaskan siapapun yang menggunakan produk miliknya. Anda akan benar-benar dimanjakan dengan hasil gambar maupun rekaman dari kamera Xperia SL.

 

Multimedia

Xperia SL memiliki aplikasi walkman untuk memutar kumpulan lagu milik anda. Selain itu, ada pula fitur SenseMe yang membuat smartphone ini dapat secara otomatis mengelompokkan lagu-lagu sesuai nada aransemennya. Selanjutnya, Xperia SL pun dilengkapi dengan Equalizer yang menyediakan 9 genre lagu berbeda. Anda dapat mengubah tag lagu, gambar album, dan bahkan bisa mencari informasi terkait lagu seperi lirik dari lagu yang anda inginkan hingga video clip yang relevan di internet. Menakjubkan, bukan?

Rupanya belum cukup sampai disitu keunggulan multimedia Xperia SL. xLOUD Experience kembali hadir ke dalam smartphone Sony sehingga Xperia SL pun mempu mereproduksi suara dengan sangat bagus. Tak lupa juga, seperti kebanyakan smartphone dan feature phone pada umumnya, Xperia SL pun tak mau ketinggalan untuk memiliki fasilitas Radio FM yang bedanya dalam Xperia SL radio FM didukung oleh RDS. RDS memungkinkan anda untuk melakukan pencarian otomatis, playlist, dan terintegrasi dengan TrackID.

Benar-benar kombinasi multimedia yang seimbang dan tepat untuk dipilih bagi para pecinta multimedia.

 

Kompetitor

Sebagai sedikit perbandingan, artikel ini akan menyajikan kompetitor yang cukup sepadan jika dilihat dari sisi ukuran layar, yakni LG Optimis L7. Sama-sama mengusung layar sebesar 4.3 inci, namun ternyata jika diteliti lebih jauh perbedaannya nampak sangat banyak. Beberapa perbedaan yang mencolok, antara lain L7 masih mengusung layar 400 x 800 piksel, kecepatan prosesor yang hanya 1GHz, dan kapasitas penyimpanan yang lebih kecil dari Xperia SL. Dibandingkan dengan L7, Xperia SL memang menang telak. Dilihat dari sisi harga pun, Xperia SL melejit jauh lebih mahal dibandingkan dengan LG L7 yang hanya dibanderol dengan harga Rp. 2.435.000,00 saja.

 

 

Movie Review

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super
3.5

Jack Reacher, Kembalinya Sang Penyelidik Super

Yap! setelah Rock of Ages, kini Tom Cruise kembali ke layar lebar. Jack Reacher, film bergenre aksi ini sepertinya akan mengobati kerinduan penggemar atas absennya Mission Impossible tahun ini. Well,  Full Article »

Dec 29, 2012 Ξ Leave a comment